Tag Archives: puyuh

Kualitas Pakan Puyuh = Kualitas Telur Puyuh

Kualitas pakan puyuh yang bagus, akan menghasilkan telur puyuh yang bagus juga.

Demikian salah satu kesimpulan yang saya dapat, selama ini beternak puyuh. Pakan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas telur puyuh.

Sebelum membahas lebih lanjut, sebagai peternak puyuh plasma dalam kemitraan, saya belum pernah memakai bermacam-macam merk pakan puyuh. Sehingga mana pakan puyuh yang paling bagus untuk menghasilkan telur puyuh yang bagus, saya tidak paham.
Baca lebih lanjut

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Terima Kasih]

Lebih dari satu tahun tidak ngeblog. Bahkan tidak internetan. Membuka dan ingin aktif lagi pada bulan Juli yang lalu, terasa suasananya berbeda dengan satu tahun yang lalu. Ah, saya pikir karena blog lawas masih kena masalah, ada yang memblokir, karena pernah ada postingan yang menyinggung rasisme.
Dengan pertimbangan itu pula, lantas saya bikin blog puyuh jaya ini. Siapa tau suasananya akan seperti dulu lagi.

Setelah beberapa waktu berjalan. Ternyata masih sama. Wah, perlu introspeksi nih. Mungkin dalam penyampaian via tulisan, kurang “menggigit”. Atau saya kurang blog walking?

Sebenarnya apa yang saya maksud dengan suasana berbeda ini? Baca lebih lanjut

Kondisi Sedang Prihatin, Burung Puyuh Jangan Diajak Prihatin ya…..!!!

Keuangan. Ya, masalah keuangan yang saya maksud dengan kondisi prihatin dalam postingan ini. Tentu saja khususnya pada para saudara peternak burung puyuh petelur. Lebih khusus lagi, yang kondisi keuangannya sedang tertimpa prihatin.

Lho, peternak puyuh kok bisa sampai prihatin?

Ya bisa saja toh… Dengan penghasilan dari ternak yang sebenarnya terbilang cukup lumayan, tetap tidak bisa lepas jika memang sedang dilanda kondisi prihatin. Banyak faktor bisa mempengaruhi kondisi moneter pribadi. Baca lebih lanjut

Mengenal Beberapa Cara atau Teknik Pembesaran DOQ Bibit Puyuh Petelur

Sudah lama saya ingin posting hal ini, mengenai mengenal beberapa teknik cara pembesaran DOQ bibit puyuh petelur. Tetapi menunggu mendapatkan gambar-gambar dari masing-masing teknik tersebut, belum ada juga. Jika ada peternak yang sedang pembesaran dengan salah satu teknik, kebetulan saya yang tidak bisa. Sampai puyuhnya sudah besar, belum juga mengambil gambarnya.

Akhirnya tetap saya posting juga sekarang, tanpa gambar-gambar contoh. Mungkin menyusul saja, sekalian menceritakan detil-detilnya. Baca lebih lanjut

Jangan Rusuh… Peternak Puyuh Bisa Mengeluh

Kriwikan iso dadi grojokan, letupan kecil bisa jadi ledakan besar kerusuhan dimana-mana. Yang penting dho eling lan waspada. Jangan terpancing kerusuhan. Bisa-bisa malah repot semua.

Bom Cirebon, kerusuhan Ambon, tawuran pelajar, dan yang akhir-akhir ini Bom Solo. Semoga sumpet, tidak merembet yang berujung rusuh. Bisa-bisa bikin peternak puyuh mengeluh. Lho kok bisa? Apa hubungannya? Baca lebih lanjut

Masih ijo tentang Puyuh kok Nulis tentang Puyuh

Kadang saya juga heran sendiri. Masih ijo tentang puyuh, kok beraninya nulis tentang puyuh. Iya kalo bagus dan membawa kemanfaatan, dalam rangka berbagi. Tapi kalo yang ditulis ternyata membawa akibat tidak baik, bisa-bisa malah mudharat ya . . .

Semuanya hanya didasari dari hasrat menulis. Itu saja. Menulis tentang puyuh juga karena ingin menuliskan apa yang telah saya alami dan sedikit tau. Walau lebih sering menjadi tau setelah ada yang berkomentar.
Yang jelas semakin menyadari, ternyata sangat lebih banyak lagi yang saya tidak tau. Baca lebih lanjut

Cara Meningkatkan Kualitas Bobot Telur Puyuh

Apabila ada yang bertanya, kenapa bobot telur puyuh piaraan saya dalam 1 ikat (900 butir) selalu di atas 10 kg, bahkan mencapai 10,70 kg? Bagaimana caranya?
Tentu saya akan menjawab: tidak tau pasti. Bukan berarti merahasiakan informasi. Jika saya tau pasti, jelas saya akan berbagi.

