Menghitung Persentase Produktivitas Puyuh Petelur

Menghitung persentase produktivitas puyuh, menurut sepemahaman saya adalah dilihat dari jumlah butir yang dihasilkan burung puyuh dalam satu populasi perhari. Karena produktivitas dan persentase berkaitan dengan jumlah/kuantitas atau populasi puyuh petelur yang diternakkan. Sedangkan hitungan kiloan atau berat telur puyuh, lebih menjadi ukuran kualitas produksi telur puyuh yang dihasilkan.
Mohon dikoreksi.

Lalu bagaimana menghitung persentase produktivitas puyuh?

Dari perbincangan di komentar antara Mas Sholehuddin [Lanang Quail Farm, Jember, Jatim] dengan Bp. Ujang Sumaya [Subang, Jabar] di halaman disini bibit puyuh. Sebagai peternak puyuh dengan modal nol dalam ilmu peternakan, saya masih agak asing dengan istilah quail house production maupun peak production. Apalagi kalau sudah menggunakan bahasa linggis seperti itu (pinjem istilahnya mbahwo, ‘bahasa linggis’).
Mungkin sedikit saya mencoba memahami:

==# Peak Production.
Adalah masa puncak produksi puyuh petelur pada suatu populasi. Seperti diketengahkan Mas Sholehuddin di komentar tersebut atas bibit puyuh produksi LQF, peak production-nya di umuran 3-6 bulan.

Seingat penulis dari yang selama ini dialami. Pada umuran tersebut memang sedang seger-segernya. Kematiannya pun terhitung hampir tak ada. Mungkin boleh dibilang masa muda penuh stamina.

Pada umuran tersebut dari populasi 1000 ekor puyuh saat naik kandang katakanlah tinggal 980 ekor (kematian dihitung pada saat pembesaran). Dari populasi tersebut, dan bibit puyuh produksi PT kemitraan yang selama ini penulis pakai, perhari 900 butir bisa dicapai. Sejumlah 850 butir perhari saja sudah terhitung bagus.

Menghitung persentase pada peak production tersebut, jika 900 butir perhari, berarti produktivitasnya
900/980 x 100 = 91,8%
Kemudian apabila produksinya 850 butir perhari, maka persentase produktivitasnya adalah 850/980×100= 86,7%

Itulah yang disebut dengan peak production.

==# Quail House Production.
Adalah rata-rata produksi telur puyuh dalam satu masa. Boleh dihitung satu tahun, atau sampai apkir.
Umumnya selama ini, semakin tua umur puyuh, produktivitas semakin menurun. Seiring juga dengan tingkat kematian berarti jumlahnya juga menurun.
Silahkan lihat di analisa usaha yang saya bikin.
Di sana ada penurunan persentase produksi dan penurunan populasi karena kematian. Untuk kematian saya hitung 0,8 ekor perhari per-1000 populasi. Walaupun kenyataannya belum tentu begitu. Dari puyuh yang terakhir saya apkir paksa, selama umur 15 bulan masih didapat 734 ekor. Berarti dalam 450 hari kematiannya 266 ekor sejak pembesaran.
Jujur saja saya termasuk rusuh kalau beternak. Mohon tidak ditiru. Kandangnya pun masih memakai kandang lama yang belum diganti karena faktor biaya. Dimana kandang lama masih bisa dipakai dan terbukti untuk memiara masih menghasilkan.

Quail house production merupakan rata-rata persentase produksi telur puyuh mulai dari peak production sampai apkir.

Sedangkan sistem penghitungan tradisional yang selama ini banyak dipakai oleh teman-teman peternak di sekitar saya, ialah asal setoran telur dari hasil produksi puyuhnya sudah tidak bisa atau hasilnya mepet dengan pembelian pakan, berarti sudah saatnya untuk apkir.

