Kenapa Kotoran Puyuh tidak Bisa Dibikin Menjadi Biogas?

Salam sejahtera petani, peternak, nelayan dimanapun berada.

Pernah dulu dalam pertemuan kelompok peternak puyuh di daerah saya, ada entah wacana atau sudah realisasi, ada program pemanfaatan kotoran puyuh untuk biogas. Mungkin karena kesibukan atau hal lain, program tersebut belum sampai ke peternak-peternak puyuh di daerah saya.

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, apakah kotoran puyuh bisa dimanfaatkan menjadi biogas?
Sambil menunggu bagaimana pihak PT menjalankan program biogas tersebut. Hari ini ada masukan kiriman lewat komentar mengenai bahwa kotoran puyuh ternyata tidak bisa dipakai untuk biogas. Demikian:

Oleh: Bp. Puyuh Jepang

kalau bio gas atau gas bio adalah kelompok dari gas metan (CH4) berarti harus dari sumber bahan-bahan yang banyak sumber Karbon seperti golongan karbohidrat (monosakharida, disakharida dan polysakharida), ini biasa dihasilkan dari kotoran sapi, kerbau.

sedangkan kotoran puyuh lebih banyak unsur Nitrogen (NH3 = Amoniak) karena kotoran puyuh berasal dari pakan sumber protein tinggi (banyak ikatan atau gugus amina).

jadi kotoran puyuh tidak dapat dijadikan gas bio atau bio gas.

Sumber: Komentar mengenai kotoran puyuh dan biogas dari Bp. Puyuh Jepang

=====#

Artikel terkait: [Luar Biasa] ini Kenapa Kotoran Puyuh Sangat Bagus Dipakai untuk Pupuk Organik

About these ads

19 responses to “Kenapa Kotoran Puyuh tidak Bisa Dibikin Menjadi Biogas?

  1. apa bedanya kotoran puyuh dengan kotoran ayam petelur ?

    di daerah malang selatan jawa timur ada pemanfaatan kotoran ayam petelur menjadi biogas. kenapa bisa ????????

  2. mantap dah, ahli kali bang….?

  3. kotoran puyuh bisa di manfaatkan jadi apa yaaaaa……solusinya soal nya bau nya yg gk tahan . lain kalau ayam gk begitu bau…? solusinya apa ya menghilangkan bau tai puyuh…kali ada teman2 yg tau….di tunggu solusi nya…?

  4. bisa diolah jadi kompos kualitas tinggi pak. menggunakan starter misalnya EM4
    cara buatnya di fermentasi dengan bantuan EM. 1 ton bahan organik 1 liter EM4: terdiri kotoran puyuh 800kg, dedak halus 100kg. dan bahan lain 100kg. EM diencerkan dengan air 20 liter + Gula pasir 0.5kg /molases. dan disiramkan ke kotoran puyuh. dilakukan pembalikan setiap pagi dan sore. atau pake starter degra ditabur langsung atau dengan starter lainnya seperti starbio dan lain lain
    hasilnya berupa kompos jadi telah di uji kandungan zatnya pada balai besar pengujian tanah di bogor. telah di tayangkan pada blog Puyuh jaya beberapa hari lalu.
    terima kasih.

  5. Ass. Mas arief saya mau tanya bagaimana cara untuk mengusir lalat, mslhny byk lalat stlh sy ternak puyuh coz sy ternak dpermhnan. Apakah ada desenfektan utk mengusir lalat. Thank’s utk jwbny

    • Tolong solusi dr tmn2 cara mengurangi bau dr kotoran puyuh yg mengundang lalat untuk pesta ria…….

    • Waalaikumsalam Mas Qmunk.
      Mengenai lalat, sebenarnya merupakan bahasan yang menarik. Ini juga kadang mengganggu. Saya sendiri pun belum bisa mencari cara yg jitu untk menuntaskan masalah ini, dengan berbagai cara termasuk memakai obat penarik lalat yang beli di poultry shop.
      Mudah-mudahan ada yg berkenan berbagi informasi mengenai gangguan lalat ini.

      Mungkin ada beberapa hal juga ingin saya ceritakan terkait dg gangguan lalat, ini dari selama ini mengalami;

      1. Pada masa layer, lalat muncul seolah musiman. Jika pas tidak musimnya, lalatnya minim alias sedikit sekali dan sepertinya tidak begitu berkembang.

      2. Jika larva lalat maupun belatung muncul di tampungan kotoran kandang puyuh, bisa sesegera dan lebih sering dibersihkan, semoga cara ini bisa mengurangi populasi lalat.