Karena itu, sebenarnya agak ragu mau memposting tentang meningkatkan kualitas bobot telur puyuh. Sampai sekarangpun rasanya masih belum pasti, apa yang paling menentukan hal tersebut. Walaupun seperti yang sudah-sudah, asalkan umur puyuh di atas 3 bulan, paling lambat 4 bulan, bobot telur sudah bagus. Antara lain ditandai, dalam 900 butir, bobotnya selalu di atas 10 kg. Sampai puyuh bahkan mencapai usia satu tahun, bobot telurnya masih stabil berat.
Baca lebih lanjut

Pilih Mana ? Peternak Puyuh Kemitraan atau Mandiri ?

Secara garis besar, peternak puyuh petelur terbagi atas dua, yaitu peternak puyuh yang terikat dalam kemitraan dan peternak puyuh yang mandiri.

Peternak puyuh yang terikat dalam kemitraan biasa disebut juga dengan peternak plasma. Sedangkan perusahaan yang membina peternak plasma biasa disebut juga dengan inti plasma. Di dalam ikatan kemitraan tersebut peternak plasma diharuskan mengikuti peraturan-peraturan atau pun standar yang digariskan oleh PT kemitraan yang bersangkutan. Sejak mulai dari bibit puyuh sampai pemasaran, sejak dari penataan telur sampai apkiran burung puyuh.

Sedangkan peternak puyuh mandiri adalah peternak puyuh yang mengelola sendiri usaha ternaknya. Ada yang total mulai dari pembibitan sampai pengapkiran, namun banyak juga yang bibitnya ambil dari peternak lain. Pengelolaannya tentu saja mulai dari pengadaan pakan sampai penjualan telur dilakukan sendiri.

Pilih mana menjadi peternak kemitraan atau menjadi peternak mandiri. Baca lebih lanjut

Gunung Kidul Bersiap Menjadi Kabupaten Sentra Puyuh

Barangkali banyak yang tidak tahu keberadaan kabupaten Gunung Kidul. Kabupaten yang terletak dalam wewengkon provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Hadiningrat terletak di bagian selatan pulau Jawa. Garis batas selatan berupa jejeran pantai-pantai yang sangat indah dan mempesona. Namun sebagai pegunungan karst dengan bukit-bukit kapurnya, Gunung Kidul juga banyak dikenal sebagai kabupaten kering alias kekurangan air. Jika musim kemarau tiba, seringkali beberapa warga menjual ternaknya untuk membeli air.
Tapi itu dulu. Sekarang dengan adanya PDAM, sudah banyak daerah yang masuk jangkauan pipa dan teraliri air. Biarpun begitu, ya masih banyak juga yang belum mendapat jatah meteran PAM, bisa karena pipanya sudah rusak atau dirusak :)

Sebagai daerah yang sebenarnya kaya air, karena di bawah tanah banyak mengalir sungai-sungai dan bahkan ada telaga bawah tanah, namun belum bisa semua dioptimalkan untuk diangkat ke permukaan tanah. Karena itu ya tetep saja boleh dibilang Gunung Kidul sebagai daerah kering yang relatif sulit airnya.

Mengherankan.

Ada satu hal yang mengherankan dari daerah yang tandus dan banyak wilayah termasuk lahan kritis ini. Yaitu banyaknya peternak unggas. Daerah sulit air kok beternak unggas ? Baca lebih lanjut

Beternak Puyuh : Sebaiknya Mulai dari Bibit Umur 1 Hari atau yang Siap Telur ?

Kepinginnya sih posting posting dan terus posting. Tentu untuk mengisi blog ini berbagai cerita mengenai puyuh dari A sampai Z, dari cerita global sampai yang mendetil. Tapi waktu dan kesempatan juga lah yang beberapa waktu akhir ini lumayan membatasi. Padahal sebenarnya banyak dan sangat banyak sekali yang ngendon di pikiran ingin secepatnya ditulis. Tidak mengapa lah, saktekane wae . .

Pada postingan kali ini ingin saya membahas mengenai memulai beternak puyuh, sebaiknya dari sejak DOQ bibit puyuh umur 1 hari atau yang sudah siap bertelur ? Sebenarnya ada satu lagi, yaitu yang sudah siap naik kandang (umur sekitar 25 – hari ). Tapi ditekankan pada yang dua itu saja.

Agar lebih memperjelas pembahasan, di sini terbagi atas KEKURANGAN dan KELEBIHAN dari keduanya. Baca lebih lanjut