Cerita Pengalaman Beternak Burung Puyuh [dari Bp. Komari, Mojokerto, Jawa Timur]

Cerita pengalaman beternak burung puyuh, ternyata menarik juga disimak. Bisa menjadi inspirasi bagi yang berminat bergelut di bidang usaha ternak unggas ini.

Beruntunglah hari ini ada yang berkenan berbagi cerita pengalaman beternak burung puyuh. Saya unggah sebagai postingan artikel bersumber dari komentar yang disampaikan oleh beliau Bp. Komari dari Mojokerto, Jawa Timur.

Silahkan disimak runtutan pengalaman beliau dalam beternak burung puyuh. Semoga bermanfaat:

==#

Jumlah populasi yg ideal memang relatif, kalau boleh bagi pengalaman:
Pada mulanya mencoba sekitar 50 kemudian tambah 100 dan tambah lagi 200 dan tambah sampai 450 dan alkhamdulillah sekarang bisa membuat bibit sendiri walaupun masih baru belajar

Memang pada awal agak susah pemasarannya kalau kita hanya 100 atau 200 ekor, tapi untuk yang belum perpengalaman saya kira tidak ada salahnya.

Katanya untuk bisa mengkakulasi dengan baik minimal 500 ekor, tapi juga tergantung modal yang disiapkan dan untuk awal2 kita harus banyak bersabar untuk bisa memperoleh keuntungan, bahkah kalau perawatan dan makanan kurang baik bisa-bisa buntung, karena pada dasarnya setiap usaha apalagi peternakan keuntungan tidak bisa langsung seperti orang jualan makanan gorengan

Paling tidak butuh waktu 2 atau 3 tahun baru kita bisa menghayati dan mendalami secara serius, ingat jangan asal-asalan untuk itu modal dan mental serta kesabaran mutlak diperlukan, apalagi berhubungan makhluk hidup kita harus betul-betul memeliharanya dengan penuh kasih sayang sebagaimana merawat diri kita dan keluarga.

Demikian sedikit pengalaman yang mungkin berguna untuk pembaca yg terpanggil untuk mencerdasakan bangsa dan membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru.

Selamat mencoba, semoga berhasil

===#

Silahkan bagi yang berkenan berbagi cerita pengalaman beternak burung puyuh juga, untuk berbagi lewat komentar dan akan saya unggah menjadi artikel. Terima kasih sebelumnya.
[namun apabila tidak berkenan diunggah menjadi artikel postingan, keberatan bisa disampaikan via komentar]

4 responses to “Cerita Pengalaman Beternak Burung Puyuh [dari Bp. Komari, Mojokerto, Jawa Timur]

  1. ikut bercerita,
    awalnya saya tidak ada niatan beternak puyuh, karena pada awalnya saya mengenal puyuh dari semenjak duduk di SD kelas 4, kakak2 sepupu saya waktu itu suka menangkap sepupu puyuh (gemak sawah), pada waktu itu kebetulan ada peternak puyuh di desa sebelah. akhirnya dari pada susah2 menangkap gemak sawah saya beli saja puyuh ke peternak itu.

    awalnya saya cuma beli sepasang, seekor jantan dan seekor betina, karena tiap hari bertelor saya terus beli seekor tiap hari sampai puyuh betina saya 10 ekor.

    entah ada apa dan alasan apa, ayah saya membelikan saya 300 ekor puyuh betina sekaligus serta sudah dibuatkan kandangnya. akhirnya dari situlah kebiasaanq tiap hari ngurus ternak dimulai.

    dari 300 ekor itulah saya memulai, dikatakan peternak atau bukan toh saya tiap hari sudah ngurus 300 ekor puyuh, awalnya sech cuma dijual disekitar rumah, karena waktu itu hanya ada satur peternak puyuh didaerah saya, itupun sekitar 30 km dari rumah saya, otomatis orang rame kerumah saya hanya ingin melihat puyuh, yg notabennya selama ini hanya tau telornya saja, puyuh nya sendiri belum ada yg tahu.

    gak tahu kenapa juga kakek saya tiba2 juga ikut2 ngurus ternak puyuh saya dan langsung beli 2450 ekor. nah dari ini lah saya yakinkan bahwa saya sekarang beternak, bukan hanya hobby.

    beberapa saat kemudian karena 3 kali terjangkit flu burung, kami memutuskan untuk enetaskan sendiri telur tetas final stok, dan menyilangkannya (sedarah) dan itu bertahan sampai beberapa tahun.

    setelah mendengar sedarah itu gak bagus, lantas saya mulai mencari kenalan2 peternak yg sudah maju sampai akhirnya kenal dengan pak Slamet Wuryadi (SQF) dari sinilah pembibitan saya dimulai dan sampai sekarang.

    dari sekedar suka, hobby akhirnya menjadi jati diri hehehehe . . .

  2. Pak mau tanya alamat jual pakan puyuh di mojokerto dimana ya?

  3. yang ,ojokerto beri Info alamat dan no telp. donk ??

  4. saya minta alamatnya donk. tlng sms ke no hp saya 085721350878

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s