<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>[PUYUH JAYA] &#187; Artikel Puyuh</title>
	<atom:link href="http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://puyuhjaya.wordpress.com</link>
	<description>Berlatih bersama.. Belajar bersama.. Mencari.. dan berbagi..</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 May 2013 13:29:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='puyuhjaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/f53379559b505d886e8a2a939aafa899?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>[PUYUH JAYA] &#187; Artikel Puyuh</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://puyuhjaya.wordpress.com/osd.xml" title="[PUYUH JAYA]" />
	<atom:link rel='hub' href='http://puyuhjaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kenaikan Harga BBM dan Harga Telur Puyuh</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/24/kenaikan-harga-bbm-dan-harga-telur-puyuh/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/24/kenaikan-harga-bbm-dan-harga-telur-puyuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 06:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[beternak puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[harga telur puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan harga bbm]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1818</guid>
		<description><![CDATA[Entah wacana atau rencana pasti, namun pemberitaan mengenai gembar gembor kenaikan harga BBM sepatutnya menjadi perhatian juga. Imbasnya tentu pada gerak perekonomian juga. Diantaranya adalah harga telur puyuh. Melihat dari kacamata awam, saya mencoba melihat suasana saja. BBM naik, berarti &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/24/kenaikan-harga-bbm-dan-harga-telur-puyuh/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1818&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bbm-1.jpg"><img src="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bbm-1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Bbm 1" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-1817" /></a></p>
<p>Entah wacana atau rencana pasti, namun pemberitaan mengenai gembar gembor kenaikan harga BBM sepatutnya menjadi perhatian juga. Imbasnya tentu pada gerak perekonomian juga. Diantaranya adalah harga telur puyuh. <span id="more-1818"></span></p>
<p>Melihat dari kacamata awam, saya mencoba melihat suasana saja. BBM naik, berarti otomatis operasional naik. Kunci gerak aktivitas ekonomi khususnya pemasaran telur puyuh, ada pada transportasi. Pengangkutan. Kebutuhan membawa telur puyuh sampai di tempat-tempat pemasaran, harus diangkut. &#8220;Menggunakan BBM&#8221;.</p>
<p>Lantas yang terjadi kemudian adalah rangkaian super besar dari salah satu peristiwa &#8220;kenaikan harga BBM&#8221;. Terpusat pada harga telur puyuh, selain pengangkutan atau transportasi, di sana ada harga pakan puyuh, tuntutan pembayaran tenaga kerja, kebutuhan hidup peternak, dan sederet perilaku ekonomi, semuanya saya kira ikut naik. Lalu harga telur puyuh? Harusnya juga ikut naik. Menaikkan persentase keuntungan beternak puyuh untuk menyeimbangkan dengan berbagai kebutuhan hidup secara umum dan khususnya yang terkait dengan mobilitas telur puyuh itu sendiri.</p>
<p>Apakah setelah kenaikan harga BBM akan diikuti dengan kenaikan penghasilan masyarakat secara umum?</p>
<p>Pendapatan perkapita secara umum masyarakat konsumen saya kira akan berimbas pada penjualan telur puyuh. Sedangkan selama ini telur puyuh seolah masih jauh dari golongan sembilan bahan pokok. Bahkan mungkin sebagian masyarakat konsumen menganggap telur puyuh sebagai kebutuhan pangan yang termasuk mewah. Nah&#8230;</p>
<p>Apabila secara umum pendapatan perkapita atau penghasilan masyarakat konsumen tidak ada kenaikan yang mampu menyeimbangkan dengan naiknya harga-harga, ada dimungkinkan kebutuhan akan telur puyuh masih tersisihkan oleh kebutuhan yang pokok lainnya.<br />
Tapi jika harga telur puyuh tidak naik, tentu banyak yang kelabakan juga.</p>
<p>Okelah&#8230; Bagaimana nanti mekanisme pasar saja yang bicara. Saya tidak paham masalah perekonomian. Yang jelas sebagai rakyat Indonesia, sepertinya sudah terbiasa dengan kejutan-kejutan apapun dari hasil kebijaksanaan para pemimpin-pemimpin bangsa. Kita adaptatif dan tahan banting. Dari masa ke masa.</p>
<p>Salam semangat Indonesia.<br />
Kerja kerja kerja . . .</p>
<p><a href="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bbm-2.jpg"><img src="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bbm-2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Bbm 2" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-1816" /></a></p>
<p>Artikel Terkait:</p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/16/beternak-puyuh-itu-mudah-tapi-pemasaran-telur-puyuh-yang-kadang-bisa-bikin-susah">Beternak Puyuh itu Mudah, tapi Pemasaran Telur Puyuh yang Kadang bisa Bikin Susah</a></p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/12/21/panduan-beternak-puyuh-survey-pakan-dan-peluang-pemasaran-telur-puyuh">Panduan Beternak Puyuh &#8211; Survey Pakan dan Peluang Pemasaran Telur Puyuh</a></p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/12/07/ketika-harga-telur-puyuh-dihadapkan-harga-pakan-puyuh/">Ketika Harga Telur Puyuh Dihadapkan Harga Pakan Puyuh</a></p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/12/03/harga-emas-dan-harga-lemas-telur-puyuh-bagaimana-peternak-menyikapi/">Harga Emas dan Harga Lemas Telur Puyuh, Bagaimana Peternak Menyikapi</a></p>
<p>*gambar diambil dari foto siaran TV ONE</p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1818&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/24/kenaikan-harga-bbm-dan-harga-telur-puyuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bbm-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bbm 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bbm-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bbm 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pakan Stater tidak Perlu Dihemat Ketika Masa Pembesaran DOQ Bibit Puyuh Petelur</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/23/pakan-stater-tidak-perlu-dihemat-ketika-masa-pembesaran-doq-bibit-puyuh-petelur/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/23/pakan-stater-tidak-perlu-dihemat-ketika-masa-pembesaran-doq-bibit-puyuh-petelur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 07:59:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Beternak Puyuh Petelur]]></category>
