Pakan Puyuh Merk SP 22 Sinta Paling Bagus, Kok Bisa???????

Sebelum berlanjut dianggap sebagai kesimpulan bahwa SP 22 Sinta adalah merk pakan puyuh yang paling bagus, paling baik, perlu saya jelaskan bahwa itu “bagi saya”. Dengan alasan: belum pernah mencoba pakan puyuh merk selain SP 22 Sinta. Memang sedikit waktu pernah mencoba pakan puyuh merk lain. Namun hanya sebentar dan terbatas.

Kenapa belum pernah memakai pakan puyuh selain SP 22 Sinta?

Sebagai peternak plasma, merk pakan mana yang akan dipakai tidak bisa seenaknya bebas memilih. Disamping merk UKS (Untuk Kalangan Sendiri), alias buatan pabrik sendiri, ini juga pakan puyuh tak ber-merk yang paling bagus.
Lho? Berarti semua pakan puyuh itu paling bagus? Bahkan yang Untuk Kalangan Sendiri pun juga (harus bilang) paling bagus.

Lha iya, kan tidak bisa bikin sendiri. Konon untuk bikin crumble-nya saja, musti mendatangkan alat yang harganya sampai ratusan juta. Jadi wajar kalau pakan puyuh juga mahal. Yang berarti harusnya seiring dengan harga telur puyuh. Tidak boleh jonjang alias lebih cepat naiknya harga pakan daripada harga telur puyuh. Begitu saya yakin menjadi keinginan dan harapan peternak puyuh.

Mengenai harga pasaran SP 22 Sinta, saya tidak berani mengemukakan harganya. Karena kalau harga dari PT, tentu sudah disesuaikan dengan delivery. Peternak tidak memikirkan lagi bagaimana pengangkutan sampai kandang.

Maka kalau harganya di atas rata-rata, ya wajar adanya.

Peternak plasma memakai pakan puyuh ber-merk ya hanya SP 22 Sinta. Karena mungkin merk itu saja yang bertahan bekerjasama dengan PT. Katanya dulu beberapa kali ganti pabrikan. Entah cuma satu itu yang bertahan. Peternak plasma sih cuma nurut saja. Syukur-syukur paling bagusnya pakan puyuh buatan PT sendiri bisa benar-benar sama paling bagusnya dengan yang bermerk yang beredar di pasaran. Jadi tidak perlu lagi ambil dari luar. Lha wong marketnya sudah jelas kok, yaitu peternak plasma.

Hasil telur selama ini menggunakan pakan puyuh merk Sinta, menurut saya ya bagus. Bobot rata-rata 10,20 kg per-900 butir, sudah biasa. Tapi… Pemberian pakan selama satu minggu kan dua macam, yaitu pakan buatan PT sendiri sama SP 22 Sinta. Jadi hasilnya tidak berani pasti menyimpulkannya.
Bisa saja jika seminggu full SP 22 Sinta lantas kualitas telurnya rata-rata lebih bagus, atau jadi kurang bagus. Semua serba mungkin. Jadi masih tingkat hipotesa. Dugaan sementara.

Yang penting adalah pemenuhan kebutuhan pakan puyuh dalam seharmal / sehari semalam harus diperhatikan. Apapun merknya. Jika sudah terpenuhi, baru bisa menyimpulkan. Saya yakin semua pabrik sudah berusaha membuat pakan dengan sebaik-baiknya kualitas. Mengikuti standar dan telah diujicoba.

— – - – - – - -
*terlepas dari itu semua, saya hanya ingin tanya, siapa tahu ada yang sempat menerangkan:

Jika tepung gaplek menjadi salah satu bahan pakan puyuh, bagus atau tidak terhadap kualitas telur puyuh?

About these ads

14 responses to “Pakan Puyuh Merk SP 22 Sinta Paling Bagus, Kok Bisa???????

