Arsip Tag: analisa kandungan nutrisi

Analisa Kandungan Nutrisi jika Pakan Puyuh Buatan Pabrik Dicampur Dedak Halus / Bekatul dan Jagung Giling

Mencampur pakan puyuh pabrikan dengan bahan alternatif seperti bekatul / dedak halus sudah biasa dilakukan beberapa atau peternak. Tentu tujuannya adalah menekan biaya pakan. Yang mana harga pakan pabrikan lebih sering tidak mau turun walaupun harga telur puyuh sedang turun. Selain untuk menekan biaya pakan pada saat harga telur puyuh sedang drop, di saat harga telur puyuh sedang tinggi pun, mencampur pakan puyuh buatan pabrik pun ada atau banyak dilakukan. Yang terakhir ini, tujuannya untuk meningkatkan keuntungan.
Sebab bahan-bahan alternatif untuk mencampur tersebut memang lebih murah daripada pakan puyuh pabrikan.

Namun apa akibatnya? Biasa kualitas telur juga lebih buruk (mungkinkah ada yang luar biasa?), selain itu kondisi pada puyuh sendiri juga tidak bagus akibatnya. Kenapa? Nah, berikut ini ada analisa kandungan nutrisi dan akibatnya jika pakan puyuh buatan pabrik dicampur dedak halus / bekatul dan atau jagung giling. Baca lebih lanjut

Pakan Puyuh Merk Malindo: Butirannya Bagus ya?

Dilihat dari basa linggis, crumble itu artinya hancur ya. Tak pikir dulu artinya butiran. Padahal kalau butiran itu pellets ya? Saya kurang paham basa internasional itu. Namun kerap mendengar kata crumble setiap kali dalam penyuluhan menyinggung masalah pakan. Bahkan konon ceritanya, alat crumble untuk pembuatan pakan puyuh ini harganya ratusan juta. Mungkin sekarang sudah hitungan milyar, atau sesuai dengan kualitas hasil pengolahan. Entahlah.

Tapi memang butirannya bagus banget ya. Kalau istilah basa jawa mungkin bisa pakai kata rintik-rintik. Kelihatan seragam dan seperti teratur. Tidak brongkal-brongkal. Baca lebih lanjut