		<category><![CDATA[bibit puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[doq]]></category>
		<category><![CDATA[masa pembesaran puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[pakan puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[pakan stater]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh petelur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1807</guid>
		<description><![CDATA[Pernah saya menemui teman peternak yang demikian membatasi jatah pakan pada saat pembesaran DOQ bibit puyuh petelur. Mungkin dimaksudkan untuk penghematan agar tidak terlalu banyak menghabiskan pakan stater sampai saatnya nanti naik kandang. Dengan berbagai pertimbangan, menurut saya, hal tersebut &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/23/pakan-stater-tidak-perlu-dihemat-ketika-masa-pembesaran-doq-bibit-puyuh-petelur/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1807&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bibit-puyuh-1-hari.jpg"><img src="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bibit-puyuh-1-hari.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Bibit puyuh 1 hari" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-1809" /></a></p>
<p>Pernah saya menemui teman peternak yang demikian membatasi jatah pakan pada saat pembesaran DOQ bibit puyuh petelur. Mungkin dimaksudkan untuk penghematan agar tidak terlalu banyak menghabiskan pakan stater sampai saatnya nanti naik kandang.<br />
Dengan berbagai pertimbangan, menurut saya, hal tersebut merupakan perlakuan yang tidak perlu. Bahkan bisa-bisa malah merugikan. Kenapa? <span id="more-1807"></span></p>
<p>Ibarat sebuah bangunan, masa pembesaran DOQ bibit puyuh petelur merupakan masa penyusunan pondasi. Semaksimal sebaik mungkin perlakuan pada masa pembesaran dengan pakan stater, akan menghasilkan bangunan puyuh yang berkualitas maksimal juga sesuai standarnya. Untuk lebih jelasnya mungkin perlu saya sampaikan dengan poin-poin pertimbangan dalam cakupan pembesaran DOQ bibit puyuh petelur sebagai berikut:</p>
<p><strong>1. Pakan stater sesuai dengan kandungan nutrisi yang dibutuhkan selama masa pembesaran bibit puyuh petelur.</strong></p>
<p>Para pakar nutrisi dalam pembuatan pakan puyuh tentu sudah memperhatikan apa yang dibutuhkan puyuh pada masa pembesaran. Untuk itu saya kira kurang bagus apabila menambahkan alternatif bahan pakan yang berakibat kurangnya kandungan nutrisi sesuai kebutuhan masa pembesaran.</p>
<p><strong>2. Jatah pakan standar puyuh pada masa pembesaran DOQ.</strong></p>
<p>Seperti yang telah disampaikan pada saat penyuluhan, standar pemberian pakan pada masa pembesaran untuk populasi 1000 ekor DOQ bibit puyuh petelur adalah 6 sak (3 kuintal / 300 kg).<br />
Mungkin bisa disinkronkan dengan patokan 715 gram per-ekor DOQ?</p>
<p><strong>3. Penghematan pakan stater pada DOQ bibit puyuh tidak perlu.</strong></p>
<p>Poin ke-3 ini adalah kesimpulannya. Tidak perlu menghemat pakan stater pada masa pembesaran DOQ bibit puyuh petelur. Apa keuntungannya? Tidak ada. Karena biar dihematpun, si puyuh belum bertelur. Alias belum ada hasil telurnya. Malahan bisa berakibat pertumbuhan menjadi terhambat. Ke depannya juga si puyuh bisa tidak maksimal dalam produktivitas maupun kesehatan.</p>
<p><strong>4. Menjaga masak kelamin dan masak tubuh puyuh petelur.</strong></p>
<p>Dalam masa pembesaran DOQ bibit puyuh petelur, ada dua macam yang dibangun dalam pertumbuhannya. Seperti yang sudah-sudah telah dijelaskan oleh beliau-beliau pakar puyuh. Bahwa ada masak kelamin sampai umuran 40 hari, dan masak tubuh sampai umuran 60 hari. Kedua hal tersebut yang dibangun sampai pada saatnya nanti maksimal si puyuh petelur dalam berproduksi.</p>
<p>Terima kasih telah menyimak.<br />
Salam.<br />
[Puyuh Jaya]</p>
<p>=====</p>
<p>Artikel Terkait:</p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/05/panduan-beternak-puyuh-pembesaran-doq-bibit-puyuh-petelur/">Panduan Beternak Puyuh &#8211; Pembesaran DOQ &#8211; 1</a></p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/03/puyuh-satu-angkatan-kok-awal-mulai-bertelurnya-tidak-serempak-ya/">Puyuh Seangkatan Kok Awal Mulai Bertelurnya Tidak Serempak ya?</a></p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/05/panduan-beternak-puyuh-pembesaran-doq-bibit-puyuh-petelur-2/">Panduan Beternak Puyuh &#8211; Pembesaran DOQ &#8211; 2</a></p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/05/sejarah-puyuh-di-indonesia-dan-sedikit-tentang-persilangan/">Sekilas Sejarah Puyuh di Indonesia dan Sedikit tentang Persilangan</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>, <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/cara-beternak-puyuh-petelur/'>Cara Beternak Puyuh Petelur</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1807&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/23/pakan-stater-tidak-perlu-dihemat-ketika-masa-pembesaran-doq-bibit-puyuh-petelur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bibit-puyuh-1-hari.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bibit puyuh 1 hari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beternak Puyuh</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/14/yang-perlu-diperhatikan-sebelum-beternak-puyuh/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/14/yang-perlu-diperhatikan-sebelum-beternak-puyuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 16:29:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Komentar]]></category>
		<category><![CDATA[beternak puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[faktor]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum beternak puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1773</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Bp. Puyuh Jepang Punten PUYUH JAYA. mungkin saya ada saran sedikit. kalau bapak ada minat berternak puyuh perlu diperhatikan banyak faktor. apalagi sistem bagi hasil artinya kita mencari mitra yang amanah. 1. ketersediaan bibit yang berkualitas (bibit mahal bukan &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/14/yang-perlu-diperhatikan-sebelum-beternak-puyuh/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1773&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Bp. Puyuh Jepang</p>