Waktu ke depan jika sudah peremajaan, untuk populasi 2000 ekor burung puyuh, akan saya buat recording. Mulai dari kematian, produksi telur, termasuk hitungan telur rusak.
Sebenarnya recording tersebut sudah dianjurkan oleh PT, bahkan mendapat bonus DOQ bibit puyuh beberapa ribu dengan gratis tis tis. Tapi saya belum bikin yang terperinci. Karena masing-masing periode bercampur pada satu rumah induk. Nah, yang satu rumah induk lainnya, nanti yang akan saya bikin recording. Sekaligus saya tulis di blog ini. Siapa tahu bisa bermanfaat.

Salam
[Puyuh Jaya]

8 responses to “Menghitung Persentase Produktivitas Puyuh Petelur

  1. Permisi PUYUH JAYA, disini saya ingin sedikit berbagi mengenai istilah -istilah peternakan khususnya ayam, mungkin istilah itu tidak berbeda pada peternakan puyuh. ini istilah dari hasil pengalaman saya pernah bekerja di sebuah Breeding Farm di bogor tahun 1991-1995
    Pengertian dasar perhitungan produksi telur;
    1. produksi puncak, puncak produksi
    2. hen day production = quail day production
    3. hen housed production = quail housed production
    4. egg mash.
    1. puncak produksi adalah perhitungan produksi telur ayam yang tertinggi, biasanya dihitung perminggu atau rata-rata 1minggu. Bukan dihitung hari-hari tertentu saja.
    2. Hen Day Production (HDP) adalah cara menghitung produksi telur harian; perhitungannya adalah jumlah telur dibagi jumlah ayam saat itu x 100% biasa dihitung selama 1 minggu (rata-rata selama 1 minggu).
    3. Hen Housed Production (HHP) adalah menghitung produksi telur jumlah ayam yang dikandangkan; perhitungannya adalah jumlah produksi telur hari tertentu dibagi jumlah ayam yang dikandangkan awal produksi (jadi jika ada ayam yang mati tidak diperhitungkan, tetap pembaginya adalah jumlah awal ayam yang dimasukan) x 100%, biasa dihitung selama 1 minggu (rata-rata selama 1 minggu).
    4. Egg mash adalah cara menghitung produksi telur harian (HDP) hubungannya dengan berat telur; perhitungannya adalah Hen Day Production x berat telur, biasa dihitung selama 1 minggu (rata-rata selama 1 minggu).
    Jadi jika kita hubungkan dengan peternakan puyuh tinggal mengganti dengan kata puyuh atau quai.
    hen day production = quail day production
    hen housed production = quail housed production
    Demikian itulah yang dapat saya sampaikan, sekian terima kasih.

  2. Assallamuallaikum ..! mohon infonya kepada bapak ujang klau boleh saya tahu di subang mana farm p ujang berada ? sy ingin berkunjung belajar ternak puyuh di perternakan bapak ..! kebetulan saya tinggal di subang ! apakah bapak menyediakan bibit puyuh petelur siap bertelur usia 35 hari (Layer ) juga pakan untuk puyuh, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih..!

  3. MIFTAH FARID, SP.

    wah. Subang mulai ramai oleh para peternak puyuh, kemarinn sdh ada 4 orang dari subang share mengenai perpuyuhan

  4. mau tny ttg henday production. henday production itu kan mghitung jumlah telur dlm suatu populasi.. nah knpa memakai satuan % ?? padahal kalau jumlah telur akn lbih jelas dg satuan butir.. mohon penjelasanya.

    • Terima kasih Sdr. Cecil atas masukan pertanyaannya.
      Saya mengharap barangkali diantara yang melintas ada yang berkenan menjelaskan mengenai hal ini.
      Sebelumnya mungkin hanya sepemahaman jangkauan saya, bahwa saya kira persentase merupakan ukuran standar dari hen day production yang bisa dihitung setelah mengetahui jumlah produksi disebandingkan dengan jumlah populasi. Sehingga dari tiap-tiap populasi yang tentu saja bisa berbeda-beda, ukuran persentase menjadi gambaran produktivitasnya.
      Sementara demikian. Mohon maaf apabila kurang berkenan. Terima kasih.

  5. asLmLKM
    mf,sLm knaL,, sy bLh tau gak tingkatan persentase berteLur puyuh dari mulai bertelur sampai afkir..”?”.

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s