Kapan Jadwal Pemberian Pakan Burung Puyuh Petelur yang Tepat?

Salah satu aktivitas rutin dalam beternak burung puyuh petelur adalah pemberian pakan. Postingan kali ini, terutama pada burung puyuh yang sudah naik kandang. Dimana rata-rata umur naik kandang sekitar 25 – 30 hari. Bahkan ada yang 20 hari.

Sejak umur tersebut, pakan yang diberikan pada burung puyuh petelur adalah pakan teluran ( LAYER ).
Bagaimana jadwal pemberian pakan LAYER?

Jadwal pemberian pakan pada burung puyuh petelur, sedikit banyak berpengaruh juga terhadap produktivitas dalam bertelur. Walaupun secara pokok, jumlah standar kebutuhan pakan per-ekor per-hari 22-23 gram tetaplah yang lebih menentukan.

Jadwal pemberian pakan pada puyuh, tergantung pada model / bentuk / disain kandang puyuh. Otomatis akan menentukan juga pada model wadah pakan puyuh yang menjadi asesoris wajib sebuah kandang.
Ada yang terbuat dari triplek berbentuk kotak dan segitiga, biasanya dipasang di samping kiri dan kanan kandang. Ada yang memakai pralon, dipasang di depan, ada juga yang di belakang.
Hampir sama sifatnya dengan pralon, ada juga wadah pakan puyuh berbahan bambu, biasanya bambu petung yang dihilangkan batas ruasnya (ros-rosan).

Dari berbagai macam model wadah pakan puyuh tersebut, menjadikan jadwal pemberian pakan juga berbeda-beda. Tergantung muatan dari masing-masing model. Ada yang jadwalnya 3x pagi siang sore (malam), 2x pagi dan sore (malam), 1x pagi saja, atau 1x sore (malam) saja.
Untuk yang satu kali, biasa pada model wadah pakan puyuh yang dari triplek.

Saya sendiri tidak paham kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jadwal pemberian pakan puyuh tersebut. Kelebihan dan kekurangan terhadap peternaknya, maupun untuk burung puyuh piaraannya.

Yang jelas, mau berapa kali pun pemberian pakan, tidak lepas dari standar kebutuhan burung puyuh petelur per-ekor per-hari, yaitu sekitar 22-23 gram.
Namun ada satu hal yang sempat menjadi perhatian. Tentang pemberian pakan jadwal yang dua kali, pagi dan sore (malam). Sepertinya pada jadwal pagi, lebih pagi lebih bagus. Dengan pertimbangan, pada waktu pagi, burung puyuh lebih lama “puasa”nya. Dihitung sejak jadwal sore sampai semalaman. Entah analisa ilmiahnya bagaimana, tapi jika mruput / gasik, menekan angka kematian dan hasil produksi telur lebih optimal. Hanya perkiraan saya ya . . .

Demikian… Dan selamat beternak puyuh…

Salam sejahtera Indonesia…

About these ads

80 responses to “Kapan Jadwal Pemberian Pakan Burung Puyuh Petelur yang Tepat?

  1. berdasarkan penelitian s.m. Hassa, et al. Pemberian pakan pada siang atau sore hari pukul 14.00-22.00 ternyata meningkatkan kesuburan dan produksi telur puyuh, dibanding puyuh yg diberi makan pada pukul 06.00-14.00. Namun, bobot telur yg dihasilkan tidak berbeda.

    • informasi ini hasil penelitian ini sangat penting sekali. terima kasih sudah berkenan share informasi.
      kalau saya hanya berdasar pengamatan dan “kira-kira”.
      kebetulan mulai minggu ini saya sedang mencoba meminimalkan pemberian pakan pada jadwal pagi. yang mana saya dalam pemberian pakan, 2x. namun tetap mengacu pada kebutuhan pakan per-ekor per-hari.
      percobaan saya tersebut semoga bisa pas dengan hasil penelitian tersebut, lebih banyak pada sore harinya.

      saya menunggu perkenan share yang selanjutnya dari Pak Sholehuddin. Jika ada link-nya, saya siap meluncur untuk belajar.

      Salam hormat selalu.

  2. justru sayayg harus beterima kasih, karena anda bersedia mndirikan blog ini demi peternak puyuh, dengan adanya forum di blog ini kita bisa saling bertukar pendapat dan meambah ilmu

    • Terima kasih sama-sama, Bapak. Hanya sebatas kemampuan saya. Semoga biarpun sedikit-sedikit, bisa membawa manfaat.
      Dan hanya serasa burung dengan sebelah sayap, jika tidak ada pancingan komentar atau tanggapan, yang merupakan apresiasi dari pembaca.

      Salam sukses selalu.