<p>Punten PUYUH JAYA.<br />
mungkin saya ada saran sedikit. kalau bapak ada minat berternak puyuh perlu diperhatikan banyak faktor. apalagi sistem bagi hasil artinya kita mencari mitra yang amanah.<span id="more-1773"></span></p>
<p>1. ketersediaan bibit yang berkualitas (bibit mahal bukan jaminan, saran harga pasaran saat ini sktr Rp 6000- Rp7500 per ekor.</p>
<p>2. ketersedian pakan secara kualitas dan kuantitas, mungkin dekat dengan pabrik pakan atau sumber bahan baku pakan</p>
<p>3. ketersediaan pemasaran, mungkin lokasi ternak dg pemasaran diusahakan dekat jarak tempuhnya. hal ini penting  karena produk telur puyuh adalah yang mudah rusak. Jabotabek menurut saya adalah penyerapan telur puyuh yang potensial. Kalau perlu  kita adakan ekspor telur puyuh ke timur tengah. Kami sedang memikirkan hal tersebut, kini lagi proses  kelengkapan persyaratan seperti  COO (certificate Of Originale), bebas salmonella, bebas residu antibiotika, grade (bobot) dll.</p>
<p>4. social budaya dan kebijakan pemerintah. Ada daerah tertentu secara social tidak menerima ada nya lokasi peternakan dan ada juga soal kebijakan pemerintah tidak ada ijin mendirikan usaha peternakan.</p>
<p>5. Sumberdaya manusia, didalamnya ada pekerja yang mampu dan mau menjalankan  proses  budidaya, pemilik juga harus mempunyai jiwa kewirausahaan artinya bukan sekedar punya modal terus investasi. Tapi memperhatikan resiko lainnya. Karena di perpuyuhan kalau ada wabah dalam 1 minggu bisa lenyap  uang  ratusan juta. </p>
<p>Sekian pendapat dan saran saya, semoga bermanfaat.</p>
<p>Sumber:<br />
<a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/12/21/panduan-beternak-puyuh-pemantapan/comment-page-1/#comment-1624">http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/12/21/panduan-beternak-puyuh-pemantapan/comment-page-1/#comment-1624</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>, <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/dari-komentar/'>Dari Komentar</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1773&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/14/yang-perlu-diperhatikan-sebelum-beternak-puyuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fungsi Unik Puyuh Jantan dalam Satu Populasi / Koloni</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/11/fungsi-unik-puyuh-jantan-dalam-satu-populasi-koloni/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/11/fungsi-unik-puyuh-jantan-dalam-satu-populasi-koloni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 11:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh jantan]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh petelur]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1758</guid>
		<description><![CDATA[Puyuh jantan dalam suatu populasi budidaya puyuh petelur, biasanya dihilangkan. Selain hanya menambah jatah ransum pakan tanpa produktivitas telur, juga telur yang mengandung embrio hasil dari perkawinan lebih mudah busuk. Karena itu rata-rata peternak setelah kelihatan dan menemukan puyuh jantan, &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/11/fungsi-unik-puyuh-jantan-dalam-satu-populasi-koloni/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1758&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Puyuh jantan dalam suatu populasi budidaya puyuh petelur, biasanya dihilangkan. Selain hanya menambah jatah ransum pakan tanpa produktivitas telur, juga telur yang mengandung embrio hasil dari perkawinan lebih mudah busuk. Karena itu rata-rata peternak setelah kelihatan dan menemukan puyuh jantan, lantas disembelih. <span id="more-1758"></span></p>
<p>Namun ada satu teman peternak yang terus membiarkan saja puyuh jantan dalam satu populasi peliharaan. Satu atau dua ekor saja dalam seribu populasi. Saya kira dulu tujuannya untuk &#8220;memancing&#8221; puyuh betina agar lebih terangsang dalam bertelur dengan suara kicauannya (yang tidak seindah burung cucak rowo atau pun murai batu). Ternyata tidak begitu tujuan temen saya dengan tetap memelihara puyuh jantan. Lantas apa niatnya?</p>
<p>Secara umum kebiasaan beternak puyuh mungkin pendapat teman dengan tetap memelihara puyuh jantan ini mungkin tidak bisa atau malah tidak boleh dijadikan pedoman. Lebih sebagai pendapat pribadi.</p>
<p>Katanya, puyuh jantan bisa menjadi indikator kondisi kesehatan puyuh dalam satu koloni / populasi. Lho?<br />
Iya begitu jelasnya. Jika terdengar suara kicau puyuh jantan, kemudian suara teriak-teriak bersahut-sahutan dari puyuh- puyuh betina sehingga begitu riuhnya, itu berarti kondisi secara umum puyuh-puyuh tersebut sedang nyaman dan riang. Tentu saja kesehatan dan bisa indikasi juga dari produktivitas yang bagus / baik.</p>
<p>Begitu pendapat beliau dengan tetap memelihara puyuh jantan dalam satu koloni / populasi.</p>
<p>Salam semangat</p>
<p>====</p>
<p>Artikel dan Halaman Terkait:</p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/panduan-cara-beternak-puyuh">Panduan Beternak Puyuh</a></p>
<p><a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/10/05/kapan-jadwal-pemberian-pakan-burung-puyuh-petelur-yang-tepat/">Jadwal Pemberian Pakan Puyuh Petelur</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1758&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/11/fungsi-unik-puyuh-jantan-dalam-satu-populasi-koloni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Puyuh di Indonesia dan Sedikit tentang Persilangan</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/05/sejarah-puyuh-di-indonesia-dan-sedikit-tentang-persilangan/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/05/sejarah-puyuh-di-indonesia-dan-sedikit-tentang-persilangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 18:18:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[bibit puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[coturnix]]></category>
		<category><![CDATA[gemak]]></category>
