Hati-Hati Diduga Penipuan Online di Bidang Peternakan Unggas

Penipuan online, banyak terjadi dan diberitakan. Begitulah salah satu risiko transaksi di dunia internet. Uang ditransfer, eh barang tidak dikirim-kirim atau memang itikad tidak dikirim. Jika begitu itu ya namanya bisa saja memang penipuan.

Tak luput juga di bidang peternakan. Karena itu penting juga langkah-langkah antisipasi dan hati-hati sebelum bertransaksi. Mengenai ini sudah banyak artikel-artikel yang membahasnya.

Nah, kali ini ada kiriman komentar yang dikirim oleh Sdr. Angki (dulu saya sudah biasa bersapa dengan beliau sejak dari blog lama). Komentar tersebut merupakan warning agar hati-hati dengan adanya penipuan online di bidang peternakan unggas.

Komentar tersebut saya unggah di artikel, namun saya tambah dengan kata DIDUGA. Sebab informasi yang bersifat merambah ranah hukum perlu kehati-hatian dalam penulisan, agar tidak merupakan penghakiman atau bahkan pencemaran nama baik sebelum ada bukti-bukti, saksi, atau apapun itu setelah proses hukum.

Sedangkan komentar dari Sdr. Angki ini pun merupakan informasi agar berhati-hati. Menurut saya bukan merupakan penghakiman. Atau mungkin juga sudah banyak informasi yang masuk dari peternak-peternak pemesan yang bisa jadi benar sudah mentransfer dana, tapi barang belum dikirim.

Seyogyanyalah jika tidak berhasil upaya damai, layak untuk menjadi pelaporan atas tindak pidana. Kan ini negara hukum. Siapa lagi yang percaya pada penegak hukum jika bukan rakyat hukum yang harus memberi kepercayaan.

Silahkan disimak:

PERHATIAN BUAT PETERNAK Penipuan berkedok peternakan bebek / bebek farm ( oppie_emolovers@yahoo.com) No rek yang digunakan bri 089401022255537 an rudi rosadi Hp yang digunakan 08997941352 089656316909 Like · Comment · Unfollow post · Share · 21 December at 16:57

Ankstars Quail Farm Buat yang sudah tertipu coba hub dengan pemilik rekening yang bersangkutan rudi rosadi di 089656097702 atau 089656097703 24 December at 09:24 · Like

Ankstars Quail Farm Menurut keterangan pemilik rekening (rudi rosadi), rekening dan atm yang bersangkutan digunakan oleh saudara tirinya yang bernama NOVIE RACHMAYANTI untuk transaksi penipuan ini tanpa diketahui yang bersangkutan. (APA BISA DIPERCAYA??? / ANEH) 24 December at 09:32 · Like

Ankstars Quail Farm SEMOGA BAPAK RUDI ROSADI DAPAT MEMBANTU MENGEMBALIKAN UANG YANG SUDAH DI TRANSFER DARI TEMAN-TEMAN SESAMA PETERNAK LAIN YANG SUDAH DITIPU OLEH OKNUM (NOVIE RACHMAYANTI, menurut pengakuan yang bersangkutan) KE REK RUDI ROSADI BAIK ITU UNTUK PEMBELIAN MESIN TETAS, DOD, DOQ, ATAU ITEM PERTERNAKAN LAINNYA.

===#

Sumber dari komentar di https://puyuhjaya.wordpress.com/bibit-puyuh/comment-page-1/#comment-1854

Salam hati-hati agar jangan menjadi pelaku penipuan online bidang peternakan unggas, khususnya. Dan hati-hati untuk agar tidak tertipu.

Hormat selalu.
[Puyuh Jaya]

21 responses to “Hati-Hati Diduga Penipuan Online di Bidang Peternakan Unggas

  1. nasi sudah menjadi bubur..
    ada uang ada barang,sangat lah kliru jika ditrapkan pada permasalahan transfer mentansfer.sudah dipastikan uang akan terbang melayang dengan sia sia.orang yang kita kenal saja belum tentu jujur,apalagi tak tau siapa dia.
    smoga artikel diatas jadi pelajaran yang berharga bagi kita..
    turut prihatin..

    • bener pak, saya hampir saja ketipu tadi malem sapa itu orang

    • Begitulah, Mas. Walaupun tentu lebih banyak lagi yang tidak begitu. Masih lebih banyak yang terbukti bisa dipercaya.

