Penjelasan tentang Pentingnya Penerangan dalam Beternak Burung Puyuh Petelur

Satu hal yang selama ini seolah menjadi salah satu hal pokok dalam beternak burung puyuh petelur. Yaitu penerangan. Bisa bersumber dari cahaya lampu listrik. Seperti dahulu bagaimana peternak senior termasuk ‘meributkan’ hal ini pada waktu awal pembangunan rumah induk.

Di postingan terdahulu, ada yang telah berkenan menuliskan komentar dengan penjelasan ilmiah tentang pentingnya penerangan dalam beternak burung puyuh petelur. Demikian penjelasannya:

Hal lampu or cahaya sangat berpengaruh pada perkembangan follicle puyuh. Intensitas cahaya akan diterima mata and dikirim ke hypotalamus/hypofisa, kemudian dikirim ke ovary.

Ovary akan menterjemahkan dengan menerbit beberapa hormon yakni FSH (Follicle stimulating hormon) dan LH.(Leutinizing Hormon). FSH merangsang pembentukan folikel telur dan LH mematangkannya, kemudian terjadi ovulasi selama kurang lebih 24 jam. Jadi lah sebutir telur. gitu.

Cahaya yang dibutuhkan adalah intensitasnya, dapat diukur luxmeter, sedang lamanya cahaya diperlukan paling tidak 14-16 jam/hari.

Indonesia dengan natural daylight (siang) kurang lebih 12 jam maka diperlukan cahaya tambahan (lampu) sekitar 2- 4 jam/hari.

Kesimpulan:
cahaya tambahan cahaya lampu pokoknya merangsang pembentukan telur secara hormonal gitu.

– – – – – – – – –
*mohon maaf nama sumber yang berkenan berkomentar dan saya jadikan postingan ini belum saya tulis. Tadi kelupaan.
Harap maklum, posting memakai hp agak ribet.
Terima kasih.
Salam.
Puyuh Jaya.

Iklan

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s