		<category><![CDATA[persilangan]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh lokal]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh petelur]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah puyuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1740</guid>
		<description><![CDATA[Puyuh yg kini diternakan masyarakat Indonesia adalah jenis puyuh jepang (coturnix Japonica) karena berasal dari jepang sejak thn 1907 -1941 (perang dunia II) juga kebanyakan diternakan di daratan asia sbg puyuh petelur, sedang kalau ke eropa sebagai puyuh pedaging. Kalau &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/05/sejarah-puyuh-di-indonesia-dan-sedikit-tentang-persilangan/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1740&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Puyuh yg kini diternakan masyarakat Indonesia adalah jenis puyuh jepang (coturnix Japonica) karena berasal dari jepang sejak thn 1907 -1941 (perang dunia II) juga kebanyakan diternakan di daratan asia sbg puyuh petelur, sedang  kalau ke eropa sebagai puyuh pedaging. <span id="more-1740"></span></p>
<p>Kalau puyuh local/liar tidak diternakan karena produksi telur dan daging rendah karena belum didomistikasi dan pemuliabiakan   (butuh waktu puluhan tahun mendekati sifat produktif spt puyuh jepang)<br />
saya sarankan kalau bapak ingin mempunyai keturunan anak puyuh dan dijadikan untuk budidaya selanjutnya  PERKAWINAN BAPAK TADI jangan diteruskan. itu yg disebut kawin silang dalam (inbreeding). </p>
<p>perkawinan seperti itu akan terjadi rekombinasi gen-gen tertentu, dimana gen yang membawa sifat jelek bertemu dengan gen bersifat yg jelek, bisa gen yg bersifat jelek bertemu dg gen bersifat baik, atau bisa jg gen bersifat bagus bertemu dg gen bersifat bagus (ingat hukum segregasi Mendel). yg terakhir itu (gen bagus ketemu gen bagus) yg kita harapkan, tapi yg pertama  tadi justru yg harus dihindarkan.</p>
<p>Contoh gen yg bagus bersifat kuantitatif (menguntung kita) spt bobot/besar telur, produksi tinggi, daya tahan tubuh (imunogenetik), panjang masa produksi dll. contoh gen jelek adalah kebalikan yg bagus tadi . semua itu dikendalikan oleh gen yg autosomal /somatis (kromosom tubuh). trmasuk warna putih  hasil perkawinan bapak tadi adalah gen-gen resesif saling bertemu.</p>
<p>Sedang warna bulu pd unggas umumnya dikendalikan oleh gen/alel yang terpaut pd kromosom seks, artinya warna bulu (fenotipe) hitam atau coklat tergantung pada susun genotipe kromosom kelaminnya pd puyuh, susun genotipe ZZ adalah jantan kalau ada gen/alel tersangkut pd kromosom Z, misal H=Hitan, maka jadi puyuh jantan hitam, jika gen/alel yg trsangkutny misal h=coklet homozygote jadilah jantan cokelat, gen warna bulu ini bersifat kualitatif. dan berguna pd penentuan jenis kelamin aja. tidak mempengaruhi bobot telur, tinggi produksi, ketahanan terhadap penyakit atau pun lama produksi.</p>
<p>Berbagai hasil penelitian perkawian puyuh yang sama warna bulunya  atau beda warna bulu disebut perkawinan  asortatif positif dan asortatif negative.  Juga tidak mempengaruhi  terhadap bobot telur, jumlah telur, ketahanan terhadap penyakit dll. Yang terpenting bapak Deddi menjaga  jangan sampai terjadi perkawinan keluarga dekat. </p>
<p>Kalau ingin menetaskan cari lah puyuh jantan atau betina  secara silsilah histori bukan dari keturunan dekat.</p>
<p>Sumber: <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/disini-bibit-puyuh/comment-page-3/#comment-996">http://puyuhjaya.wordpress.com/disini-bibit-puyuh/comment-page-3/#comment-996</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>, <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/bibit-puyuh-2/'>Bibit Puyuh</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1740&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/05/sejarah-puyuh-di-indonesia-dan-sedikit-tentang-persilangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memperlambat Awal Puyuh Bertelur Lebih Baik? Lho?</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/02/memperlambat-awal-puyuh-bertelur-lebih-baik-lho/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/02/memperlambat-awal-puyuh-bertelur-lebih-baik-lho/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 14:31:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Beternak Puyuh Petelur]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[awal produksi telur]]></category>
		<category><![CDATA[beternak puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[burung puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[forum diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gema jaya raharja]]></category>
		<category><![CDATA[gjr]]></category>
		<category><![CDATA[hasil produksi]]></category>
		<category><![CDATA[kontroversial]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[telur]]></category>
		<category><![CDATA[telur puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[thread forum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1735</guid>
		<description><![CDATA[Teknik beternak burung puyuh petelur yang spektakuler, aneh, mungkin juga nyleneh, atau malah kontroversial, tidak seperti umumnya. Begitu selintasan saya berpikir manakala para pakar dan master budidaya puyuh berbagi pengalaman beliau-beliau mengenai teknik memperlambat masa awal bertelur ini. Aneh ya? &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/02/memperlambat-awal-puyuh-bertelur-lebih-baik-lho/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1735&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bertelur-puyuh.jpg"><img src="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bertelur-puyuh.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Bertelur puyuh" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-1734" /></a></p>
<p>Teknik beternak burung puyuh petelur yang spektakuler, aneh, mungkin juga nyleneh, atau malah kontroversial, tidak seperti umumnya. Begitu selintasan saya berpikir manakala para pakar dan master budidaya puyuh berbagi pengalaman beliau-beliau mengenai teknik memperlambat masa awal bertelur ini. Aneh ya? Biasanya ingin &#8220;lebih cepat lebih baik&#8221; dalam bertelur, teknik ini malah sebaliknya: lebih lambat lebih baik, sampai batas waktu tertentu untuk si puyuh mengawali produksinya.<span id="more-1735"></span></p>