      Beruntunglah rasa persaudaraan sesama peternak telah menjadi hiasan untuk berbagi informasi mengenai hal seperti ini. Terima kasih untuk Saudara Angki yang menyempatkan menginformasikan.

      Turut prihatin juga. Terima kasih.

  2. hati hati gan dg situs PENIPU dari http://anekamesin.com/perajang-kripik.html,,,http://kiswantosp.wordpress.com/toko-online/,,,, dan http://kiososanda.produkanda.com/ setelah aku mengecek alamat yg tertera pada alamat WEBnya TERNYATA TIDAK ADA ALIAS PALSU…

  3. hati hati gan dg situs PENIPU dari http://anekamesin.com/perajang-kripik.html
    http://kiswantosp.wordpress.com/toko-online/
    dan http://kiososanda.produkanda.com/ setelah aku mengecek alamat yg tertera pada alamat WEBnya TERNYATA TIDAK ADA ALIAS PALSU…

  4. Bagi rekan-rekan yang ingin mendapatkan barang-barang apa saja dari wilayah pulau Jawa, kami dapat membantu untuk survey ke lapangan. lebih baik keluar uang untuk biaya survey daripada tertipu mentah-mentah oleh oknum penipu. banyak cara untuk memverifikasi benar tidaknya penjual barang. mungkin cara ini dapat membantu rekan-rekan:
    1. kirimkan surat ke alamat penjual via POS/JNE/TIKI dan mintalah penjual untuk memverifikasi apa isi surat yang anda kirimkan.
    2. bayarlah pakai wesel pos. karena untuk pencairan dana, pihak penjual akan diminta menunjukkan KTP Asli dan fotocopy untuk pencairan dana.
    3. lebih aman lagi bayarlah pakai rekening bersama.
    4. sebelum transaksi, cek via google : naman, no hp, alamat, no rekening, nama usaha, dll.
    5. tetap lakukan survey lapangan apabila anda masih ragu.

    Salam Ternak,
    Maju Bersama Poultry Shop
    Sumatera Utara

  5. @ Sholehuddin : Setiap orang adalah Guru apabila ia mau berbagi ilmu, sepintar apapun apabila tidak mau berbagi ilmu maka ia tidak layak dipanggil Guru. Jadi panggil saja saya Guru😛 hehehehe…
    @ PuyuhJaya : Ups, dengan senang hati pak, tulisan saya diapresiasi. Saya akan corat-coret lagi disini. Jika tidak berkenan, bisa sampaikan via komentar. (dikutip dari atas, hehehe…)
    Kembali lagi bersama Maju Bersama Poultry Shop untuk edisi Tips aman bertransaksi Online edisi LENGKAP.

    TIPS AMAN TRANSAKSI ATAU BELANJA ONLINE

    “Bang Toyib, Bang Toyib mengapa barangku tak datang datang, pelanggan pelanggan sudah lama menunggu…”
    Itulah sebuah nyanyian transaksi online sebagian orang.

    Maraknya penipuan yang terjadi dalam transaksi online menggugah saya untuk berbagi tips dan cara aman bertransaksi online. Transaksi online bertujuan untuk memudahkan kita mendapatkan barang dengan harga yang paling murah dan tidak banyak mengeluarkan waktu kita yang sangat berharga (time is money). Namun, beberapa oknum penjual palsu atau lebih pantas disebut penipu memanfaatkan keadaan tersebut untuk meraup keuntungan dari calon pembeli online. Media transaksi online secara umum dibagi menjadi tiga bagian yaitu melalui website/toko online (domain blogspot, wordpress, .com, .net, etc.) forum (kaskus, ngobrolaja, emailgroups, etc.) dan jejaring sosial (facebook, twitter, friendster, myspace, dll.). Namun ketiga jenis media tersebut hampir memiliki analisa yang sama untuk mengamankan transaksi online anda.

    Berikut adalah beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam transaksi online :
    1. Berdasarkan urutan tingkat keamanan transaksi online sebagai berikut :
    * transaksi melalui website/toko online pribadi, wajib bagi anda untuk mengecek apakah website/toko online tersebut sudah lama beroperasi? Jika website/toko online masih berumur kurang dari satu tahun maka anda harus lebih berhati-hati walaupun bertransaksi di kategori ini memiliki tingkat yang paling aman. Untuk mengecek umur website/toko online anda dapat menggunakan whois.domaintools.com.

