Tag Archives: Dari Komentar

Analisa Kandungan Nutrisi jika Pakan Puyuh Buatan Pabrik Dicampur Dedak Halus / Bekatul dan Jagung Giling

Mencampur pakan puyuh pabrikan dengan bahan alternatif seperti bekatul / dedak halus sudah biasa dilakukan beberapa atau peternak. Tentu tujuannya adalah menekan biaya pakan. Yang mana harga pakan pabrikan lebih sering tidak mau turun walaupun harga telur puyuh sedang turun. Selain untuk menekan biaya pakan pada saat harga telur puyuh sedang drop, di saat harga telur puyuh sedang tinggi pun, mencampur pakan puyuh buatan pabrik pun ada atau banyak dilakukan. Yang terakhir ini, tujuannya untuk meningkatkan keuntungan.
Sebab bahan-bahan alternatif untuk mencampur tersebut memang lebih murah daripada pakan puyuh pabrikan.

Namun apa akibatnya? Biasa kualitas telur juga lebih buruk (mungkinkah ada yang luar biasa?), selain itu kondisi pada puyuh sendiri juga tidak bagus akibatnya. Kenapa? Nah, berikut ini ada analisa kandungan nutrisi dan akibatnya jika pakan puyuh buatan pabrik dicampur dedak halus / bekatul dan atau jagung giling. Baca lebih lanjut

Iklan

Campuran Pakan Puyuh yang Salah Berakibat Produksi Telur Puyuh Menjadi Rendah [dari Bp. Miftah Farid, SP]

Campuran pakan puyuh serasa semakin penting dirasakan, apalagi ketika harga telur sedang bisa bikin mengeluh. Maka alternatif untuk memecahkan problem agar keuntungan peternak tetap terjaga, adalah mencampur pakan puyuh dengan bahan lain non PYP.

Harga telur puyuh tentu harus diseimbangkan dengan harga pakan puyuh pabrikan. Namun bagaimana bila sebaliknya? Tentu tidak bisa kan? Atau tidak mau? Baca lebih lanjut

Cerita Pengalaman Beternak Burung Puyuh [dari Bp. Komari, Mojokerto, Jawa Timur]

Cerita pengalaman beternak burung puyuh, ternyata menarik juga disimak. Bisa menjadi inspirasi bagi yang berminat bergelut di bidang usaha ternak unggas ini.

Beruntunglah hari ini ada yang berkenan berbagi cerita pengalaman beternak burung puyuh. Saya unggah sebagai postingan artikel bersumber dari komentar yang disampaikan oleh beliau Bp. Komari dari Mojokerto, Jawa Timur.

Silahkan disimak runtutan pengalaman beliau dalam beternak burung puyuh. Semoga bermanfaat: Baca lebih lanjut

[ini dia] Mengenal Ayam Pejantan Super, Ayam Jawa/Kampung Super, Ayam Aksas, dll

Ayam pejantan super, ayam jawa/kampung super, ayam aksas, ayam kampung asli: itu sebenarnya jenis ayam yang bagaimana sih? Tentu tidak ada salahnya untuk mengenalnya. Sedikit banyak bagi yang berminat budidaya akan paham, yang mau dipelihara itu jenis yang mana.

Rasa ingin tahu kadang menggelitik, seperti penyakit yang demikian mengganggu. Sangat berterima kasih sekali, Bp Puyuh Jepang membawa obatnya dan berkenan menuliskan di sini.
Kemudian saya unggah dan menjadi postingan dalam kategori “dari komentar”.

Ingin paham lebih lanjut mengenai ayam pejantan super, ayam jawa/kampung super? Ini dia….. Baca lebih lanjut

Mengapa Puyuh Terlambat Bertelur???

“Mengapa puyuh saya terlambat bertelur?”
Pertanyaan itu masih demikian saya ingat, dari peternak yang baru memulai. Tentu bukan dari peternak sesama kemitraan, tapi dari peternak mandiri.

“Katanya umur 40 hari sudah mulai bertelur, ini sudah umur 50 hari lho, belum ada satupun telur keluar!?” Baca lebih lanjut

Istilah Horn, Leghorn dalam Ternak Ayam Petelur

Sebelumnya mohon maaf dan perkenan. Ada dua komentar di halaman informasi harga terkini yang dua-duanya memberikan pencerahan dan menarik perhatian. Mengenai istilah, bahkan sejarah ayam petelur. Juga istilah horn / leghorn.

Komentar dari Bp Deden dan Bp Ichwan mengenai hal tersebut menambah wawasan akan ayam ras petelur. Yang mana selama ini secara umum jarang diperhatikan.
Silahkan…. Baca lebih lanjut

Pengalaman dan Pandangan Mengenai Perlu Tidaknya Memotong Paruh Burung Puyuh

Dari postingan kemarin mengenai hal memotong paruh burung puyuh, ada satu komentar yang mengemukakan pandangan maupun pengalaman perihal tersebut.

Komentar atau tanggapan dari Mas Sholehuddin [Lanang Quail Farm], atas perlu tidaknya memotong paruh burung puyuh ini semoga menjadi inspirasi atau bahkan diskusi. Sebab sepertinya banyak pandangan yang berbeda.
Silahkan disimak: Baca lebih lanjut