  1. Permisi Puyuh Jaya, Saya ada sedikit pengalaman dengan penggunaan pakan SP-22.
    Pakan SP-22. saya dan teman mulai pakai tahun 2000 (11thn) lalu harga per 50 kg Rp 80.000 – dan sekarang Rp 235.000, hasil memang ok. dan teman2 sampai kini masih pakai. Saya sendiri sejak harga merambat naik Rp 100.000 per 50kg, sdh tidak pakai lagi, saya memilih buat pakan sendiri (selfmixing) ada selisih lebih murah, mengenai produksi tidak kalah dengan pakan buatan pabrikan.
    Kembali soal SP22, tidak dipakai pada daerah tetangga saya, alasan soal harga yg lebih tinggi, karena pakan wonokoyo lebih murah sedikit dan hasil produksinya memang bagus dengan keunggulan kualitas kerabang telur lebih kuat/bagus, terus ke daerah kearah selatan lagi peternak disana lebih senang pakai produksi comfeed, dengan alasan disamping produksinya bagus juga kata mereka ” daya simpan telurnya tahan lama”. ada lagi produksi PT global PY3 sekarang ramai dipakai ketiga sentra ternak puyuh tadi, pada awalnya mereka tidak mau pakai karena bentuknya crumble yang berefek puyuh lebih banyak minum sehingga kotoran yang basah seperti lumpu lapindo dan kualitas kerabang yang buram/gelap (seperti telur tersimpan lama =red). mengenai hasil produksi telurnya cukup bagus juga. kini PY3 dengan harga Rp 215.000/50 kg sampai tempat. walau kotoran becek seperti lumpur lapindo. mereka berduyun-duyun pakai PY3 Global.
    mengenai saya yang sudah hobbi meracik pakan, tidak terpengaruh oleh pakan pabrikan dengan bermacam merk atau kode. bagi saya dalam membuat pakan ada beberapa hal penting yang saya pertimbangkan:
    1. Bahan baku memang tersedia demikian dengan peralatan pembuat pakan sudah ada.
    2. Hasil produksi telur tidak kalah dengan pakan pabrikan, kalau saya katakan lebih tinggi nanti saya dikatakan sombong.
    3. Memperhatikan kondisi dan kesehatan puyuh, bisa saja puyuh pada bulan tertentu bagus eh beberapa bulan berikutnya produksi drop. (indikasi nutrisi yang tidak seimbang).
    4. Memperhatikan besaran telur dan kerabang telur, kerabang telur mengandung indikasi informasi kondisi puyuh dan pakan yang diberikan.
    5. Harga, inilah yang sangat saya perhatikan. Pertimbangan buat apa kita menambah investasi kalau harga sama dengan pabrikan walaupun produksinya sama.
    6. Jangan lupa, selain perhitungan secara computer sudah tepat komposisi nutrisinya, belum tentu dengan hasil laboratorium, demikian daya cerna (digestibility) maupun nilai hatinya bagi tubuh puyuh. Karena saya belum punya lab. Untuk uji proksiamat maka saya harus merogoh kantong untuk uji ke IPB Bogor atau BPMPT milik dirjen Peternakan Kementan di Setu Bekasi.
    Kesimpulan : Semua pakan ternak ternak puyuh buatan pabrikan adalah secara umum bagus semua, untuk hasil produksi telurnya. Memang ada beberapa segi yang ditonjolkan oleh masing-masing formulator pabrik tertentu. Demikian ada beberapa kelemahan pada masing- masing pabrikan.
    Himbauan : kepada peternak secara umum usahakan tambah pengetahuan dan ketrampilan cara pembuatan pakan sendiri (selfmixing), alat bantu perhitungan dengan computer biasa (Excel) cukup membantu, atau ada program jadi seperti feedlive 1.5. dan lain-lain.
    Sekian terima kasih atas kesempatan yang diberikan, semoga ada manfaatnya. Amiin.
    Wassalamu’alaikum.

  2. Ping-balik: Cerita Pengalaman Membuat Sendiri Pakan Puyuh dan Penggunaan Merk SP 22 Sinta Comfeed PY3 Wonokoyo | [PUYUH JAYA]

