Planet Kenthir, Tulisan Sampah. Benarkah???

Bahasa Jawanya Kenthir, bahasa indonesianya Gila. Edan. Sama dengan edannya Planet Kenthir dengan tulisan-tulisannya yang juga kenthir. Tulisan edan. Tulisan sinting. Hahaha… Bikin paragraf pertama kok susah mau mengungkapkan maksud kekenthiran tulisan-tulisan di Planet Kenthir. Sebuah planet yang mengorbit di galaksi Kompasiana.

Baiklah, paragraf pertama anggap saja paragraf kenthir. Maksudnya bingung mau mengungkapkan kekenthiran tulisan-tulisan kentir. Menginjak saja pada paragraf ketiga. Paragraf yang tidak terkontaminasi kentirnya Planet Kenthir.

Membaca tulisan-tulisan produksi Planet Kenthir, barangkali ada yang tidak suka. Nasehat saya, bagi yang bermodalkan tidak suka, lebih baik jangan baca.
Sebab tulisan-tulisan dari Planet Kenthir bagi yang tidak suka akan dianggap memuakkan, menyebalkan, atau mungkin menjijikkan. Silahkan mau menganggap apa.

Oiya, sebenarnya perlu saya garisbawahi dulu, bahwa saya tulis menilai Planet Kenthir atau Planet Kentir ini sebagai pembaca, penikmat, pelahap dari berbagai tulisan yang melintas memenuhi hiruk pikuk dunia maya.
Lalu kenapa tulisan yang membahas tentang Planet Kenthir ini saya sematkan di kategori Tentang Menulis? Bukan saya akan meresensi atau menganalisa. Hanya sedikit menilai saja dari sudut pandang pembaca, dengan dasar penilaian “tentang menulis”.

Tulisan di Planet Kenthir bergenre humor. Sesuai dengan rubrik di Kompasiana, yaitu rubrik hiburan. Biarpun kadang dimasukkan juga dalam rubrik-rubrik serius, tidak apa-apa, namanya juga kenthir. Lalu bagaimana jika ada yang menganggap tulisan Planet Kenthir sebagai tulisan sampah? Arti sampah identik dengan tidak berguna. Mungkin sampah ada gunanya, tapi perlu daur ulang.
Bagaimana juga tentang tulisan humor?
Akan kita bahas satu persatu.

Planet Kenthir Tulisan Sampah.

Benarkah?

Membahas dari sudut pandang pembaca dan penikmat tulisan di layar internet, bagi saya, tidak ada tulisan sampah. Semua tulisan itu mempunyai nilai. Dan berharga. Sebagai pembaca, saya akan mencoba melihat dapur dan bagaimana meraciknya sampai menyuguhkan jadi hidangan berbentuk tulisan.

Jadi, bagi saya tulisan ( dan juga gambar-gambar foto) di Planet Kenthir bukanlah sampah, dengan pertimbangan sebagai berikut:

1. Menulis membutuhkan kemampuan olah kata yang berasal dari olah pikir dan olah rasa.

Kemampuan tersebut bisa dari bakat yang diasah, tapi bisa juga dari kurang bakat tapi terus dilatih. Tentu kemampuan atau keahlian dari orang per-orang ada harganya. Apa yang anda bisa, saya belum tentu bisa, demikian pula sebaliknya.

2. Membutuhkan kreatifitas.

Kreatifitas seni merangkai kata menjadi sebentuk artikel humor seperti di planet Kenthir adalah hasil kreasi yang luar biasa. Kreatifitas sangatlah berharga.

3. Membutuhkan waktu dan tenaga.

Ada waktu ada uang. Ada tenaga ada biaya. Tapi tulisan menghibur di Planet Kenthir, bisa kita dapatkan dengan cuma-cuma. Tidak perlu membeli buku dengan mengeluarkan biaya, kita sudah mendapatkan hiburan yang sedemikian rupa.

4. Bermanfaat sebagai hiburan.

Kita butuh hiburan. Di sela rutinitas dan kesibukan serta permasalahan sehari-hari, perlu sejenak melepaskan otot-otot pikiran untuk relaksasi. Bukan berarti penulis-penulis di Planet Kenthir adalah orang-orang iseng, apa kita tau dibalik tulisan kenthirnya, mereka adalah orang-orang yang sebagian besar waktu mengerutkan kening di depan pekerjaan serius yang menumpuk.

Kesimpulannya, Planet Kenthir bukan tulisan sampah.

Tulisan Humor Bisa Bermakna Serius.

Sindiran. Satire. Atau apapun namanya, bisa dikemas dalam sebuah tulisan humor. Jika suatu masalah serius tentang peristiwa, baik politik, pemerintahan, skandal korupsi, atau apapun juga, dikemas dalam tulisan humor, hati-hati saja. Banyak makna, pesan, atau bahkan tuntutan terkandung di dalamnya. Begitu juga dengan tulisan di Planet Kenthir, tidak menutup kemungkinan seperti itu.

Dengan humor, banyak sekat dan batas-batas formil menjadi semu.
Dengan humor, mari kita hidupkan dunia.
Menjalani kehidupan tetap dengan serius, tapi adakalanya perlu selingan untuk santai.

Salam humor.

Ini salah satu contoh artikel humor versi Planet Kenthir: Klick Andy Pindah Tayang ke K-Tv

Iklan

10 responses to “Planet Kenthir, Tulisan Sampah. Benarkah???

  1. wkwkwkwkwkwkw… diposting di kompasiana dunk mas Arif
    Opini netral dari seorang juragan puyuh… mantap
    http://planet-kenthir.tk

    • Hwahahaha…. Ini Bang Wepe atau Bang Gebe ya 😀

      Komentarnya masuk spam. 😀

      Tulis di sini saja. Bebas gangguan jiwa, bebas kontaminasi kenthir 😀 😀 😀

      Bukan juragan 😮
      Tapi peternak 😀

  2. wkkkkkkkkk…. iseng-iseng berselancar di abah google, nyasar kemari wkkkkkkkkk

    Ini Planet Kenthir bukan yak wkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk Salam Mas Arief Juragan Puyuh…. sukses ndoke wkkkkk

    • Hahahahaha…. Om Wepe kesasar juga di gubug reot ini…. Jauh dari megah, dibanding Kompasiana….

      Makasih udah mampir. Tidak minum dulu???
      😀 😀 😀 😀 😀

      😀 😀 😀 😀 😀

      😀 😀 😀 😀 😀

  3. wakakakakakakaka di sini kok ada crot crotan jugak; namanya saja Kenthir ya harus nrima bila orang baca bilang kenthir betulan

    • Hwahahaha… Ini kontaminasi dari Kompasiana 😀 😀
      Siap menerima resiko terkenthirisasi . . Mereka hebat-hebat nulis ceritanya.
      Makasih banget sampai belok ke sini crot-crotan juga.
      Hwahahaha…

  4. wkwkwkwkwkkw…. opini netral yg mantaaaaaabbbbbbbbbbbb 34B
    sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa 😆
    Blognya jg keren… sukses terus pa Arif
    Salam
    ^_^

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s