    * transaksi melalui jejaring sosial, wajib bagi anda meneliti akun tersebut sudah berapa lama usia akun tersebut, jenis akun, jumlah pertemanan, update status, komentar status, dll.
    Berikut tips saya untuk jejaring sosial :
    – bertransaksilah dengan akun yang sudah lama beroperasi
    – bertransaksilah dengan akun yang sudah memiliki user name (mis: http://www.facebook.com/majubersamasergai)
    – bertransaksilah dengan akun yang memiliki pertemanan sebanyak mungkin
    – bertransaksilah dengan akun yang senantiasa mengupdate status produk, foto/video karya sendiri (bukan copy paste dari internet), menjawab komentar pelanggan (dan tidak menghapus komentar buruk dari pelanggan namun dengan menjawab kesalahpahaman tersebut)
    – bertransaksilah dengan akun pribadi yang memiliki komentar persahabatan/bahasa gaul/bahasa keluarga kandung dan komentar yang positif.
    – lebih aman lagi apabila anda bertransaksi apabila akun tersebut sudah memiliki halaman bisnis di jejaring sosial dengan jumlah penggemar (fans page) yang banyak (mis: http://www.facebook.com/TokoMajuBersama)

    * transaksi melalui forum dan termasuk melalui pasang iklan, merupakan salah satu transaksi online dengan tingkat keamanan yang paling membahayakan. Namun, tidak semua penjual online di bagian ini adalah penjual palsu/penipu.

    Setelah menganalisa ketiga media transaksi online tersebut anda pun harus melakukan pengecekan lanjutan (advance analysis) sebelum melakukan transfer dana. Dan kita kita semua harus mengucapkan terima kasih kepada google.com dan mesin pencari (search engine) lainnya. Lakukan pengecekan melalui search engine dengan menambahkan kata penipu/menipu untuk mengetahui siapa calon penjual anda sebagai berikut :
    1. Search nama usaha (mis: maju bersama poultry shop penipu)
    2. Search nama pemilik usaha (mis: parsaoran siburian penipu)
    3. Search nomor rekening (mis: BCA 0884750268 atau 088.4750.268 penipu)
    4. Search nomor telepon/hp (mis: 085257090372 penipu)
    5. Search alamat website/toko online (mis: http://www.majubersamaps.com penipu)
    6. Search user name akun jejaring sosial pribadi/halaman bisnis (mis: http://www.facebook.com/tokomajubersama penipu)
    7. Search informasi lain (lokasi usaha, jenis barang, dll.) yang diberikan calon penjual anda (mis: Jl. Sudirman 242 Simpang Bedagai Sei Rampah Sumatera Utara penipu atau Penipuan Jual DOC Ayam Kampung Asli Serdang Bedagai, dan lain-lain).

    Apabila anda telah melakukan langkah-langkah tersebut maka anda akan menemukan 2 alternatif yaitu anda akan menemukan keluhan atau penipuan dari pelanggan atau calon penjual anda bersih dari kata-kata penipuan dihasil pencarian anda. Apabila anda menemukan kata menipu silahkan buka tautan hasil pencarian anda, bisa jadi hanya kesalahpahaman dan sudah diselesaikan oleh kedua belah pihak. Namun apabila anda tidak menemukan kata-kata keluhan atau penipuan dari calon penjual anda, maka anda jangan senang dulu! Bisa jadi dia baru membuat website/akun jejaring sosial/iklan tersebut dengan umur yang masih muda atau baru dipasang/dibuat.

    Nah sekarang andapun sudah memiliki gambaran mengenai cara menganalisa transaksi online, tiba saatnya untuk mentransfer dana. Berikut adalah urutan cara pembayaran yang paling aman hingga beresiko :
    1. COD (Cash On Delivery), barang tiba di rumah anda langsung dibayar (ada barang ada uang)! Namun transaksi jenis ini hanya memungkinkan apabila jarak antara calon penjual dan calon pembeli tidak terlalu jauh. Dan beberapa usaha/toko online terkadang tidak melayani COD walaupun jarak anda berdekatan.

