Mood Menulis Hilang, Kenapa?

Menulis, suatu aktivitas yang mengasyikkan. Huruf demi huruf, menjadi kata, menjadi rangkaian kalimat yang mempunyai arti. Ada pesan yang disampaikan, atau curhat ungkapan perasaan.

Bukan sekedar jari-jari yang bergerak. Ada pikiran dan perasaan tercurah di sana. Penyaksian, pendapat, juga isi hati.
Banyak hal bisa ditulis: pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, pendapat, dan lain-lain. Dunia kata yang tidak ada habis-habisnya. Mengalir setiap waktu.
Namun ada saat, macet untuk menulis. Mood hilang. Kenapa?

Dari yang beberapa kali menimpa saya, kemacetan tersebut antara lain:

1. Kesibukan.

Jika seperti halnya saya pribadi, menulis adalah kesenangan. Berpijak dari dahulu menulis di buku harian, berlanjut menulis di blog. Sebagai peternak yang menangani sendiri, kadang kesenangan menulis tidak ada kesempatan. Bisa karena waktu penuh harus mengurusi kandang yang bukan kegiatan rutin. Otomatis mood menulis juga hilang, walaupun ide bersliweran.

2. Sedang tidak ada ide / inspirasi.

Kadang banyak ide bersliweran, tapi biasa juga ada saatnya tidak ada sama sekali. Buntu. Bingung mau nulis apa. Hal ini termasuk yang bikin macet untuk menulis.

3. Perasaan sedang tidak enak.

Banyak yang berpendapat, menulis membutuhkan ketenangan pikiran dan perasaan. Tapi terkadang, perasaan yang sedang tidak nyaman, karena berbagai masalah dalam kehidupan, malah menjadi bahan untuk dituangkan menjadi tulisan. Akan tetapi perasaan yang “mbeseseg”, sering juga bikin mood mau menulis jadi hilang.

4. Tidak ada sarana dan prasarana.

Terutama di sini berbicara tentang menulis di internet. Hp, laptop, pc menjadi sarana utama jari-jari ini menari. Jika tidak ada itu semua dan malas coret-coret di kertas, bisa bikin mood menulis juga hilang. Paling lari ke warnet, tapi jika lagi ada biaya tentunya.

Sepertinya masih banyak lagi faktor-faktor yang menyebabkan keinginan menulis jadi hilang. Apabila sedang tidak ada mood menulis, ya istirahat dulu saja. Mudah kan pemecahannya?

Salam menulis.

Iklan

2 responses to “Mood Menulis Hilang, Kenapa?

  1. yang penting tetep semagat…..

    • Trima kasih semangatnya, Bung Raden. Semoga tetap bisa terus menjaga untuk menulis. Jika bicara, akan terbang terbawa angin. Jika menulis, akan menjadi tinggalan yang tersimpan rapi di belantara kata-kata.

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s