Harga Telur Puyuh Turun Per-18 September 2011

Sesuai jadwal biasanya, petugas dari PT hari ini datang mengantar pakan dan mengambil telur, tapi kali ini juga membawa selebaran pengumuman. Setelah tak baca… Hehe, ternyata judulnya “Pengumuman Penurunan Harga Telur”.

Ealah, baru mau mulai bisa berbenah, malah turun. Ya tidak apa-apa. Disyukuri saja. Namanya juga usaha. Naik turun harga itu biasa.

Begini bunyi pengumuman harga telur puyuh pembelian dari PT:

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

“Kepada Yth.
Bapak/Ibu/Saudara Plasma

Dengan hormat,

Setelah beberapa saat kami menjaga dan mempertahankan harga telur di harga yang bagus, akhirnya terkena juga dampak dari animo konsumen di pasar yang cenderung menurunkan harga pasar.
Maka dengan terpaksa kami menurunkan harga telur di plasma sebesar Rp 450 / kg dan berlaku mulai periode 39 Tanggal 18 bulan September 2011, sehingga harga telur tersebut sebagai berikut:

[sensor]

Walaupun ada penurunan harga ini, kami mohon agar plasma tetap menjaga dan meningkatkan loyalitasnya, sebagaimana kami menjaga dan meningkatkan komitmen kami terhadap plasma baik saat harga telur baik maupun harga telur kurang baik.

Yogyakarta, 19 September 2011”

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Turun sebesar Rp 450 per-kg. Produksi telur puyuh tempat saya dalam seikat (900 butir) selalu lebih dari 10 kg. Ambil saja rata-rata minimal 10 kg. Berarti per-ikat turun Rp 4500. 4500/900= Rp 5.

Okelah… Hadapi dengan senyuman, seperti ini 🙂
Semoga saja tradisi dalam bulan akhiran ber.. ber.. ber.. yang biasa masuk harga buruk, tidak berlanjut.

Namanya juga usaha, dik . .
Sudah biasa harga telur puyuh ada naik ada turun.

Iklan

11 responses to “Harga Telur Puyuh Turun Per-18 September 2011

  1. Aku ngikuti terus tulisanmu Mas, maklum emang wes niat gabung jd plasma PT. alasannya simpel mas, “Katanya” (saya tulis karena memang belum mengalami” meski harga telur sedang jelek PT tetap “bersusaha” mengambil. Disini saya liat niatnya PT sudah bagus. Dulu saya pernah ikut pengepul (model spt kemitraan) puyuh yang laen, saat harga bagus ya lancar, saat harga jelek .. lhaa kok gak diambil telurnya … akhire apkir paksa (termasuk yang baru aja naik kandang) … trus kandang puyuhe juga diapkir alias tutup .. hahaha.
    Bagi usaha kan penting cashflow lancar, meski keuntungan agak menurun ya gak masalah (sukur2 jgan lama2). ya moga2 aja PT dapat menemukan pasar2 baru meliat mudahnya beternak puyuh shg bs dibilang “menNjamur”.

    • Terima kasih, Mas Teguh. Sudah menyempatkan berkunjung dan apresiasi.

      Tapi mohon maaf, kadang tidak bisa setiap hari update postingan. Terutama beberapa hari ini.
      Sebenarnya ingin banyak yang ditulis, mulai dari perincian pembesaran puyuh, sampai detil pembuatan kandang. Sayangnya belum diberi kesempatan.

      Atau… Mas Teguh berkenan berbagi tulisan pengalaman di sini? 🙂

      Begitulah pemasaran, Mas. Sayang sekali sampai harus mengapkir yang baru naik kandang. Semoga PT kemitraan selalu diberi kekuatan pemasaran dan mampu semakin mengembangkan omset-nya.
      Sehingga peternak bisa penuh konsentrasi memelihara burung puyuh ternaknya, menjaga kualitas dan loyalitas.

      Tidak apa-apa menjamur, Mas. Inipun dari informasi Pak Sholehuddin, baru terpenuhi 20% kebutuhan telur puyuh nasional. Masih 80% ceruk pemasaran yang belum terjamah.

      Salam semangat, sukses, dan sejahtera selalu untuk Mas Teguh.

  2. KENAPA KITA TIDAK COBA SAJA GABUNG MISAL MEMBUAT PT SENDRI DAN DI SALURKAN KE PASARAN???LUMAYAN KAN SELAIN BISA MENGAJAK SEMUA LAPISAN MASYARAKAT UNTUK BUDIDAYA DAN MENGETAHUI BETAPA BESARNYA GIZI KANDUNGAN YANG TERDAPAT DI TELUR PUYUH… KEMUNGKINAN BULAN DECEMBER SAIA AKAN COBA MENELUSURI PENGEPUL JUGA PT YANG BERGERAK DI BIDANG DALAM PENGUMPULAN DAN PEMASARAN TELUR PUYUH, SAIA MEMPUNYAI FORMULA ATAU TEROBOSAN BAGUS UNTUK BISA MENAIKAN LAGI HARGA PASARAN TELUR PUYUH DITUNGGU AJA BERITA BERIKUTNYA YAH SOBBAT SEMUA….

    • gembira sekali mendengannya, sudah lama saya tulis komentar di blog mas arief ini, agar para peternak kecil bergabung, misal dalam bentuk paguyuban, koperasi, atau apalah namanya, agar ada koordinasi mengenai pemasaran telur, terlebih ketika musim seret kayak gini, hasil panen telur bisa kita lempat ke daerah luar jawa yg masih butuh banyak sekali pasokan telur puyuh, saya dukung apresiasinya sodara ISAAC

    • Usulan yang mantap dari Bung Isaac. Kita menunggu perkembangannya. Berharap bisa menjadi solusi, terobosan tersendiri dalam hal pemasaran telur puyuh.
      Tentu pelaku-pelaku perpuyuhan bisa menyikapi dengan bijaksana untuk kemajuan bersama.
      Beberapa pemberitaan media online seperti halnya Kompas, sudah memberitakan mengenai manfaat telur puyuh, juga mengenai kandungan kolesterol dalam telur puyuh bukanlah kolesterol jahat. Semoga pemberitaan-pemberitaan dengan dasar ilmu pemahaman mengenai kolesterol, bisa ikut mendongkrak konsumsi telur puyuh.

      Kita tunggu perkembangannya.
      Terima kasih telah berkenan apresiasi.

      Salam.

  3. innalloha ma’asshobiriin…
    apa yg terjadi bila orang yang kecil ini terlanjur modal uang hangat..
    sanggupkah untk melanjutkan dengan mengangsur bunga yang tramat tinggi.. smp kpn keburukan ini hrs brhr..
    maksud hati ingin memper baiki nasip..
    namun apalah daya sudah jatuh tertimpa tangga.
    sangat menyakitkan bila smua ini hanya permainan para pengepul.

    • Innallaha maashobirin.

      Semoga juga kita termasuk orang-orang yang diberi keselamatan.
      Mudah-mudahan bukan permainan pengepul, Mas. Tapi memang kondisi pasar yang demikian.
      Semoga keadaan pulih kembali. Bisa menunjang permodalan yang bagaimanapun.

      Salam bahagia.

  4. SANGAT MENARIK BILA SEANDAINYA BERHASIL BUDI DAYA BURUNG PUYUH … MESKIPUN AGAK RUMIT DIKIT TAPI KAYANYA MEWNYENANGKAN HA HA HAAA….

  5. Pokonya tertarik , sehingga ingin mencoba tapi sayang belum tau caranya .. tatanganya ga begitu susah kali

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s