    2. REKBER (Rekening Bersama), pembayaran ini merupakan salah satu cara paling aman untuk bertransaksi online dengan menggunakan jasa pihak ketiga. Beberapa toko online seperti multiply.com, tokopedia.com dan juga jasa rekber seperti bukalapak.com (dan masih banyak lagi jasa rekber) telah memberikan fasilitas untuk keamanan transaksi walaupun ada biaya tambahan untuk menggunakan jasa tersebut. Berikut cara kerjanya : kedua belah pihak sepakat menggunakan rekber, calon pembeli mentransfer uang ke pihak ketiga, calon penjual mengirimkan barang, pembeli mengkonfirmasi kepada pihak ketiga bahwa barang telah diterima, pihak ketiga mentransfer uang kepada penjual.
    Namun, beberapa calon penjual tidak mau menyepakati penggunaan jasa ini karena akan mengganggu cashflow usaha. Dan terkadang beberapa calon penjual hanya memanfaatkan teknologi informasi yang ia miliki untuk penjualan online (mis: pembeli ingin membeli jaring pukat harimau sebanyak 1 ton = senilai Rp. 40jutaan, tentu saja maju bersama poultry shop akan menolak pembayaran ini karena akan mematikan aliran cashflow/modal berjalan dalam jangka waktu tertentu hingga diterimanya barang oleh calon pembeli, dan juga beberapa produk yang dimiliki hanya merupakan etalase/pajangan toko untuk availability product atau stok barang dengan jumlah minimum namun memiliki jaringan informasi barang dari distributor/agen)

    3. WESEL POS, Cara pembayaran kuno ini telah ada sejak lama namun cukup ampuh untuk mengurangi tingkat penipuan transaksi online. Karena dalam pencairan dana lewat wesel pos maka calon penjual akan diminta untuk menunjukkan KTP Asli dan Fotocopy KTP agar dapat mencairkan dana yang anda kirimkan. Apabila anda masih juga tertipu dengan pembayaran jenis ini jangan salahkan Kantor Pos tapi salahkanlah Dispenduk/Catatan Sipil mengapa mengeluarkan KTP Palsu!

    4. REKENING BANK, Ini merupakan cara umum dan mayoritas dilakukan dalam transaksi online. Namun mayoritas calon pembeli yang melakukan jenis pembayaran inilah yang banyak mengalami penipuan! “Uang ditransfer Barang tak datang-datang.” Memang agak susah untuk melaporkan penipuan jenis ini ke bank untuk mengembalikan atau memblokir rekening “oknum penjual nakal” tersebut. Paling tidak harus banyak orang atau massal baru akan mendapatkan tanggapan setelah anda melaporkan kepada pihak yang berwajib. Namun saran saya sebaiknya melaporkan kepada pihak berwajib (tentunya tanpa mengeluarkan uang, entah diproses atau tidak terserah, dan semoga diproses). Dengan pelaporan ini, maka anda turut mengurangi penipuan transaksi online.

    Apabila anda masih tertipu, jangan berdiam diri! Lakukan sesuatu untuk mencegah agar orang lain tidak tertipu seperti yang anda alami dengan mempublikasikannya di forum atau jejaring sosial. Tentunya dengan melampirkan bukti-bukti dan juga identitas anda dan yakinlah teman-teman yang lain akan memforward (melanjutkan/membagikan) berita anda kepada yang lain karena disertai bukti dan identitas anda. Saya sendiri tidak akan memforward berita tersebut apabila tidak disertai bukti dan identitas korban karena ini sama saja dengan fitnah (lebih kejam dari pembunuhan! Ya, pembunuhan nafkah atau usaha orang lain).

    Demikian tulisan dan tips-tips transaksi online saya, semoga dengan adanya tulisan ini semakin memberikan kepercayaan bagi setiap orang untuk melakukan transaksi online tanpa ragu.

    Apabila anda membutuhkan jasa saya untuk “menerawang” transaksi online anda apakah aman atau tidak, atau bahkan melakukan survey langsung ke lapangan dengan biaya ekonomis untuk wilayah pulau jawa dan bali silahkan menghubungi saya via wall halaman facebook MBTechnologies for you!