<p>Dalam sebuah thread di forum diskusi grup peternak puyuh Gema&#8217; Jaya Raharja (GJR) di Facebook, pembahasan ini cukup menarik. Dengan segenap keterbatasan saya dalam perpuyuhan, mencoba juga mengikuti topik tersebut, yang ujung-ujungnya membahas tentang hasil produksi yang lebih bagus manakala awal mulai bertelur <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/18/grand-parent-stock-dan-persilangan-untuk-pembibitan-burung-puyuh">burung puyuh</a> diperlambat.</p>
<p>Nah lho&#8230; Bingung ya? Sama kalau begitu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Berani mencoba?</p>
<p>Baiklah, satu demi satu akan saya coba rewrite pendapat-pendapat dan pengalaman beliau-beliau mengenai hal memperlambat masa awal bertelur yang menurut beliau-beliau, itu bisa memperbagus produksi telur puyuh.</p>
<p><strong>Kelebihan perlakuan dalam memelihara puyuh dengan teknik memperlambat masa awal bertelur.</strong> Seperti yang telah disampaikan dalam thread forum tersebut diantaranya adalah: puncak produksi lebih lama, umur produksi juga lebih lama, dan angka kematian bisa ditekan.</p>
<p>POIN 01</p>
<blockquote><p>apakah karena masak kelamin lebih awal (40 hari) dibanding masak tubuh (65 hari), sehingga ada penurunan pada fungsi tubuh &#8211; organ, jaringan, sel, atau juga sistem &#8211; termasuk sistem kekebalan, sebab saya pernah baca sebuah buku karangan Prof. Juju Wahyu, bahwa memperlambat masak kelamin lebih berefek positif terhadap jumlah kematian unggas pada selama masa produksi bisa diperkecil (ivabilitas tinggi), mendapatkan produksi puncak yang lebih lama, dihasilkan bobot telur yang lebih besar dan seragam, menghasilkan fertilitas dan daya tetas yang tinggi.</p>
<p>Namun saya balas bertanya lagi: memperlambat masak kelamin puyuh sampai umur berapa yang ideal? Atau menunggu sampai puyuh berumur 65-70 hari baru boleh bertelur?</p></blockquote>
<p>POIN 02</p>
<blockquote><p>&#8230; bisa saja dilakukan delayed pada masa grower /developer yaitu dengan:<br />
1. pemberian pakan secara terbatas pada kualitas (pengurangan nutrisi tertentu pada pakan) dan kuantitas membatasi pakan pada jumlah tertentu (restricted) dengan target body weight yang ideal.<br />
2. pengaturan lampu (cahaya) yaitu tidak memberikan intensitas cahaya maupun durasinya seperti pada masa layer.<br />
&#8230;&#8230;<br />
mungkin dua tadi pak yang harus dijb yaitu pakan dan cahaya</p></blockquote>
<p>POIN 03</p>
<blockquote><p>Mas Drh. Rochmat Santoso Budi dan Mas Puyuh Jepang, pada prinsipnya managemen awal produksi hampir sama antara puyuh dan layer (horn)&#8230; Penundaan produksi memberi efek positif seperti yang disampaikan mas Puyuh Jepang. Treatment untuk delay, sama dengan metode delay produk pada layer.. bisa dengan feed restricted atau light restricted.<br />
Keunikan dari unggas petelur, apabila awal bertelur mundur, masa afkirpun juga mundur, &#8230;</p></blockquote>
<p>POIN 04</p>
<blockquote><p>&#8230;ada investasi lebih saat grower. Tetapi secara ekonomi lebih menguntungkan&#8230; saya sarankan usia 55 hari mulai ditelurkan.<br />
Kebetulan saya sudah melakukan treat untuk delay produksi dari tahun 2008.. tetapi kebanyakan peternak bingung kalau 42 hari tidak segera bertelur&#8230;</p></blockquote>
<p>POIN 05</p>
<blockquote><p>&#8230;sambil selain menahan sampai mulai bertelur umur di atas 55 hari, uniformity bobot badan harus di atas 80% dan usahakan frame body yang ideal, artinya tidak ada yang kerdil, bahasa saya kuntet.</p></blockquote>
<p>POIN 06</p>
<blockquote><p>..pada usia 35 hari, protein pakan mulai saya kurangi.. mencampur pakan puyuh petelur dengan dedak padi atau jagung hingga protein di bawah 19%.. pada usia 45 hari secara bertahap PK pakan mulai ditingkatkan saat usia mencapai 50 hari, full feed puyuh petelur. Saya waktu itu hanya berasumsi, bahwa pada layer (horn) ada tahapan pakan mulai dari: pre-stater, stater, grower, pre-layer, dan layer.. demikian juga dengan puyuh, dan hasilnya cukup memuaskan.</p></blockquote>
<blockquote><p>..yang saya treat 2008 awal (maret), puyuh afkir desember 2009..<br />
dan entah kebetulan, yang saya treat pebruari 2009, baru afkir 2011.<br />
Populasi 2008, puyuh tersisa 65% dan 2009 tersisa 57%..<br />
Sisa tersebut bukan seluruhnya karena mati, tetapi pada usia 12 bulan, 16 bulan, dan 18 bulan diseleksi (diafkir yang tidak produksi&#8230;.)<br />
Umumnya yang saya alami, usia 14 bulan, dengan perlakuan biasa.. populasi puyuh tersisa 60% &#8211; 70%.</p></blockquote>
<p>Selengkapnya dan lebih mendetil ada di <a href="http://m.facebook.com/home.php?sk=group_162330700467367&amp;view=permalink&amp;id=334556443244791&amp;refid=7&amp;_ft_a=100000055144901&amp;_ft_tf=334556443244791&amp;_ft_ti=308&amp;_ft_sai=2915120374&amp;_ft_aoi=162330700467367&amp;_ft_fth=883c2652165e95ff&amp;_ft_time_ft=1328186117">Forum Ternak Puyuh Gema&#8217; Jaya Raharja</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>, <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/cara-beternak-puyuh-petelur/'>Cara Beternak Puyuh Petelur</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1735&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/02/02/memperlambat-awal-puyuh-bertelur-lebih-baik-lho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/02/bertelur-puyuh.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bertelur puyuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya Peternak Puyuh, Bukan Ahli tentang Puyuh</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/30/saya-peternak-puyuh-bukan-ahli-tentang-puyuh/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/30/saya-peternak-puyuh-bukan-ahli-tentang-puyuh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 09:20:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[ahli puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[analogi]]></category>
		<category><![CDATA[Beternak Burung Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[burung puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[dunia puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[persilangan]]></category>
		<category><![CDATA[proses pembuatan]]></category>
		<category><![CDATA[pucuk teh]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[qiyas]]></category>
		<category><![CDATA[sensasi]]></category>
