Demi Tugas Mengajar, Seorang Dosen Berlaku Seperti Maling

Kisah lucu, konyol, unik, dan nyentrik ini sama sekali tidak ada maksud menertawai, sebab bagi saya kejadian ini bukankah hal yang memalukan. Siapa tau malah ada yang bisa dipetik sebagai keteladanan.

Kisah cerita yang tercecer, kegigihan mengajar seorang dosen di tempo doeloe. Walaupun bisa juga, kegigihan yang berbalut kenyentrikan dan keunikan sang dosen.
Tentu saja cerita ini cerita tempo dulu, terjadi sekitar tahun 1964. Benar-benar tempo dulu kan??

Kejadiannya di kota Y. Tepatnya di sebuah kampus kuno, fakultas kedokteran di daerah Mkbmn.

Di fakultas tersebut ada seorang dosen pengajar mata kuliah fisika, sebut saja dosen Mg. Saya tidak paham tentang fakultas kedokteran, kok ada mata kuliah fisika-nya ya..? Waktu itu dosen Mg memang masih insinyur, hingga akhirnya menjadi profesor. ( Semoga damai dengan berbagai amal kebaikan beliau ).

Sebenarnya beliau bukan dosen killer. Tapi kenyentrikan dan berpaduannya dengan rasa pengabdian mengajar, menimbulkan ide keusilan beberapa mahasiswa yang iseng ( dan nakal ).

Pada waktu akan memasuki jadwal kuliah dosen Mg, beberapa mahasiswa mengunci pintu ruang kuliah. Entah apa maksud dari keusilan itu. Mungkin biar mata kuliahnya kosong atau bagaimana, tidak jelas dalam cerita.

Namun ada yang terlupa, dan sama sekali tidak disangka-sangka. Jendelanya lupa tidak dikunci. Ini dia . . .

Sampai tiba waktu mengajar, dosen Mg datang. Membuka pintu yang tertutup. Tapi tidak bisa. Namanya juga dikunci ya tidak bisa dibuka.
Kemudian dosen Mg melihat jendela ruang kuliah yang terbuka. Maklumlah bangunan kampus di daerah Mkbmn waktu itu tidak tinggi.

Dengan tenang dan santai, dosen Mg menghampiri jendela yang tidak dikunci, kemudian melompat masuk ke dalam ruang kuliah. Seperti tidak terjadi apa-apa, dosen Mg mengajar seperti biasa. Bahkan marahpun tidak. Luar biasa . . Benar-benar tidak mengenal rintangan.

Melompat jendela, seperti maling, demi sebuah tugas dan pengabdian: mengajar.

artikel ini saya publish juga di Kompasiana.

Iklan

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s