    Dan saya mengharapkan komentar dari rekan-rekan sekalian untuk perbaikan tulisan atau tips transaksi online ini di halaman bisnis facebook MBTechnologies for you! Dan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya apabila rekan-rekan mau membagikan artikel melalui website/blog/jejaring sosial/dll. dengan mencantumkan sumber artikel ini :
    http://www.majubersamaps.com/2012/02/tips-aman-transaksi-atau-belanja-online.html

    Salam Sukses,

    Parsaoran Siburian
    Founder of Maju Bersama Poultry Shop Online Indonesia
    Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara

  6. Komentar Anda sedang menunggu moderasi.

    @ Sholehuddin : Setiap orang adalah Guru apabila ia mau berbagi ilmu, sepintar apapun apabila tidak mau berbagi ilmu maka ia tidak layak dipanggil Guru. Jadi panggil saja saya Guru😛 hehehehe…
    @ PuyuhJaya : Ups, dengan senang hati pak, tulisan saya diapresiasi. Saya akan corat-coret lagi disini. Jika tidak berkenan, bisa sampaikan via komentar. (dikutip dari atas, hehehe…)
    Kembali lagi bersama Maju Bersama Poultry Shop untuk edisi Tips aman bertransaksi Online edisi LENGKAP.

    TIPS AMAN TRANSAKSI ATAU BELANJA ONLINE

    “Bang Toyib, Bang Toyib mengapa barangku tak datang datang, pelanggan pelanggan sudah lama menunggu…”
    Itulah sebuah nyanyian transaksi online sebagian orang.

    Maraknya penipuan yang terjadi dalam transaksi online menggugah saya untuk berbagi tips dan cara aman bertransaksi online. Transaksi online bertujuan untuk memudahkan kita mendapatkan barang dengan harga yang paling murah dan tidak banyak mengeluarkan waktu kita yang sangat berharga (time is money). Namun, beberapa oknum penjual palsu atau lebih pantas disebut penipu memanfaatkan keadaan tersebut untuk meraup keuntungan dari calon pembeli online. Media transaksi online secara umum dibagi menjadi tiga bagian yaitu melalui website/toko online (domain blogspot, wordpress, .com, .net, etc.) forum (kaskus, ngobrolaja, emailgroups, etc.) dan jejaring sosial (facebook, twitter, friendster, myspace, dll.). Namun ketiga jenis media tersebut hampir memiliki analisa yang sama untuk mengamankan transaksi online anda.

    Berikut adalah beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam transaksi online :
    1. Berdasarkan urutan tingkat keamanan transaksi online sebagai berikut :
    * transaksi melalui website/toko online pribadi, wajib bagi anda untuk mengecek apakah website/toko online tersebut sudah lama beroperasi? Jika website/toko online masih berumur kurang dari satu tahun maka anda harus lebih berhati-hati walaupun bertransaksi di kategori ini memiliki tingkat yang paling aman. Untuk mengecek umur website/toko online anda dapat menggunakan whois.domaintools.com.

    * transaksi melalui jejaring sosial, wajib bagi anda meneliti akun tersebut sudah berapa lama usia akun tersebut, jenis akun, jumlah pertemanan, update status, komentar status, dll.
    Berikut tips saya untuk jejaring sosial :
    – bertransaksilah dengan akun yang sudah lama beroperasi
    – bertransaksilah dengan akun yang sudah memiliki user name (mis: http://www.facebook.com/majubersamasergai)
    – bertransaksilah dengan akun yang memiliki pertemanan sebanyak mungkin
    – bertransaksilah dengan akun yang senantiasa mengupdate status produk, foto/video karya sendiri (bukan copy paste dari internet), menjawab komentar pelanggan (dan tidak menghapus komentar buruk dari pelanggan namun dengan menjawab kesalahpahaman tersebut)
    – bertransaksilah dengan akun pribadi yang memiliki komentar persahabatan/bahasa gaul/bahasa keluarga kandung dan komentar yang positif.
    – lebih aman lagi bertransaksi dengan akun yang sudah memiliki halaman bisnis di jejaring sosial dengan jumlah penggemar (fans page) yang banyak (mis: http://www.facebook.com/TokoMajuBersama)

    * transaksi melalui forum dan termasuk melalui pasang iklan, merupakan salah satu transaksi online dengan tingkat keamanan yang paling membahayakan. Namun, tidak semua penjual online di bagian ini adalah penjual palsu/penipu.