		<category><![CDATA[teh]]></category>
		<category><![CDATA[theine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[Saya Peternak Puyuh, bukan Ahli tentang Puyuh. Mungkin perlu qiyas, semacam analogi, untuk menggambarkan postingan kali ini. Menikmati segelas teh, merasakan sensasi menyegarkan. Tanpa mengetahui apa pun tentang teh. Bagaimana ditanamnya, proses pembuatan, bahkan sampai unsur-unsur yang terkandung di dalamnya. &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/30/saya-peternak-puyuh-bukan-ahli-tentang-puyuh/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=432&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Saya Peternak Puyuh, bukan Ahli tentang Puyuh.</p></blockquote>
<p></strong></p>
<p>Mungkin perlu qiyas, semacam analogi, untuk menggambarkan postingan kali ini.</p>
<p>Menikmati segelas teh, merasakan sensasi menyegarkan. Tanpa mengetahui apa pun tentang teh. Bagaimana ditanamnya, proses pembuatan, bahkan sampai unsur-unsur yang terkandung di dalamnya. Pokoknya menikmati, sudah merasakan&#8230; Sruput&#8230; Segarnya&#8230; Pengetahuan tentang teh, nol besar. Pahamnya ya sudah di warung, atau mungkin sudah di dapur. Diseduh dengan air panas. Bau harumnya saja bercampur melati, memikat hati.. <span id="more-432"></span></p>
<p>Lain halnya dengan penikmat teh tersebut. Ada yang ahli teh. Paham sejak mulai pembibitan, penanaman, proses panen, bahkan meraciknya sampai siap kemas. Untuk dijual di warung-warung.<br />
Bukan cuma itu. Si ahli teh juga paham betul kandungan theine di dalam daun teh. Mungkin lembar per-lembarnya, dari daun teh yang bawah, sampai pucuk daun teh, sampai seberapa kualitas kandungan theine, diingatnya betul. Begitulah ahli teh, mengenal benar dengan tehnya.</p>
<p>Dari cerita analogi tersebut, demikian juga pada ternak puyuh. Khususnya saya pribadi. Sebagai peternak puyuh, saya bukan (belum) ahli tentang burung puyuh.</p>
<p>Saya tidak paham apa jenis burung puyuh yang selama ini saya piara. Saya juga tidak paham bagaimana proses di dalam perut puyuh, makanan dicerna menjadi telur. Lebih-lebih saya tidak paham bagaimana cara membuat pakan puyuh. Proses persilangan berbagai jenis puyuh, sehingga bisa menjadi satu turunan puyuh petelur bibit unggul, saya blas tidak tahu.</p>
<p>Apalagi sebagai peternak kemitraan. Pahamnya ya ada DOQ bibit puyuh datang, diberi pakan, dipelihara, dirawat, telurnya pada keluar, lantas dibawa ke mana saja. Tidak tahu.</p>
<p>Terus tahunya apa? Peternak puyuh kok tidak ahli puyuh.</p>
<p>Saya menyadari itu. Mungkin kredibilitas sebagai penulis ternak puyuh, jadi merosot. Ya tidak apa-apa. Daripada saya sok tau&#8230; Hehe. Kadang banyak orang takut dianggap tidak tahu, terus menjawab asal-asalan. Kan malah tidak baik. Jujur saja, tidak tahu ya tidak tahu.</p>
<p>Kembali kepada pembahasan. Ilmu tentang apa itu puyuh, saya tidak memahaminya. Seperti halnya penikmat teh, saya adalah penikmat beternak puyuh. Bukan ahli puyuh, yang memahami tentang puyuh.<br />
Sebagai penikmat, ya menikmati. Apalagi hasilnya, alias keuntungannya. Hehehe&#8230;.</p>
<p>Namun, keinginan belajar dan terus belajar itu selalu ada. Sedikit tahu dari keterangan ahli-ahli puyuh, selanjutnya selain menikmati, juga memahami. Dengan lebih memahami, maka menikmatinya akan lebih &#8220;berasa&#8221;.</p>
<p>Tentang apa itu burung puyuh, coturnix coturnix japonica, mulai dari proses pembuatan telur di dalam perut, sampai kebiasaan-kebiasaannya yang suka mematuk-matuk. Tidak ada salahnya menambah pengetahuan. Dalam merawat puyuh sebagai hal menikmati, setelah tahu, akan lebih mengenali.</p>
<p>Salam puyuh jaya . .</p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=432&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/30/saya-peternak-puyuh-bukan-ahli-tentang-puyuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ternak Puyuh dan Ternak Kambing Kok Perasaan Mirip ya?</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/29/ternak-puyuh-dan-ternak-kambing-kok-perasaan-mirip-ya/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/29/ternak-puyuh-dan-ternak-kambing-kok-perasaan-mirip-ya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 16:49:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[cara ternak kambing]]></category>
		<category><![CDATA[jatah pakan puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah konsumsi puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[kambing]]></category>
		<category><![CDATA[kambing jantan]]></category>
		<category><![CDATA[pakan puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[pakan ternak kambing]]></category>
		<category><![CDATA[persamaan]]></category>
		<category><![CDATA[sifat puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[ternak kambing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1715</guid>
		<description><![CDATA[Cara ternak kambing dan beternak puyuh kok perasaan hampir sama ya. Begitu yang saya rasakan setelah coba membanding-bandingkan. Terutama pada masalah bagaimana pakan untuk kambing dan pakan untuk puyuh. Tentu bukan jenis pakan yang jelas berbeda, tetapi kesamaannya pada sifat &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/29/ternak-puyuh-dan-ternak-kambing-kok-perasaan-mirip-ya/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1715&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/angleng-berduri-ini-kambing-juga-doyan.jpg"><img src="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/angleng-berduri-ini-kambing-juga-doyan.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Angleng berduri ini kambing juga doyan" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-1678" /></a></p>
<p>Cara ternak kambing dan beternak puyuh kok perasaan hampir sama ya. Begitu yang saya rasakan setelah coba membanding-bandingkan. Terutama pada masalah bagaimana pakan untuk kambing dan pakan untuk puyuh. Tentu bukan jenis pakan yang jelas berbeda, tetapi kesamaannya pada sifat dan cara bagaimana kambing dan puyuh melahap pakan yang disediakan.<span id="more-1715"></span></p>
