Pembenihan Jagung Hibrida dan Pembibitan Unggas [Bibit Puyuh]

Oleh: Bp. Miftah Farid, SP

….. saya ada sedikit dari yang pernah saya pelajari pada mata kuliah teknologi benih dulu.

Begini kenapa disebut istilah jagung hibrida???
Sepertinya itu lah dari sekian banyak varietas jagung , tetapi jenis hibrida lah yang tetap unggul, tentunya didalam pemeliharaannya memerlukan penanganan yang ekstra ketat termasuk nutrisi (pupuk) yang benar-benar cukup dan seimbang.

Fenomena keunggulan yang diperlihatkan jagung hibrida merupakan HASIL PERSILANGAN dua tetua galur murni (homozygote) disebut sebagai vigour hibrida atau heterosis (h2). (Heterosis= pengukuran kuantitatif rataan keunggulan anak atau keturunan terhadap rataan tetuannya, pengukuran kuantitatif hybrid vigour)

Ada beberapa teori mengenai mekanisme genetic yang menjelaskan terjadinya HETEROSIS, salah satunya teori dominasi, yang pada prinsipnya menyebutkan bahwa alel-alel resesif merugikan yang dibawa oleh masing-masing galur murni akan ditutupi oleh alel-alel dominan pada individu hybrid yang heterozygote.
Missal alel A = membawa sifat akar tanam tumbuh kuat,sementara alel a = membawa sifat akar tanaman lemah, sementara alel B = membawa sifat batang tanaman kokoh, sementara alel b = membawa sifat batang lemah.

Persilangan antara galur murni AAbb (akar kuat, batang lemah) dengan galur murni aaBB (akar lemah, batang kokoh) akan menghasilkan hybrid AaBb mempunyai sifat akar kuat batang kuat. (catatan sifat-sifat tadi adalah contoh sifat kuantitatif yang dipengaruhi banyak gen sehingga bersifat additive).

Nah fenomena heterosis (h2) ini sering dimanfaatkan pada bidang pemuliaan tanaman dan ternak, antara lain untuk merakit varietas jagung hibrida dan pada ternak merakit strain ayam ras petelur maupun strain ras pedaging (bagaimana dengan puyuh ???).

Galur murni A disilang galur murni B mendapatkan hybrid H misalnya. Namun karena biji hybrid H ini dibawa oleh tongkol tetua (A dan B) yang kecil maka jumlah bijinya sedikit. Oleh karena itu jagung hibrida yamg dipasarkan bukan hasil silang tunggal (single cross) seperti itu, melainkan hasil silang tiga arah (three-way cross) atau silang ganda (double cross) ingat nilai heterosis (vigor hybrid) adalah sifat kuantitatif yang unggul melebihi kedua sifat tetuanya, karena adanya interaksi banyak gen, makanya bersifat additive.
Pada persilangan tiga arah hibrida H digunakan sebagai tetua betina untuk disilangkan lagi dengan galur murni lain, sehigga biji hybrid yang dihasilkan akan dibawa oleh tongkol hybrid H yang ukurannya besar. sedangkan pada silang ganda Hibrida H disilang dengan Hibrid I hasil silang tunggal antara galur murni C dan D. pada silang ganda ini sebagai tetua betina dapat digunakan baik Hibrid H dan Hibrid I karena keduanya mempunyai tongkol besar.

Masing-masing pemulia atau perusahaan yang menemukan varietas hibrida baru ini akan dilindungan secara hukum sebagaimana diatur dalam undang-undang perlindungan varietas tanaman (PVT), tentunya harus menempuh serangkaian persyaratan yang diatur oleh peraturan menteri pertanian, tentang tatacara pendaftaran varietas tanaman.

Sedangkan pada ternak puyuh sampai saat ini belum ada pemulia atau perusahaan yang terdaftar secara resmi adanya strain pada puyuh, sehingg sekarang ini yang ada peraturan setingkat menteri yaitu peraturan pertanian Menteri Pertanian No. 54/2010 tentang tatacara pembibitan puyuh yang baik. Bukan undang-undang atau peraturan mengenai perlindungan strain pada puyuh atau yang sejenisnya.

Sedangkan pada ternak ayam ras sdh ada strain-strain yang beredar saat ini dan sudah dipegang oleh perusahaan asing raksasa berasal dari luar sana; seperti Strain AA dari USA, Ross dari inggris, Cobb dari Australia, Lohman dari German, hybro dari Belanda, Isa dari Perancis dan lain-lain. Dengan berbagai keunggulan masing-masing.

Demikian sekelumit informasi yang pernah saya dapat, bila ada pendapat lain silahkan mengoreksi atau memberi tanggapan lain. Terimakasih …. . . . . . . . .

===#

Sumber: bibit-puyuh-unggul-dan-benih-jagung-hibrida-apakah-sama/#comment-2358

2 responses to “Pembenihan Jagung Hibrida dan Pembibitan Unggas [Bibit Puyuh]

  1. Cara membuat bibit unggul jagung hibrida

  2. Ping-balik: jenis bibit unggul jagungArticle Base | Article Base

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s