    Ketiga jenis media tersebut tentu saja memiliki alamat rumah/toko. Apabila calon penjual menjawab : “saya hanya berdagang online” hentikan komunikasi dan tinggalkan. Karena siapapun yang berbisnis online pasti memiliki kantor operasional tetap, entah itu hanya berukuran 2X2 meter Nos Problemo!!! Yang jelas calon penjual memiliki alamat lengkap. Buat apa alamat tersebut? Anda dapat melakukan verifikasi alamat calon penjual dengan mengirimkan surat via jasa kurir (POS/TIKI/JNE, dll.) dan minta calon penjual memverifikasi isi surat anda melalui sms (mis: anda mengirimkan surat kepada calon penjual dengan isi : mohon verifikasi isi surat ini via SMS ke nomor hp saya : “maju bersama poultry shop Pancen OK!). Apabila tidak ada balasan, berarti alamat tersebut adalah palsu atau menggunakan alamat orang lain yang bukan nama calon penjual anda. Lebih sempurna lagi apabila anda menuliskan pada amplop : “rahasia dan pribadi – mohon untuk tidak memberikan apabila nama dan alamat penerima tidak sesuai” dan tentunya surat tersebut akan kembali kepada Anda.

    Setelah menganalisa ketiga media transaksi online tersebut anda pun harus melakukan pengecekan lanjutan (advance analysis) sebelum melakukan transfer dana. Dan kita kita semua harus mengucapkan terima kasih kepada google.com dan mesin pencari (search engine) lainnya. Lakukan pengecekan melalui search engine dengan menambahkan kata penipu/menipu untuk mengetahui siapa calon penjual anda sebagai berikut :
    1. Search nama usaha (mis: maju bersama poultry shop penipu)
    2. Search nama pemilik usaha (mis: parsaoran siburian penipu)
    3. Search nomor rekening (mis: BCA 0884750268 atau 088.4750.268 penipu)
    4. Search nomor telepon/hp (mis: 085257090372 penipu)
    5. Search alamat website/toko online (mis: http://www.majubersamaps.com penipu)
    6. Search user name akun jejaring sosial pribadi/halaman bisnis (mis: http://www.facebook.com/tokomajubersama penipu)
    7. Search informasi lain (lokasi usaha, jenis barang, dll.) yang diberikan calon penjual anda (mis: Jl. Sudirman 242 Simpang Bedagai Sei Rampah Sumatera Utara penipu atau Penipuan Jual DOC Ayam Kampung Asli Serdang Bedagai, dan lain-lain).

    Apabila anda telah melakukan langkah-langkah tersebut maka anda akan menemukan 2 alternatif yaitu anda akan menemukan keluhan atau penipuan dari pelanggan atau calon penjual anda bersih dari kata-kata penipuan dihasil pencarian anda. Apabila anda menemukan kata menipu silahkan buka tautan hasil pencarian anda, bisa jadi hanya kesalahpahaman dan sudah diselesaikan oleh kedua belah pihak. Namun apabila anda tidak menemukan kata-kata keluhan atau penipuan dari calon penjual anda, maka anda jangan senang dulu! Bisa jadi dia baru membuat website/akun jejaring sosial/iklan tersebut dengan umur yang masih muda atau baru dipasang/dibuat.

    Nah sekarang andapun sudah memiliki gambaran mengenai cara menganalisa transaksi online, tiba saatnya untuk mentransfer dana. Berikut adalah urutan cara pembayaran yang paling aman hingga beresiko :
    1. COD (Cash On Delivery), barang tiba di rumah anda, langsung dibayar (ada barang ada uang)! Namun transaksi jenis ini hanya memungkinkan apabila jarak antara calon penjual dan calon pembeli tidak terlalu jauh. Dan beberapa usaha/toko online terkadang tidak melayani COD walaupun jarak anda berdekatan.