<p>Pengalaman saya beternak kambing bukanlah kambing ettawa dengan budidaya khusus. Tetapi beternak kambing yang biasa dipiara masyarakat daerah saya, yaitu jenis kambing jawa, atau juga jenis bligon. Karena kalau ettawa, sepertinya terkendala pada kecukupan pakan di musim kemarau. Di daerah saya jika musim kering dan sulit pakan kambing, bahkan daun melinjo yang rontok pun diberikan. Untuk bertahan hidup dan mengganjal perut. Apakah kondisi pakan kambing seperti demikian pada musim kemarau, &#8220;tega&#8221; diberikan untuk jenis kambing etawa?<br />
Mungkin tega, tapi bagaimana dengan hasilnya?<br />
Nah, jika berbicara tentang jenis pakan, jelas berbeda antara pakan ternak kambing dan pakan yang diberikan untuk puyuh.</p>
<p>Lantas apa persamaan antara ternak kambing dan ternak puyuh dalam masalah pakan?</p>
<p>Dalam mencari pakan kambing (ngarit &#8211; bhs jawa), biarpun pada musim penghujan dengan pakan berlimpah, saya tetap jarang mencari pakan yang seragam. Alias tidak mulus hanya rumput gajahan, tetapi juga daun tayuman, daun klereside, daun manding, juga rumput-rumputan liar seperti rumput kembang abang, dll.<br />
Nah, disitulah saya memperhatikan ada satu hal unik memberi pakan kambing <strong>ketika sakit</strong> mencret.<br />
Entah insting hewani atau bagaimana, daun-daun yang dimakan atau dipilih adalah daun nangka diantara campuran daun-daun yang lain.<br />
Barulah kemudian ada yang memberitahu bahwa daun nangka adalah jenis daun yang bermanfaat menjadi obat mencret untuk kambing.</p>
<p>Persamaannya dimana dengan ternak puyuh?</p>
<p>Pada puyuh ada standar jatah pakan perhari 22 &#8211; 23 gram perekor. Merupakan pemenuhan kebutuhan metabolisme tubuh dan dalam bertelur si puyuh. Bagaimana jika dalam beberapa lama pemberian pakan kurang dari jatah standar?<br />
Di sini instink si puyuh bekerja mengejar kekurangan pemenuhan kebutuhannya. Apabila pemberian pakan dua kali dalam sehari. Pakan yang pagi hari bisa untuk mengukur kekurangan tersebut. Pakan pemberian pagi sampai habis ludes, berarti masih kekurangan. Untuk yang ini, istilah bahasa jawanya &#8220;diumbar&#8221;. Bila masih &#8220;rakus&#8221;, bisa diartikan masih kekurangan. Sampai nantinya sudah mulai banyak sisa, saat itu si puyuh terpenuhi kebutuhannya.</p>
<p>Seperti keterangan berikut ini:</p>
<p>&#8220;<br />
dan puyuh bukan unggas rakus seperti ayam dwi guna. yg jika tidak dijatah akan terus makan.<br />
puyuh cenderung makan dibawah standar makannya tergantung cuaca, perawatan, penyakit dan lain2.&#8221;[<a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/10/05/kapan-jadwal-pemberian-pakan-burung-puyuh-petelur-yang-tepat/comment-page-1/#comment-2638">dari Komentar Mas Sholehuddin LQF Jember, Jatim</a>]</p>
<p>memang <strong>jumlah konsumsi pakan tergantung pada: </strong> </p>
<p>1. Suhu lingkungan. dingin akan lebih banyak konsumsi</p>
<p>2. kandungan energi metabolisme pakan, energi rendah konsumsi meningkat</p>
<p>3. Bentuk pakan Mash, crumble ataupun pellet</p>
<p>4. tingkat produktivitas</p>
<p>5. umur ternak</p>
<p>6. tempat makanan yang digunakan sangat berpengaruh terhadap jumlah pemberian pakan, tetapi hal ini lebih berpengaruh pada tingkat loss atau kehilangan (tercecer). bukan jumlah konsumsi ternaknya.<a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/10/05/kapan-jadwal-pemberian-pakan-burung-puyuh-petelur-yang-tepat/comment-page-1/#comment-2643">[sumber dari komentar Bp. Puyuh Jepang.]</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1715&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/29/ternak-puyuh-dan-ternak-kambing-kok-perasaan-mirip-ya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/angleng-berduri-ini-kambing-juga-doyan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Angleng berduri ini kambing juga doyan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI) untuk Apa??</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/25/asosiasi-peternak-puyuh-indonesia-appi-untuk-apa/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/25/asosiasi-peternak-puyuh-indonesia-appi-untuk-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 22:10:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[appi]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi peternak puyuh indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[FORUM PUYUH]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[peternak puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[program kerja]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah appi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1667</guid>
		<description><![CDATA[Barangkali ada sebagian peternak puyuh yang belum paham dengan APPI atau Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia. Sedikit penjelasan dari sebuah forum, dikatakan mengenai APPI sebagai berikut: APPI belum jalan sama sekali dan belum memiliki program kerja, ini dikarenakan dibentuk berdasarkan pentingnya &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/25/asosiasi-peternak-puyuh-indonesia-appi-untuk-apa/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1667&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Barangkali ada sebagian peternak puyuh yang belum paham dengan APPI atau Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia. Sedikit penjelasan dari sebuah forum, dikatakan mengenai APPI sebagai berikut: <span id="more-1667"></span></p>
<blockquote><p>APPI belum jalan sama sekali dan belum memiliki program kerja, ini dikarenakan dibentuk berdasarkan pentingnya kelembagaan peternak dan dipandang perlu adanya paguyuban / perkumpulan / himpunan / asosiasi.</p></blockquote>
<p>Lalu apa pentingnya Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia ini?</p>
<p>Barangkali dari kiriman komentar oleh Mas Sholehuddin yang merupakan pesan dari Bp. Slamet Wuryadi berikut ini bisa diambil apa makna pentingnya APPI :</p>
<blockquote><p><strong>Tolong kepada rekan-rekan yang memang ingin memajukan perpuyuhan Indonesia saya berikan contact person mohon bpk/ibu/sdr bisa menghubungi saya di 08111112312 agar nama bpk/ibu bisa kita daftarkan sebagai patriot pejuang pangan di budidaya puyuh, APPI tidak mungkin oleh segelintir orang, APPI perlu rekan-rekan semua dalam menyatukan puyuh , ide, gagasan dan sumbang saran agar bisa mewarnai mau dibawa kemana APPI kita ini yang dibentuk di Batu Malang 2007?</p>
<p>by: Slamet Wuryadi (ketua APPI)</p></blockquote>
<p></strong></p>
