Cerita Pengalaman Membuat Sendiri Pakan Puyuh dan Penggunaan Merk SP 22 Sinta Comfeed PY3 Wonokoyo

Mengucapkan terima kasih. Hari ini ada yang berkenan lewat komentar, menuliskan tentang pengalaman membuat sendiri pakan puyuh, maupun pandangan dan pengalaman menggunakan pakan puyuh merk SP 22 Sinta, Comfeed, Wonokoyo, maupun PY3.
Komentar dari Bp Puyuh Jepang ini saya unggah menjadi postingan, semoga menjadi inspirasi yang bermanfaat, untuk kemajuan, dan kesejahteraan bersama.

Silahkan disimak:

Permisi Puyuh Jaya, Saya ada sedikit pengalaman dengan penggunaan pakan SP-22.
Pakan SP-22. Saya dan teman mulai pakai tahun 2000 (11thn) lalu harga per 50 kg Rp 80.000 – dan sekarang Rp 235.000, hasil memang ok. dan teman2 sampai kini masih pakai.
Saya sendiri sejak harga merambat naik Rp 100.000 per 50kg, sdh tidak pakai lagi, saya memilih buat pakan sendiri (selfmixing) ada selisih lebih murah, mengenai produksi tidak kalah dengan pakan buatan pabrikan.

Kembali soal SP22, tidak dipakai pada daerah tetangga saya, alasan soal harga yg lebih tinggi, karena pakan wonokoyo lebih murah sedikit dan hasil produksinya memang bagus dengan keunggulan kualitas kerabang telur lebih kuat/bagus. Terus ke daerah ke arah selatan lagi peternak di sana lebih senang pakai produksi comfeed, dengan alasan disamping produksinya bagus juga kata mereka “daya simpan telurnya tahan lama”.

Ada lagi produksi PT global PY3 sekarang ramai dipakai ketiga sentra ternak puyuh tadi, pada awalnya mereka tidak mau pakai karena bentuknya crumble yang berefek puyuh lebih banyak minum sehingga kotoran yang basah seperti lumpur lapindo, dan kualitas kerabang yang buram/gelap (seperti telur tersimpan lama =red).

Mengenai hasil produksi telurnya cukup bagus juga. kini PY3 dengan harga Rp 215.000/50 kg sampai tempat. walau kotoran becek seperti lumpur lapindo. mereka berduyun-duyun pakai PY3 Global.

Mengenai saya yang sudah hobbi meracik pakan, tidak terpengaruh oleh pakan pabrikan dengan bermacam merk atau kode. Bagi saya dalam membuat pakan ada beberapa hal penting yang saya pertimbangkan:

1. Bahan baku memang tersedia demikian dengan peralatan pembuat pakan sudah ada.

2. Hasil produksi telur tidak kalah dengan pakan pabrikan, kalau saya katakan lebih tinggi nanti saya dikatakan sombong.

3. Memperhatikan kondisi dan kesehatan puyuh, bisa saja puyuh pada bulan tertentu bagus eh beberapa bulan berikutnya produksi drop. (indikasi nutrisi yang tidak seimbang).

4. Memperhatikan besaran telur dan kerabang telur, kerabang telur mengandung indikasi informasi kondisi puyuh dan pakan yang diberikan.

5. Harga, inilah yang sangat saya perhatikan. Pertimbangan buat apa kita menambah investasi kalau harga sama dengan pabrikan walaupun produksinya sama.

6. Jangan lupa, selain perhitungan secara computer sudah tepat komposisi nutrisinya, belum tentu dengan hasil laboratorium, demikian daya cerna (digestibility) maupun nilai hatinya bagi tubuh puyuh. Karena saya belum punya lab. Untuk uji proksiamat maka saya harus merogoh kantong untuk uji ke IPB Bogor atau BPMPT milik dirjen Peternakan Kementan di Setu Bekasi.

Kesimpulan : Semua pakan ternak ternak puyuh buatan pabrikan adalah secara umum bagus semua, untuk hasil produksi telurnya. Memang ada beberapa segi yang ditonjolkan oleh masing-masing formulator pabrik tertentu. Demikian ada beberapa kelemahan pada masing- masing pabrikan.

Himbauan : kepada peternak secara umum usahakan tambah pengetahuan dan ketrampilan cara pembuatan pakan sendiri (selfmixing), alat bantu perhitungan dengan computer biasa (Excel) cukup membantu, atau ada program jadi seperti feedlive 1.5. dan lain-lain.

Sekian terima kasih atas kesempatan yang diberikan, semoga ada manfaatnya. Amiin.
– – – – – – – – – – – – -

Komentar tersebut ambil dari artikel ini.

About these ads

11 responses to “Cerita Pengalaman Membuat Sendiri Pakan Puyuh dan Penggunaan Merk SP 22 Sinta Comfeed PY3 Wonokoyo

  1. WK Puyuh _semarang

    salam kenal buat puyuh jaya..Bpk.puyuh jepang…apakah bisa bantu rumusan komposisi dl bentuk exlcelnya/software feedlive 1.5??..saya sangat tertarik..karena apa bedanya kita sama pabrik..cm di rumusan aja kan?? kecuali untuk pelet ikan apung sangat jelas di mesin nya pelet..kalau cuma pelet/pakan ternak tidak sesulit mesin apung…mari saat nya kita mandiri,cerdas mapan & berkah…amien…dari Puyuh WK_semarang

    • salam kenal pak.bpk tgl d semarang daerah mana,sy jg tgl smrg.

      • lam kenal bang amar….apa ternak puyuh juga????bolehlah kita buka forum atau komunitas pemuda yang kreatif,maju & cerdas….dalam dunia puyuh…atau usaha apapun..salam…kita ada bahan baku utama protein tepung ikan,kita tinggal cari komposisi lain untuk buat pakan sendiri..lebih valid & bisa kita sesuaikan kebutuhan ternak…WK Farm 087737189676

  2. salam kenal,
    bapk puyuh jepang, saya sangat tertarik dengan artikel bapak.
    saya mohon informasi agak banyak.
    bisakah saya menghubungi langsung ke pabak lewat email or hp.
    email saya : yono.mjog@gmail.com
    phone : 081545342549
    terima kasih.

  3. saya ingin tahu bagai mana cara membuat racikan pakan puyuh sendiri….?

  4. abimanyueddyriyanto

    lam kenal.tlng minta rumusan (racikannya)pp

  5. salam kenal,
    saya tertarik sekali pengen tahu campuran bahan pembuatan makanan ternak puyuh dan ukuran bahan tsb, bolehkah saya menghubungi bapak dan tinggal dimana ? mohon alamatnya ……..
    no hp saya 085867242027 makasih.

  6. aku ingin mendapat ilmu, gmn caranya membuat pakan puyuh, kenapa hanya perbandingan aja yang disodorkan ? bagi-bagi dong ilmunya.

  7. jika memang memelihara puyuh itu merugikan buat apa kita lakukan?

  8. mohon dong di respon Mas, saya memang benar-benar butuh karena saya baru mulaim jangn smpai setelah kejebur baru terasa.

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s