  3. baik saya coba jawab
    1. puyuh diberi makan starter pedaging sampai umur 50-60 hari, katanya lebih bagus???. saya jawab ya. bisa lebih bagus, tapi dg catatan bahwa pemberianya mungkin dg sistem skip a day feeding (restriksi feeding). yaitu menghitung jumlah makanan yang diberikan dalam waktu tertentu dan diberikan makanan tersebut ada hari tertentu yang tidak diberikan (puasa). tetapi jumlahnya digabung pada hari berikutnya. tujuannya menyeragamkan bobot badan (Body weight) dan mengatur keseimbangan antara masak kelamin (sexual maturity) dg masak Tubuh (body weight maturity). artinya ketika ternak telah masak kelamin (cirinya bertelur) juga diimbang /dibarengi kematangan tubuhnya. hasil perlakuan ini adalah:
    a. first egg (telur pertama) umumnya besar-besar.
    b. terjadinya peak production yang optimal dan panjang
    c. tingkat mortalitas masa produksi rendah
    d. jumlah hatching egg yang tinggi (bagus untuk pembibit)
    e. fertilitas dan daya tetas lebih baik.
    * cara ini sangat bagus diterapkan pada pembibit.
    2. jika pemberian pakan pedaging 50 -60 hari tapi secara full feeding (add libitum) saya rasa tidak mungkin terjadi. sebab, pada umur 40 hari saja puyuh sudah ada yang bertelur. dan jika diterukan sampai 60 hari. Saya kira puyuh akan rusak dan banyak lumpuh. sebab apa produksi telur terus berjalan sedang asupan Calsium dan Fosfor kurang (hipocalsemia), (lihat label-nya) lalu darimana mengambilnya kekurangan Ca dan P tsb untuk kerabang telur? tentu dari tulang. Pada pakan petelur puyuh aja yang kandungan Calsium 3.5% hanya mampu 50% yang dpt diretensi.
    * mungkin cara peternak yang bapak ceritakan tadi cara pemberiannya terbatas-batas. bukan full feed.
    3. Anak puyuh diberi pakan pedaging cuma sampai 21 hari selanjutnya diberi pakan petelur, ini saya katakan sangat sadis. juga ada yang baru diberikan umur 30 hari baru kemudian diberikan pakan petelur, ini agak sadis. saya kira peternak pasti memperhatikan label penggunaan pakan layer (tertulis diberikan umur 5 atau 6 minggu keatas).
    bila kejadian 21 hari langsung diberikan pakan petelur apa yang terjadi (lihat label-nya) Ca 3-3.5% apa yag terjadi? Mungkin terjadi:
    a. Akan terjadi mengakibatkan nephrosis
    b. Pembengkakan dlm usus (visceral gout)
    c. Penimbunan Calsium urat dalam ureter
    d. Kematian 10-20% akan terus terjadi sampai masa periode produksi
    e. Terjadi hypercalsemia dan hypophosphatemia
    f. Body weight menurun dan masak kelamin trhambat.
    g. Produksi telur tidak akan mencapai puncak
    Kalau kejadian umur 30 hari langsung diberi pakan petelur kejadian diatas mungkin tidak sehebat pada umur 21 hari. Di daerah saya memang ada peternak umur 30 hari diberi pakan petelur tetapi dicampur perbandingan 50 : 50 (petelur : pedaging) cara ini cukup aman, termasuk penghematan biaya pakan, kata mereka.
    Demikian jawaban yang dapat saya berikan, mohon maklum bila ada salah.

    • Terima kasih, Bapak. Telah menyempatkan menuliskan jawaban sebagai pencerahan.
      Tanpa ijin, langsung sebagian saya kutip untuk postingan. Semoga menjadikan manfaat.

      Salam hangat.

    • terima kasih sekali pak pencerahannya,
      kesimpulannya : pemberian pakan pedaging yg paling aman pada umur 5-6 minggu, karena memang di label pakan layer dituliskan 7 minggu – apkir.

      muncul kembali pertanyaan, maaf pertanyaan ini sebenarnya tadi ditanyakan mas arief via sms ke saya. saya hanya bisa menjelaskan seadanya.

      “apakah pakan ayam pedaging sudah memenuhi kebutuhan puyuh starter? ada yg kurang kah? atau ada yg lebih kah?
      jika sudah pas, pasti aman, jika kurang atau lebih, bagaimana agar benar2 menjadi pakan puyuh starter, karena diluas sana masih sulit mendapatkan pakan puyuh khusus starter”

      sekali lagi trima kasih atas jawabannya.
      salam hormat bpk puyuh jepang

  4. Ping-balik: Puyuh Muda tidak boleh Diberi Pakan Petelur / Layer, Kenapa??? | [PUYUH JAYA]

  5. Assalamualaikum,salam kenal nama saya iswanto dari sragen,saya br pemula dlm ternak puyuh,kpd yg trhormat bpk puyuh jepang ato bpk2 yg lain tolong dijelaskan lg tntng retriksi feeding krn saya blm begitu mudeng,dlm kasus nyata misal 1000 bibit puyuh,bgmn cr mempraktekan retriksi feeding sehari2?hitung2any konsumsi perhariny jd brp gram?mulai umur brp dan smp umur brp kita mlkukan retriksi feeding?makasih pak,smg Alloh mmbls kebaikan bpk2

  6. Ada yang punya pengalaman dengan PP3 wonokoyo< trims infonya

  7. Maaf bpk puyuh jepang yang trhormat,,saya mau tanya gmna cranya membuat pakan puyuh yang baik dgn cara manual apa-apa saja bhannya dan brpa tkarannya…?

  8. salam kenal
    mohon informasi kalau ada yang tahu Contact person untuk peternakan puyuh plasma di daerah kepulauan riau dan jambi.terima kasih

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s