Syarat-syarat yang Diperlukan dalam Beternak Puyuh

Postingan ini merupakan pindahan dari blog lama. Untuk mendukung next post yang sedang dipersiapkan.
– – – – – – – – – – – – – – – – – –

Syarat-syarat dalam memelihara burung puyuh ini bukan merupakan syarat teknis. Namun tidak apa-apa lah sekedar untuk mengetahui. Sebab syarat-syarat non teknis ini hanya rekaan penulis yang jelas tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah apakah ada hubungan antara syarat-syarat ini dengan maju mundurnya usaha budidaya puyuh petelur.

Bagi yang berkeinginan terjun dalam usaha budidaya burung puyuh petelur, sebaiknya memperhatikan syarat-syarat berikut:

Syarat pertama adalah kasih sayang.
Bagaimanapun mereka tetap hewan. Secara logika burung-burung puyuh itu tidak akan mengerti biarpun kita bilang beribu-ribu kata sayang. Apakah sayang itu berbentuk selalu mengelus-elus mereka atau ikut tidur di dalam kandang ?
Bukan sayang seperti itu yang mereka inginkan. Tapi rasa sayang yang diwujudkan dengan memberi perhatian.
Tak kenal maka tak sayang, benar juga untuk diterapkan dalam budidaya beternak burung puyuh. Mengenal apa saja yang burung puyuh butuhkan, kemudian memberi perhatian. Di sini lah ada semacam ikatan batin antara kita dan burung puyuh; bahwa mereka bukan sekedar mesin pencetak uang.

Syarat kedua adalah adalah disiplin.
Seperti halnya beternak ayam pedaging, apabila terlambat memberi pakan biasanya bobot akan menyusut. Demikian juga dengan burung puyuh petelur, terlalu lama terlambat memberi pakan dan minum berarti siap-siap saja akan berkurang jumlah telur yang dikeluarkan.

Syarat ketiga adalah teliti dan cermat.
Ini penting. Dalam satu tingkat kandang ada 100 ekor. Bisa dibayangkan bagaimana mereka berdesak-desakan. Maka ketelitian memeriksa dan mengawasi sangat diperlukan. Adakah yang bertingkah aneh-aneh atau yang kelihatan pucat, lesu, tembolok kosong, atau kepalanya menunduk-nunduk dan muter-muter. Maka sempatkan untuk meneliti kondisi mereka. Dan keluarkan dari dalam kandang apabila ada yang tidak beres atau yang sudah mati.

Syarat keempat adalah jangan terlalu pelupa.
Terutama dalam memberi makan dan minum. Jangan ada yang terlewatkan. Sepele tapi bisa fatal akibatnya.

Syarat ke lima adalah ketekunan.
Saat burung puyuh dalam kondisi baik produksinya tentu kita akan senang dan semangat. Itu juga harus diterapkan apabila datang suatu masa produksi burung puyuh sedang tidak baik. Harus tetap senang.

Syarat keenam adalah menjaga kebersihan dan kenyamanan.
Jangan biarkan begitu banyak orang begitu saja masuk dan berlalu lalang di dalam kandang. Apalagi kalau tidak ada keperluan. Jaga juga untuk menutup mulut saat bersin (apalagi kalau kita lagi flu). Meludah sembarangan sebaiknya tidak di dalam kandang. Barangkali tidak ada pengaruhnya untuk kondisi burung-burung puyuh, tapi tidak ada salahnya toh untuk berhati-hati.

Ada tambahan syarat-syarat yang lain ????

Diambil dari: http://ariefmas.wordpress.com/2009/12/04/syarat-syarat-yang-diperlukan-dalam-budidaya-burung-puyuh-petelur

Iklan

10 responses to “Syarat-syarat yang Diperlukan dalam Beternak Puyuh

  1. Mohon info peternak burung puyuh di sulut yang memiliki puyuh unggul untuk indukan dan petelur.
    Jika ingin memulai usaha berapa jumlah populasi yang ideal?

    • Terima kasih kunjungan dan komentarnya, Bung Felix.
      Mengenai informasi yang Bung Felix inginkan dari daerah Sulawesi Utara, sampai sekarang belum ada masukan.
      Semoga diantara yang melintas dan paham, berkenan berbagi informasi.

      Tentang ideal populasi, saya kira tidak ada ukuran pasti. Terkait dengan pemasaran dan kemampuan pemeliharaan. Juga lebih tergantung kepada modal.

      Sementara demikian sebatas pemahaman saya.

      Terima kasih.

  2. Untuk mas Felik supit

    Jumlah populasi yg ideal memang relatif, kalau boleh bagi pengalaman:
    Pada mulanya mencoba sekitar 50 kemudian tambah 100 dan tambah lagi 200 dan tambah sampai 450 dan alkhamdulillah sekarang bisa membuat bibit sendiri walaupun masih baru belajar

    Memang pada awal agak susah pemasarannya kalau kita hanya 100 atau 200 ekor, tapi untuk yang belum perpengalaman saya kira tidak ada salahnya.

    Katanya untuk bisa mengkakulasi dengan baik minimal 500 ekor, tapi juga tergantung modal yang disiapkan dan untuk awal2 kita harus banyak bersabar untuk bisa memperoleh keuntungan, bahkah kalau perawatan dan makanan kurang baik bisa-bisa buntung, karena pada dasarnya setiap usaha apalagi peternakan keuntungan tidak bisa langsung seperti orang jualan makanan gorengan

    Paling tidak butuh waktu 2 atau 3 tahun baru kita bisa menghayati dan mendalami secara serius, ingat jangan asal-asalan untuk itu modal dan mental serta kesabaran mutlak diperlukan, apalagi berhubungan makhluk hidup kita harus betul-betul memeliharanya dengan penuh kasih sayang sebagaimana merawat diri kita dan keluarga.

    Demikian sedikit pengalaman yang mungkin berguna untuk pembaca yg terpanggil untuk mencerdasakan bangsa dan membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru.

    Selamat mencoba, semoga berhasil

    Salam puyuhjaya yang sudah banyak memberi inspirasi pada saya untuk mengasah dan berusaha untuk bisa menulis.

  3. untuk dibogor dimana saya bisa dapatkan bibit ? thanks

  4. kalau di wanareja cilacap beli bibitnya di mana..? dan satu paket brapa..? makasih.

  5. Saya dari kendari sulawesi tenggara. saya berminat usaha puyuh petelur tapi saya nggak tau mulainya dari mana ?. mohon bantuannya.

  6. Kiira2 berapa modal awal nya untuk memulai berternak puyuh.??

  7. Ass pak… Saya mau nanya agen pakan puyuh pabrik yang terdekat dengan riau daerah mana pak? Apa ada nomor kontak nya? Trims

  8. pa sy mau nanya kalau di Kabupaten bandung Peternkan puyuh daerah mana sy mau belajar berternak dan berminat berternak mohon penjelasannya

  9. selamat siang saya tri wiyono dari pati jawa tengah..
    saya ingin belajar beternak puyuh dengan siapa saya dapat belajar untuk daerah sekitar saya..
    nomor hp saya 08562989700

    mohon bantuannya, saya ucapkan terimakasih…

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s