  3. mas arief sy mo nanya… puyuh sy dah berumur sekitar 50 hr, tetapi hingga saat ini dari 300 ekor blum ada yg bertelur satupun juga… untuk pakan sy sdh memberikan pakan pabrikan yg khusus untuk puyuh, apakah masih ada faktor yg mempengaruhi sehingga puyuh tidak mau bertelur..?? memang klo malam hari lokasi kandang sy belum sempat d kasih penerangan atw lampu… makasih sebelumnya atas infonya…

    salam hormat selalu….

    • Silahkan, dengan senang hati…

      Jika sampai umur 50 hari belum ada telur satu pun, dari yang saya alami, mohon maaf, termasuk lumayan terlambat.

      Namun jika berdasar dari keterangan bahwa malam hari tanpa penerangan, saya kira itulah yang jadi penyebabnya. Sebab jika gelap, puyuhnya tidak mau makan. Apalagi jika semalaman, sepertinya sangat kurang asupan gizi dari makanan.

      Burung puyuh suka dengan suasana terang, untuk makan dan minum.
      Jadi menurut saya, sebaiknya sesegera mungkin memberi penerangan pada malam hari. Bukan sekedar mempernormal produksi telur, tetapi yang penting juga adalah menjaga kondisi puyuh. Banyak ancaman penyakit mengintai karena kondisi burung puyuh yang tidak fit. Dan tidak fit-nya itu, bisa lebih karena kurang makan dan minum.

      Bahkan kalo tempat saya, karena kandangnya ada di balik bukit dan banyak pepohonan, siang pun saya beri lampu. Terutama di atas jam 12, keadaan kandang mulai temaram.

      Demikian semoga menjadi pertimbangan.

      Salam hormat juga . .

      • trima kasih atas masukan yg sangat bermanfaat sekali mas… sy slalu menunggu ilmu perpuyuhan terbaru dr mas arief… krn sy berani untuk memelihara puyuh berdasarkan dari panduan tulisan mas arief…. salam hormat slalu mas….

        • Sama-sama terima kasih.
          Hanya sekedar berbagi dan sebatas dari pengamatan dan yang saya alami.
          Tetap semangat beternak puyuh. Semoga semakin sukses.
          Demikian saya sangat mengharap.

          Salam hormat selalu juga…

  4. jangan terlalu di risaukan, keterlambatan puyuh bertelur memang banyak penyebabnya. hanya saja yg paling sering terjadi adalah karena penyakit dan kurangnya nutrisi.
    jika terjangkit penyakit terdapt tanda2 puyuh lemas dan tidak semangat, lebih sering diam dan ngantuk. lakukan vaksinasi dan pemberikan antibiotik, disarankan menggunakan antibiotik therapy.
    jika membaca tulisan bapak salma yg tidak terdapat penerangan, betul apa yg dikatana bapak arif. kemungkinan besar puyuh bapak kekurangan nutrisi sehingga pertumbuhannya lamban, begitu pula dewasa kelaminnya.
    coba dikasih penerangan min 16 jam sehari, lebih2 24 jam, klo berkenan beri pakan 3-4x sehari, dengan pemberian pakan lebih sering, puyuh akan lebih sering beraktifitas dan lebih sering makan. pertumbuhan jadi optimal.
    dari pengalaman saya puyuh yg lambat bertelur justru akan menghasilkan telur lebih besar dari pada puyuh yg terlalu dini bertelur. dalam artian besarnya telur awal bertelur ya . . .

    • Ini menjadi catatan penting: ada keterlambatan mulai bertelur dalam hubungannya dengan kualitas telur.
      Beberapa angkatan puyuh, yang saya alami juga terjadi perbedaan awal mulai bertelur. Ada yang 35 hari, 40 hari, pernah juga lebih dari 40 hari.
      Namun saya belum pernah memperhatikan kualitas telur dari masing-masing awal bertelur tersebut.
      Hanya waktu naik kandang saja yang terperhatikan.

      Terima kasih.

  5. Tolong pembaca yang pernah mengalami puyuhnya sering mati karena susah atau telur tidak bisa keluar terutama pada awal2 bertelur, kira-kira penyebabnaya apa ?
    Puyuh saya banyak yang terlambat bertelur bisa sampai 2 bulan baru bertelur, padahal penerangan dan makanan selalu terpenuhi, apa kira2 penyebabnya ?
    Trim atas jawabannya

  6. utk puyuh yg mati karena telur susah keluar itu karena klamin pyuh blm dewasa tapi sudah harus bertelur, sebaiknya beri pakan dan suplemet pearangsang yg sesuai pada umur puyuh, jgn memaksa puyuh bertelur dulu padahal belum dewasa kelamin.
    puyuh terlambat bertelur bisa juga karena penyakit atau kandang / sanitasi yg tidak sehat…sebaiknya jdawalkan vaksinasi dan aktibiotik tepat pada waktunya, serta kebersihan kandang.

