Tag Archives: Berita Puyuh

Tanggapan atas Temuan Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang tentang Tepung Biji Buah Alpukat sebagai Pengganti Jagung dalam Pakan Puyuh Petelur

Oleh: Bp. Puyuh Jepang, SP

Permisi …… saya mau komentar sedikit.
saya ucapkan juga luar biasa atas penemuan ini. namun ada beberapa hal yang perlu digali;

1. Belum diinformasikan tentang analisa proksimat dari kandungan biji alpukat ini (lemak, serat, protein, abu, mineral lain), tadi baru disebutkan kandungan energi metabolisme yang tinggi melampaui energi metabolisme jagung. Baca lebih lanjut

Luar Biasa: Tepung Biji Buah Alpukat bisa sebagai Pengganti Jagung dalam Bahan Pembuatan Pakan Puyuh Petelur

Jagung, merupakan bahan pokok dalam berbagai pakan ternak unggas, khususnya burung puyuh petelur. Berapapun harganya akan terus diikuti seiring dengan biaya produksi permodalan pakan.

Relatif mahalnya harga jagung menjadi perhitungan untuk juga menyesuaikan harga jual pakan unggas burung puyuh petelur. Namun ternyata ada bahan alternatif pengganti jagung, yaitu isi buah alpukat atau biji alpukat (tepung). Luar biasa. Bagaimana hasil penelitian ini diungkapkan. Silahkan di pemberitaan berikut ini: Baca lebih lanjut

Ini Salah Satu yang Menentukan Harga Pakan Ternak Puyuh

Harga pakan puyuh setahun yang lalu sekitar Rp 202.000 kurang lebih. Harga sekarang berkisar Rp 225.000 kurang lebih. Memperbandingkan harga telur puyuh antara satu tahun yang lalu dengan sekarang juga ada kenaikan harga. Tentu seiring dengan berubahnya harga pakan. Baca lebih lanjut

Pendeta Kruiger: Ternak Burung Puyuh untuk Setiap Warga yang Miskin di Afrika

Mimpi Kruiger paling indah adalah apabila orang-orang miskin di Afrika nantinya memiliki kandang puyuh di samping gubuk mereka. [rnw.nl]

Petikan pernyataan Pendeta Kruiger di atas, dari pemberitaan di rnw.nl tentang kepedulian pada kemiskinan dengan ternak burung puyuh sebagai salah satu solusinya.

Tentu saya tidak akan mempersamakan tingkat pemikiran dengan Pendeta Kruiger. Sebab secara pengetahuan, wawasan, pergaulan, maupun tingkat kepintaran ya jelas tidak sejajar. Namun sekilas memang ada persamaan tentang ternak burung puyuh dan solusi kemiskinan. Sama, tapi beda visi maupun misi. Baca lebih lanjut

Harga Telur Puyuh Turun Per-18 September 2011

Sesuai jadwal biasanya, petugas dari PT hari ini datang mengantar pakan dan mengambil telur, tapi kali ini juga membawa selebaran pengumuman. Setelah tak baca… Hehe, ternyata judulnya “Pengumuman Penurunan Harga Telur”.

Ealah, baru mau mulai bisa berbenah, malah turun. Ya tidak apa-apa. Disyukuri saja. Namanya juga usaha. Naik turun harga itu biasa.

Begini bunyi pengumuman harga telur puyuh pembelian dari PT: Baca lebih lanjut

Oleh-oleh dari Pertemuan Tahunan Peternak Puyuh Plasma PT Peksi Gunaraharja

Ada yang tercecer dari reportase pertemuan peternak puyuh plasma kemitraan pt peksi gunaraharja, yaitu wacana penggunaan alas kandang berbahan plastik.

Alas kandang puyuh biasanya memakai strimin. Ada juga yang bambu. Akan tetapi harga strimin yang terhitung mahal, tentu saja menambah permodalan usaha puyuh. Dengan pertimbangan tersebut, PT Peksi Gunaraharja akan menyediakan alas kandang berbahan plastik seperti halnya eggtray. Baca lebih lanjut

Gunung Kidul Bersiap Menjadi Kabupaten Sentra Puyuh

Barangkali banyak yang tidak tahu keberadaan kabupaten Gunung Kidul. Kabupaten yang terletak dalam wewengkon provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Hadiningrat terletak di bagian selatan pulau Jawa. Garis batas selatan berupa jejeran pantai-pantai yang sangat indah dan mempesona. Namun sebagai pegunungan karst dengan bukit-bukit kapurnya, Gunung Kidul juga banyak dikenal sebagai kabupaten kering alias kekurangan air. Jika musim kemarau tiba, seringkali beberapa warga menjual ternaknya untuk membeli air.
Tapi itu dulu. Sekarang dengan adanya PDAM, sudah banyak daerah yang masuk jangkauan pipa dan teraliri air. Biarpun begitu, ya masih banyak juga yang belum mendapat jatah meteran PAM, bisa karena pipanya sudah rusak atau dirusak 🙂

Sebagai daerah yang sebenarnya kaya air, karena di bawah tanah banyak mengalir sungai-sungai dan bahkan ada telaga bawah tanah, namun belum bisa semua dioptimalkan untuk diangkat ke permukaan tanah. Karena itu ya tetep saja boleh dibilang Gunung Kidul sebagai daerah kering yang relatif sulit airnya.

Mengherankan.

Ada satu hal yang mengherankan dari daerah yang tandus dan banyak wilayah termasuk lahan kritis ini. Yaitu banyaknya peternak unggas. Daerah sulit air kok beternak unggas ? Baca lebih lanjut