Tag Archives: buku

Acuan atau Dasar Kandungan 35% Asam Amino / Protein dalam Pakan Puyuh Petelur [kiriman dari Mas Sholehuddin LQF Jember Jatim]

Bukan berarti mengangkat kontra pendapat mengenai standar kandungan protein / asam amino dalam pakan puyuh petelur, namun Bp Sholehuddin dari LQF Jember Jawa Timur mengirim via email di puyuhjaya perihal dasar / landasan yang menjadi acuan atas kandungan 35% protein / asam amino dalam pakan puyuh petelur yang ditemui di Jember Jawa Timur. [..Artikel Selengkapnya]

Masalah Pakan Ternak Unggas: Makanan Tambahan Pelengkap Bukan Zat Makanan (Non Nutrivite Feed Additives) – oleh Bp. Puyuh Jepang

informasi masalah di pakan ternak unggas sekiranya teman semua berkenan.

MAKANAN TAMBAHAN PELENGKAP BUKAN ZAT MAKANAN
(NON NUTRIVITE FEED ADDITITIVES)

Oleh Prof.Dr.Ir. Juju Wahyu, M.Sc

Ransum untuk broiler dan layer disusun dengan memperhatikan kandungan zat-zat makanan yang dibutuhkan dan sedapat mungkin dengan harga yang rendah untuk menghasilkan pertumbuhan produksi dan efisiensi penggunaan makanan yang maksimum untuk meyakinkan bahwa zat-zat makanan dalam ransum itu dapat dikonsumsi, dicerna,dicegah dari kerusakan, diabsorbsi dan ditransportasikan ke sel-sel dalam tubuh sering ditambahkan makanan tambahan pelengkap makanan, jadi pada pakan komersial saat ini penambahan zat-zat pelengkap adalah menjadi keharusan dalam industry pakan, diantaranya sebagai berikut. Baca lebih lanjut

Ternyata Aktivitas Menulis Sudah Membudaya di Masyarakat Kita, Benarkah?

Mengungkapkan pikiran dan perasaan bisa dengan lesan dan atau dengan tulisan. Pengungkapan dengan tulisan itulah kemudian memunculkan kegiatan/aktivitas yang disebut dengan menulis. Merangkai huruf demi huruf, menjadi kata, kalimat, paragraf, hingga menjadi satu kesatuan artikel yang utuh.

Rasanya sama saja dengan pengungkapan lewat lesan, seperti halnya berbicara, hanya saja caranya ditulis. Yang keluar bukan suara, tetapi tulisan. Begitu prinsip saya tentang menulis.

Aktivitas menulis, sekarang sudah menjadi hal biasa. Bukan hanya dimiliki oleh penulis-penulis profesional yang sudah menerbitkan buku, baik itu fiksi maupun non fiksi. Hampir semua orang sekarang menjadi penulis. Yang mana mereka mengungkapkan pikiran dan perasaan, lewat tulisan.
Apa saja yang menandai demikian, sehingga saya anggap menulis telah membudaya? Baca lebih lanjut