<p>Sebagai salah satu diantara usaha ternak unggas, budidaya puyuh ini seolah belum begitu terperhatikan bahkan mungkin oleh pelaku-pelaku di dalamnya. Perlu kiranya ada pusat informasi, tempat mengadu jika ada kesulitan, atau bahkan koordinasi atas berbagai hal dalam usaha puyuh di Indonesia. Mari bersama mencari solusi yang sebaik-baiknya.</p>
<p>Terima kasih.<br />
Salam.<br />
[Puyuh Jaya]</p>
<p>Sumber informasi: <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/forum-puyuh/comment-page-2/#comment-2580">http://puyuhjaya.wordpress.com/forum-puyuh/comment-page-2/#comment-2580</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1667&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/25/asosiasi-peternak-puyuh-indonesia-appi-untuk-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Egg Tray Wadah Telur Puyuh Dimana yang Jual?</title>
		<link>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/24/egg-tray-wadah-telur-puyuh-dimana-yang-jual/</link>
		<comments>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/24/egg-tray-wadah-telur-puyuh-dimana-yang-jual/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 22:26:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puyuhjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[bahan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[egg tray]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[inti plasma]]></category>
		<category><![CDATA[jual egg tray]]></category>
		<category><![CDATA[pengangkutan telur]]></category>
		<category><![CDATA[poultry shop]]></category>
		<category><![CDATA[telur puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[wadah telur]]></category>
		<category><![CDATA[wadah telur puyuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puyuhjaya.wordpress.com/?p=1647</guid>
		<description><![CDATA[Ada sedikit heran dengan yang satu ini, mengenai: dimana tempat membeli atau bahkan egg tray hususnya yang untuk wadah telur puyuh. Kalau telur ayam biasa saya temui pengangkutannya menggunakan krat dari kayu. Tray telur bebek / itik juga biasa ada &#8230; <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/24/egg-tray-wadah-telur-puyuh-dimana-yang-jual/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1647&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/egg-tray-plastik.jpg"><img src="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/egg-tray-plastik.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Egg tray plastik" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-1645" /></a></p>
<p>Ada sedikit heran dengan yang satu ini, mengenai: dimana tempat membeli atau bahkan <strong>egg tray</strong> hususnya yang untuk wadah telur puyuh. Kalau telur ayam biasa saya temui pengangkutannya menggunakan krat dari kayu. Tray telur bebek / itik juga biasa ada di poultry shop. Kalau egg tray telur puyuh? Muter-muter di pasar juga selama ini belum pernah menemui ada yang jual. Pasar umum maksudnya, bukan pasar klithikan.</p>
<p>Menurut informasi teman yang peternak mandiri, biasa memakai egg tray wadah telur puyuh dari kertas yang bersusun kotak-kotak. Tapi katanya akhir-akhir ini susah mencarinya. Yang biasa jual juga sering kehabisan katanya.</p>
<p>Kenapa ya? <span id="more-1647"></span></p>
<p>Sepemahaman saya ada 3 macam egg tray untuk telur puyuh. Yang pertama dari bahan kertas berlipat, memakainya dengan dibuka menjadi susunan kotak-kotak. Yang kedua berbahan kertas daur ulang. Dan yang ketiga egg tray dengan bahan plastik seperti foto / gambar ilustrasi di atas. Namun untuk egg traya plastik tersebut, yang saya temui sampai saat ini baru dari inti plasma, dan tidak dijual keluar, walau mungkin banyak juga yang ingin menggunakannya.</p>
<p>Kalau yang berikut ini adalah egg tray wadah telur puyuh dengan bahan kertas daur ulang (CMIIW untuk bahannya) :<a href="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/egg-tray-daur-ulang.jpg"><img src="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/egg-tray-daur-ulang.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Egg tray daur ulang" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-1646" /></a></p>
<p>Egg tray wadah telur puyuh dari kertas sepertinya paling mudah ditemui dan dicari, berupa lipatan kemudian pemakaiannya dibuka terlebih dahulu / dikembangkan. Gambar / foto egg tray dari bahan kertas ini menyusul.</p>
<p>Kemasan dengan egg tray berbahan kertas, biasanya menjadi kemasan telur puyuh dalam kardus dengan isi 750 butir. Entah untuk penjualan / pembelian <a href="http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/10/11/sistem-pembelian-telur-puyuh-pilih-butiran-atau-kiloan/">telur puyuh</a> ini dalam hitungan bobot / kiloan atau dihitung butiran, saya kurang paham. Yang jelas pemakaian egg tray wadah telur ini dirasa perlu, terutama untuk kepentingan pengiriman meminimkan kerusakan. Apabila seperti pada telur ayam dengan krat kayu, mungkin aman juga, tapi bagaimana jika pengirimannya jarak jauh? Silahkan sharing pengalaman.</p>
<p>Yang jadi masalah selanjutnya ialah dimana mendapatkan egg tray wadah telur puyuh yang berbahan kertas maupun daur ulang ini?<br />
Diharap dari berbagai kota ada yang berkenan berbagi informasi yang menyediakan. Sebab bisa jadi ada peternak puyuh yang tidak paham mencarinya dimana.</p>
<p>Terima kasih.<br />
Salam<br />
[Puyuh Jaya]</p>
<br />Filed under: <a href='http://puyuhjaya.wordpress.com/category/artikel-puyuh/'>Artikel Puyuh</a>  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puyuhjaya.wordpress.com&#038;blog=24782858&#038;post=1647&#038;subd=puyuhjaya&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puyuhjaya.wordpress.com/2012/01/24/egg-tray-wadah-telur-puyuh-dimana-yang-jual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/728b0fd2e5a3a016b943d4629cc5fda6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puyuhjaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/egg-tray-plastik.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Egg tray plastik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://puyuhjaya.files.wordpress.com/2012/01/egg-tray-daur-ulang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Egg tray daur ulang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
