Bibit Puyuh Membludak Bikin Harga Telur Puyuh Bisa Terinjak, Benarkah???

Bibit puyuh dan harga telur puyuh. Kembali lagi akan saya hubungkan di sini. Daripada cuma terpendam menjadi pemikiran. Ya dituangkan saja, siapa tahu muncul pencerahan terkait hal-hal tersebut.

Mungkin sudah ada setahun, perbincangan di sebuah forum (tanpa disebutkan forumnya), seolah secara implisit mengkhawatirkan tentang harga telur puyuh yang diprediksikan “mengkhawatirkan” juga di waktu mendatang (sekarang ini sudah masuk ‘mendatang’ pada waktu itu). Disebutkan salah satu bisa karena melimpahnya bibit puyuh. Dalam bahasan ini adalah puyuh petelur.

Ada apa dengan bibit puyuh dan harga telur puyuh? Apa hubungannya.

Jika bertanya pada apa hubungannya, inilah yang memang menjadi topik artikel. Namun jika yang ditanyakan adalah perbedaan, tentu saja antara bibit puyuh dan harga telur puyuh jelas berbeda.

Salah satu perbedaannya, adalah bahwa bibit puyuh tidak mengenal fluktuasi harga yang tajam. Seingat saya malah dari tahun ke tahun cenderung naik, tidak ada istilah turun. Dulu harga 1050 rupiah, naik jadi 1100 rupiah. Terus sedikit demi sedikit naik, hingga sekarang masih bertahan di harga 1500 rupiah per-ekor DOQ bibit puyuh petelur. Itu harga dari PT kemitraan yang saya ikuti. Jadi malah tidak fluktuatif naik turun ya, tapi naik terus.

Nota tgl 29 Februari 2010, harga telur puyuh 149 rupiah per-butir. Harga pakan Rp 205.000 per-sak.
Nota tgl 29 Maret 2010, harga telur puyuh 139 rupiah per-butir. Harga pakan Sierad Rp 207.500 per-sak.
Yang tahun 2009 notanya belum ketemu. Lupa nyimpannya dimana.

Melihat harga sampai menjelang akhir 2011 ini, standar harga telur puyuh ya memang naik dibanding awal 2010, seiring dengan naiknya harga pakan.
Nah, sebenarnya apa yang dikhawatirkan tentang harga telur puyuh dalam hubungannya dengan harga bibit puyuh?
Toh harga telur puyuh juga naik terus.

Beberapa poin yang saya petik dari forum tersebut, antara lain menyinggung beberapa hal yang mungkin bisa diduga sebagai hubungan kasualitas antara harga telur puyuh yang diperkirakan mengkhawatirkan dengan produksi bibit puyuh, yaitu:

1. Katanya dulu ada koordinasi antar produsen-produsen bibit puyuh dalam mengatur kuantitas yang ditetaskan. Sehingga tercipta pengendalian produksi DOQ diseimbangkan dengan kemampuan penyerapan pasar atas telur puyuh.

2. Kembali lagi berdasar keterangan dalam forum tersebut (saya tegaskan bahwa ini bukan pendapat saya, karena saya bukan pelaku pemasaran atau ahli tentang dunia perpuyuhan). Koordinasi antar “pembuat” bibit puyuh petelur tersebut, boleh dikatakan sekarang tidak ada lagi gunanya. Biarpun sudah menahan jumlah penetasan disesuaikan dengan kemampuan yang selama ini dianggap maksimal, kenyataannya telur puyuh banyak meluap di pasaran.
Hal mengenai ini disampaikan pada akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011, masih membicarakan tema yang sama.

3. Dari mana asal muasal telur puyuh itu. Mungkin di situ antar “pemain” yang sudah koordinasi pengendalian bibit puyuh saling melempar pertanyaan.
Jawabannya jelas dan pasti: sumber telur puyuh tentu keluar dari dalam tubuh puyuh petelur.

4. Dari mana puyuh petelur sampai bisa bertelur? Jawabannya juga sama tegasnya: dari bibit puyuh petelur.

5. Disimpulkan bahwa kemungkinan terjadi lose control atas produksi DOQ bibit puyuh. Jelas tidak ada koordinasi antar peternak bibit puyuh dengan memperhatikan kemampuan maksimal penyerapan pasar atas telur puyuh. Lha wong nyatanya pemesan bibit puyuh juga membludak sampai rela antri. Sayang kan kalau tidak dilayani?

6. Bahkan dalam skala kecil pun, kemampuan penetasan sudah terhitung relatif mudah dilakukan.

7. Berdasar logika bahwa produksi bibit puyuh = produksi telur puyuh, dan melihat berbagai analisa kemungkinan di atas, maka dimungkinkan terjadi juga booming produksi telur puyuh yang melampaui batas serapan konsumsi maksimal yang bisa dicapai selama ini. Dikhawatirkan, harga telur puyuh di tahun 2011 hanya sebentar mengalami harga emas.

Lalu, sampai menjelang akhir tahun 2011 ini, bisa dinilai apakah kekhawatiran itu terjadi?? Silahkan menengok lembar demi lembar catatan nota dan mungkin catatan keuntungan selama tahun 2011 ini atas penjualan telur puyuh Anda. Bagaimana?

Selanjutnya bagaimana dengan tahun 2012??
Jika kekhawatiran itu memang terbukti terjadi, dan tanpa usaha memperluas pasaran baru telur puyuh. Maka di tahun 2012 bisa dimungkin terjadi hukum rimba di dunia pemasaran dan berimbas di dunia peternakan burung puyuh, khususnya petelur. Bagaimana hukum rimba itu mungkin terjadi??? Lanjut di postingan berikutnya, yang masih terkait dengan hubungan antara bibit puyuh dan produksi telur puyuh[Bersambung…..]

Salam
[Puyuh Jaya]

One response to “Bibit Puyuh Membludak Bikin Harga Telur Puyuh Bisa Terinjak, Benarkah???

  1. saya ingin mulai beternak puyuh. posisi saya di nganjuk jawa timur. dimana lokasi bibit puyuh yang paling dekat dengan kota saya?

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s