    2. REKBER (Rekening Bersama), pembayaran ini merupakan salah satu cara paling aman untuk bertransaksi online dengan menggunakan jasa pihak ketiga. Beberapa toko online seperti multiply.com, tokopedia.com dan juga jasa rekber seperti bukalapak.com (dan masih banyak lagi jasa rekber) telah memberikan fasilitas untuk keamanan transaksi walaupun ada biaya tambahan untuk menggunakan jasa tersebut. Berikut cara kerjanya : kedua belah pihak sepakat menggunakan rekber, calon pembeli mentransfer uang ke pihak ketiga, calon penjual mengirimkan barang, pembeli mengkonfirmasi kepada pihak ketiga bahwa barang telah diterima, pihak ketiga mentransfer uang kepada penjual.
    Namun, beberapa calon penjual tidak mau menyepakati penggunaan jasa ini karena akan mengganggu cashflow usaha. Dan terkadang beberapa calon penjual hanya memanfaatkan teknologi informasi yang ia miliki untuk penjualan online (mis: pembeli ingin membeli jaring pukat harimau sebanyak 1 ton = senilai Rp. 40jutaan, tentu saja maju bersama poultry shop akan menolak pembayaran ini karena akan mematikan aliran cashflow/modal berjalan dalam jangka waktu tertentu hingga diterimanya barang oleh calon pembeli, dan juga beberapa produk yang dimiliki hanya merupakan etalase/pajangan toko untuk availability product atau stok barang dengan jumlah minimum namun memiliki jaringan informasi barang dari distributor/agen)

    3. WESEL POS, Cara pembayaran kuno ini telah ada sejak lama namun cukup ampuh untuk mengurangi tingkat penipuan transaksi online. Karena dalam pencairan dana lewat wesel pos maka calon penjual akan diminta untuk menunjukkan KTP Asli dan Fotocopy KTP agar dapat mencairkan dana yang anda kirimkan. Apabila anda masih juga tertipu dengan pembayaran jenis ini jangan salahkan Kantor Pos tapi salahkanlah Dispenduk/Catatan Sipil mengapa mengeluarkan KTP Palsu!

    4. REKENING BANK, Ini merupakan cara umum dan mayoritas dilakukan dalam transaksi online. Namun mayoritas calon pembeli yang melakukan jenis pembayaran inilah yang banyak mengalami penipuan! “Uang ditransfer Barang tak datang-datang.” Memang agak susah untuk melaporkan penipuan jenis ini ke bank untuk mengembalikan atau memblokir rekening “oknum penjual nakal” tersebut. Paling tidak harus banyak orang atau massal baru akan mendapatkan tanggapan setelah anda melaporkan kepada pihak yang berwajib. Namun saran saya sebaiknya melaporkan kepada pihak berwajib (tentunya tanpa mengeluarkan uang, entah diproses atau tidak terserah, dan semoga diproses). Dengan pelaporan ini, maka anda turut mengurangi penipuan transaksi online.

    Apabila anda masih tertipu, jangan berdiam diri! Lakukan sesuatu untuk mencegah agar orang lain tidak tertipu seperti yang anda alami dengan mempublikasikannya di forum atau jejaring sosial. Tentunya dengan melampirkan bukti-bukti dan juga identitas anda dan yakinlah teman-teman yang lain akan memforward (melanjutkan/membagikan) berita anda kepada yang lain karena disertai bukti dan identitas anda. Saya sendiri tidak akan memforward berita tersebut apabila tidak disertai bukti dan identitas korban karena ini sama saja dengan fitnah (lebih kejam dari pembunuhan! Ya, pembunuhan nafkah atau usaha orang lain).

    Demikian tulisan dan tips-tips transaksi online saya, semoga dengan adanya tulisan ini semakin memberikan kepercayaan bagi setiap orang untuk melakukan transaksi online tanpa ragu.

    Apabila anda membutuhkan jasa saya untuk “menerawang” transaksi online anda apakah aman atau tidak, atau bahkan melakukan survey langsung ke lapangan dengan biaya ekonomis untuk wilayah pulau jawa dan bali silahkan menghubungi saya via wall halaman facebook MBTechnologies for you!

    Dan saya mengharapkan komentar dari rekan-rekan sekalian untuk perbaikan tulisan atau tips transaksi online ini di halaman bisnis facebook MBTechnologies for you! Dan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya apabila rekan-rekan mau membagikan artikel ini melalui website/blog/jejaring sosial/dll. dengan mencantumkan sumber artikel :
    http://www.majubersamaps.com/2012/02/tips-aman-transaksi-atau-belanja-online.html

    Salam Sukses,

    Parsaoran Siburian
    Founder of Maju Bersama Poultry Shop Online Indonesia
    Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara

  7. Ping-balik: Tips Aman Transaksi atau Belanja Online | [PUYUH JAYA]

  8. menurut saya penipuan ada jenis lagi, yaitu
    1. penipuan secara halus yaitu mengelabui calon pembeli, dengan menyebutkan spesifikasi barang tersebut diluar kewajaran sehingga orang lain tertarik membelinya.
    2. menjanjikan sebuah barang tertentu yang bagus sekali, tetapi setelah transakasi tidak sesuai dengan barang yang dimaksud.
    apakah kedua katergori diatas termasuk penipuan dalam arti yang luas.

