Tag Archives: puyuh petelur

Jatah Pakan Ayam dan Puyuh Petelur per-hari tidak Boleh Kurang, Kenapa????

Oleh: Bp. Puyuh Jepang, SP

BAGAIMANA JATAH MAKAN PUYUH YANG SEDANG BERTELUR SAYA KURANGI?

Berikut ini saya ada sedikit gambaran bagaiman alur proses metabolisme penggunaan protein pada tumbuh unggas, khususnya pada saat bertelur.

Berdasarkan hasil penelitian pakar nutrisi unggas dari luar negeri dan pakar nutrisi IPB, Prof.Dr. Juju Wahyu, M.Sc. Baca lebih lanjut

Cara Membedakan Puyuh yang Masih Produktif Bertelur dan yang Tidak

Dalam budidaya beternak burung puyuh petelur, yang diharapkan adalah semaksimal mungkin memelihara puyuh betina yang produktif atau masih produktif. Hal tersebut berlatarbelakang perhitungan juga terhadap kebutuhan akan jatah ransum pakan. Bisa jadi akan dianggap sayang apabila diantara burung puyuh petelur (yang tentu saja berjenis betina) ada yang tidak produktif (lagi). Bisa diperkirakan jika dalam perharinya satu ekor membutuhkan 22 gram, maka dalam 30 bulan bisa menghabiskan 660 gram x berapa ekor saja.

Lalu bagaimana cara memilih puyuh yang produktif bertelur dan yang tidak produktif? Baca lebih lanjut

Tanggapan atas Temuan Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang tentang Tepung Biji Buah Alpukat sebagai Pengganti Jagung dalam Pakan Puyuh Petelur

Oleh: Bp. Puyuh Jepang, SP

Permisi …… saya mau komentar sedikit.
saya ucapkan juga luar biasa atas penemuan ini. namun ada beberapa hal yang perlu digali;

1. Belum diinformasikan tentang analisa proksimat dari kandungan biji alpukat ini (lemak, serat, protein, abu, mineral lain), tadi baru disebutkan kandungan energi metabolisme yang tinggi melampaui energi metabolisme jagung. Baca lebih lanjut

Luar Biasa: Tepung Biji Buah Alpukat bisa sebagai Pengganti Jagung dalam Bahan Pembuatan Pakan Puyuh Petelur

Jagung, merupakan bahan pokok dalam berbagai pakan ternak unggas, khususnya burung puyuh petelur. Berapapun harganya akan terus diikuti seiring dengan biaya produksi permodalan pakan.

Relatif mahalnya harga jagung menjadi perhitungan untuk juga menyesuaikan harga jual pakan unggas burung puyuh petelur. Namun ternyata ada bahan alternatif pengganti jagung, yaitu isi buah alpukat atau biji alpukat (tepung). Luar biasa. Bagaimana hasil penelitian ini diungkapkan. Silahkan di pemberitaan berikut ini: Baca lebih lanjut

Bibit Puyuh Unggul dan Benih Jagung Hibrida Apakah Sama?

Jawabannya jelas beda antara bibit puyuh unggul dan benih jagung hibrida. Yang satu tanaman, satunya lagi jenis hewan. Jika itu yang menjadi ukuran ya memang tidak sama.
Tapi rasanya kok ada persamaannya ya. Coba kita bahas saja. Siapa tau ada persamaan antara bibit puyuh unggul dan benih jagung hibrida.

Dulu kali pertama ada benih jagung hibrida, relatif susah dalam mensosialisasikan atau memasyarakatkan di kalangan penanam jagung (tradisional). Ceritanya begitu.
Tapi sekarang? Sepertinya hampir semua menanam jagung hibrida.

Kenapa ya? Apa pula hubungannya dengan bibit unggul puyuh petelur? Baca lebih lanjut

Panduan Beternak Puyuh [Tentang Kandang Puyuh]

Melanjutkan kategori panduan cara beternak puyuh, untuk langkah tahap ini adalah mengenai kandang puyuh. Lebih tepatnya adalah kandang puyuh petelur dengan sistem battery. Biasa juga memakai istilah kandang teluran.
Sebab bahkan sampai sekarang untuk puyuh layer, belum pernah menemui ternakan puyuh dengan sistem litter, kecuali pada masa pembesaran DOQ bibit puyuh. Baca lebih lanjut

Catatan Cerita Pertemuan dengan Bp Ahmad Peternak Puyuh Petelur dari Lampung Selatan

Menjadi catatan di akhir tahun 2011 dan awal tahun 2012. Tahun baru. Semangat baru. Penuh inspirasi. Mengisi peluang usaha ternak puyuh dengan semaksimal usaha. Untuk kesejahteraan, kemakmuran, dan keberkahan.

Catatan pertemuan dengan Bp. Ahmad, peternak puyuh dari Lampung Selatan ini terbagi atas catatan hari pertama dan hari kedua. Sebab kita bertemu memang dua kali dalam dua hari. Dan saking banyaknya yang ingin saya ceritakan. Jadi entah mau mulai dari mana. Jelasnya, banyak pemahaman dan gambaran bagi saya mengenai sedikit keadaan ternak puyuh di luar sana.
Semoga berikutnya bisa lebih berhati-hati dalam menulis. Tetap dalam kerangka belajar bersama, berlatih bersama, mencari, dan berbagi. Baca lebih lanjut