      3. Apabila memakai tampungan kotoran model septik tank ataupun rumah tersendiri dan tidak langsung dibuang, saya biasa memakai stardec yang ditabur kemudian tertutup agar tidak kena sinar matahari, belatungnya sepertinya tidak ada. Untuk yg ini mohon pencerahan lebih lanjut dari yang lebih paham.

      4. Untuk pembesaran bibit puyuh yang memakai box, lebih banyak menghasilkan lalat. Untuk yg kandang bertingkat, sepertinya agak kurang. Nah untuk pembesaran yang litter / umbaran, lalatnya minim sekali, hampir tidak ada.

      5. Pemakaian em4 pada air minum, dulu saya pernah pakai, juga mengurangi bau dan tidak pedas di mata. Tapi dulu kurang perhatian lalatnya bagaimana, sepertinya di lingkungan juga tidak mengganggu.

      Sementara itu dulu, menunggu masukan juga dari yang lain. Semoga berkenan.

      Terima kasih kehadirannya.
      Salam.

  6. COBA, BACA MENGENAI SIKLUS HIDUP LALAT, BERAPA HARI TELUR MENETAS KEMUDIAN MENJADI LARVA KEMUDIAN MENJADI IMAGO KEMUDIAN MENJADI LALAT DEWASA DAN BERTELUR LAGI. DISITULAH PETERNAK DAPAT MEMUTUS SIKLUSNYA DENGAN PENGENDALIAN ALAMI MAUPUN KIMIA. OK

  7. Terima kasih bp. Breder atas masukanny semoga bs bermanfaat bg para pemula sprt sy ini jg terima ksh utk puyuh jaya yg tlh banyak membantu akan adanya blog puyuh ini.

  8. saya baru beternak puyuh selama 3 bulan, alhamdulillah tidak pernah ada lalatnya karena setiap pagi kotorannya dibersihkan dan langsung diberikan pada ikan…hanya saja masih bau n blom menemukan cara mengatasi baunya…

  9. Saya belum mencoba, tapi setahu saya bisa, kotoran ayam, bebek, puyuh bisa dijadikan biogas. Hasil penelitian dari ISJD ( http://isjd.pdii.lipi.go.id/index.php/Search.html?act=tampil&id=21211&idc=27 ) :
    Pengaruh fermentasi kotoran ternak sapi dan burung puyuh terhadap produksi biogas. – Majalah ilmiah BIMN : majalah ilmiah Balai Industri Manado – Manado, Balai Penelitian dan Pengembangan Industri Manado, id – 1996.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui/membandingkan mutu produk biogas yang dihasilkan dari kotoran sapi dan kotoran unggas (burung puyuh), yang di dalam pelaksanaannya menggunakan satu unit alat pembuatan biogas yang sederhana. Dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik. Uji T (T-test) dengan perlakuan A adalah kotoran sapi dan B adaah kotoran burung puyuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari umur isian, perlakuan B (kotoran burung puyuh) yang terbaik, karena pada perlakuan ini terdapat banyak jasad renik yang aktif sehingga membantu proses fermentasi dalam memproduksi biogas. Lama umur isian pada perlakuan B adalah 36 hari dengan rata-rata api 33,56 menit dan lama kecepatan air mendidih adalah 29,81 menit. (Pengarang)

    Dari Laporan tersebut, bahkan hasil biogas burung puyuh lebih baik dari pada yang dihasilkan dari kotoran sapi.

    Informasi nyaris serupa dari : Yayasan Pengembangan Biosains & Bioteknologi (Web: ypbb.or.id Email : gunawan@ypbb.or.id)
    Hasil biogas dari kotoran (ayam) menghasilkan dua kali bahkan lebih baik dari kotoran sapi (kotoran sapi/kerbau hanya menghasilkan 0,023 – 0,040
    kg per meter kubik kotoran, sedangkan ayam menghasilkan 0,065 – 0,116
    kg per meter kubiknya). Contoh ini tidak pada ayam, bukan burung puyuh, namun kedua jensi hewan ini (ayam dan puyuh) sama-sama bukan hewan pemamah biak. Jadi relatif sama. Ayam dan puyuh juga relatif makanannya sama.

    Karena saya sampai saat ini bukan peternak puyuh, meskipun minat, jadi saya tidak bisa membuktikannya, tapi laporan di atas berasal dari laporan hasil penelitian yang saya kira bisa dipercaya kebenarannya.
    Wassalam, agor

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s