    • Terima kasih tambahan pendapatnya, Ibu Nurul.
      Secara lebih luas sepertinya mungkin bisa dianggap demikian. Karena itu pada kelanjutannya ada bukti nyata, sehingga tidak seperti membeli kucing di dalam karung.

  9. Saya baru saja menjadi korban dugaan penipuan yg dilakukan oleh seseorang yg mengaku bernama Achmady dari CV Sinar Haryadi. Di internet perusahaan yg konon memasarkan DOC ayam kampung super itu tertera beralamat di JL. Turi, No. 10, RT. 05 RW. 11, Karang Asem, Condongcatur, Depok, Sleman, no,. telp 0274 486 608 dan hp 082345773133.
    Kronologisnya, setelah kami mendapatkan info dari internet ttg penyedia DOC pada 2 Sept, kami mengontak beliau. Kami tertarik krn hrg yg ditawarkan relatif murah utk franko Gorontalo. Jadi kami langsung mengorder 2.000 ekor urk dikirim ke Gorontalo. Sesuai kesepakatan kami akan mentransfer DP Rp2.000.000 dan sisanya dilunasi setelah barang dikirim. Sejak awal kami sdh mulai curiga dan mengulur wkt transfer hingga malam hari krn beliau berkali2 menelpon kami, menanyakan kapan bisa ditransfer. Apalagi pemilik rekening yg diberikan adalah nama org lain, Ada dua rekening yg diberikan. Yg pertama rek BNI 0258055693 a/n Hadi Supriana dan BRI 379201026247531 a/n Nini Erniati. Krn rekening kami di BCA maka kami pilih mentransfer ke BRI dgn fasilitas ATM Prima. Setelah transfer beliau menjanjikan pengiriman pd tgl 7.
    Besoknya kami menanyakan SKKH dari Dinas Peternakan setempat krn kami akan mengurus rekomendasi atau ijin masuk dari Dinas Peternakan tempat kami, namun dijawab bhw tidak perlu rekomendasi. Beliau katanya sering mengirim tanpa ada surat rekomendasi. Beliau mengatakan nanti ada kenalannya petugas kargo Lion di bandara gorontalo yg akan mengurus.
    Pd tgl 7 beliau mengirim no. SMU dgn tambahan informasi bhw berangkat dari Sby jam 11.15 dan tiba di Gtlo jam 02.25. Di sini kami makin curiga krn jadwal yg diberikan tdk sesuai dgn keberangkatan Lion dari Sby ke Makasar atau Manado sbg bandara transit utk ke Gorontalo. Begitu pun jadwal tibanya yang dini hari, Jadi sangat tidak masuk akal. Oleh karena itu kami menunda pelunasan, dan menjanjikan akan segera mentransfer begitu kami bertemu dgn petugas yg dijanjikan di bandara.
    Semula teman Achmady yg mengaku petugas bandara berjanji ketemu jam 12.00, terus diundur jam 15.00, tapi ternyata sampai jam 17.30 kami di bandara yg bersangkutan tidak muncul. Sy menduga org yg menjawab telp yg mengaku sbg petugas bandara itu sebenarnya bagian dari komplotan Achmady, bukan sbg petugas kargo Lion di bandara,
    Kami menghubungi pak Achmady, dengan enteng dia menjawab kalau pengiriman sdh dibatalkan dan uang tdk dpt dikembalikan krn kami tidak mentransfer begitu SMU dia sampaikan. Padahal kami sengaja menunda transfer krn ada kecurigaan penipuan dan ternyata terbukti kalau kami tertipu. Saat ini sms kami tidak dibalas, telp jg tidak diangkat oleh beliau.

  10. saya tertipu oleh novie rahmayanti account facebook peternakan bebek, mohon untuk hati hati, terima kasih

  11. benar itu, karena ulah beberapa penipu di internet, maka kita yang jualan di internet kena imbasnya di curigai sebagai penipu karena beberapa hal kecil yang menurutnya pembeli tidak sesuai

  12. is good artikel Thank you so much , Adwin

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s