    • terima kasih, Mas Sholehuddin. selain menjawab pertanyaan Bapak Mojokerto, sayapun ikut mendapat pencerahan atas berbagi ilmunya.
      tetapi memang sampai saat ini pun, saya hampir tidak pernah menggunakan suplemen perangsang telur. paling malah antistres.

      salam puyuh jaya

  7. cita gemilang puyuh

    salam….
    saya pemula dari purwakarta – jabar, mohon informasi mengenai alat pemanas ruangan untuk kandang puyuh, suhu adara di lokasi saya sangat dingin sekali apalagi saat malam hari, jika menggunakan alat pemanas untuk ayam (semawar) apa bisa mengakibatkan stres?
    trimakasih sblumnya…

    • Terima kasih kunjungan dan pertanyaannya.
      Sama saja dengan saya, masih pemula dalam perpuyuhan. Karena itu, saya ingin belajar bersama, dan berlatih bersama.

      Mengenai pertanyaannya, mohon dijelaskan lagi, burung puyuhnya masih dalam pembesaran atau sudah naik kandang.
      Sambil menunggu, barangkali ada pengunjung yang berkenan berbagi dan berkenan memberikan pencerahan.

      Salam puyuh jaya.

  8. cipta gemilang puyuh

    salam….
    saya pemula dari purwakarta – jabar, mohon informasi mengenai alat pemanas ruangan untuk kandang puyuh, suhu adara di lokasi saya sangat dingin sekali apalagi saat malam hari, jika menggunakan alat pemanas untuk ayam (semawar) apa bisa mengakibatkan stres?
    trimakasih sblumnya….

  9. cipta gemilang puyuh

    salam.
    saya pemula dari purwakarta – jabar, mohon informasi mengenai alat pemanas ruangan untuk kandang puyuh, suhu adara di lokasi saya sangat dingin sekali apalagi saat malam hari, jika menggunakan alat pemanas untuk ayam (semawar) apa bisa mengakibatkan stres?
    trimakasih sblumnya….

  10. Salam puyuh
    Trimakasih atas informasinya mengenahi penyebab puyuh susah bertelur dan mudah mati.
    Kalau pembaca tidak keberatan tolong saya di beri informasi tentang tata cara atau waktu pemberian vaksin dan antibiotik yang tepat.
    Selama ini sy coba beri vakin ternyata masih juga banyak yang mati padahal untuk sanitasi dan kebersihansudah kami terapkan, akhirnya sekarang saya tidak pakai vaksin lagi.
    Bagi puyuhjaya bisa bantu berdasarkan berdasarkan pengalaman selama ini.
    Trimakasih atas perhatiannya.

    • Terima kasih, Bapak Komari.

      Sebelum ada yang berkenan berbagi pengalaman. Berdasar selama ini menjadi peternak plasma, seperti vaksin dan antibiotik sudah disediakan oleh pihak pt. Biasa diberikan pada waktu naik kandang saja.

      Mengenai kematian, mungkin juga karena bibit puyuhnya, yang saya alami setelah kematian pada waktu pembesaran, biasanya tidak pernah ada lagi kematian. Baru setelah berumur 4 – 5 bulan, mulai ada kematian.
      Namun dari penyuluhan yang diberikan oleh pihak pt, mendapat pengarahan bahwa jika kematian masih 0,8 ekor per-1000 per-hari, terhitung kematian wajar. Jika populasi 1000 ekor, seupama dalam 1 tahun tinggal 750 ekor, masih terhitung normal.

      Demikian juga yang saya alami. Terima kasih atas pertanyaannya. Semoga juga menjadi manfaat bagi yang lain.

      Salam puyuh jaya.

  11. sebenaranya banyak pengaruh kenapa puyuh sudah bertelur dan mudah mati, belum tentu juga disebabjan vaksin, karena vaksin hanya pencegahan untuk penyakit tertentu.
    untuk pemberian vaksin stiap petrnak bermacam2,
    untuk saya pribadi pemberian vaksin pada umur 4 hari dan diteruskan dengan antibiotik sampai umur 7 hari.
    vaksin yg digunakan bisa nd lasota, nd chlone, nd +ib.
    sedangkan vaksin susulan dilakukan pada umur 2 bulan dan terus diberikan 2 bulan sekali, jika di daerah bpk ada terjadi wabah lain seperti gumboro atau flu brung, bisa juga di beri vaksin gumboro dan AI

  12. slm kenal bang ini bang puyuh saya tuh tiap hari banyak yang mati 1-2 gt. gmna solusinya

    • Salam kenal juga, Mas Fauzi. Dengan senang hati.

      Mungkin bisa diperlengkap lagi datanya, jumlah populasi puyuhnya berapa?

      Mengenai kematian, tentu akan banyak sekali pembahasannya.

      Salam siang dan tetap semangat.

  13. Support selalu,,
    Terima kasih atas artikernya.Berapa banyak sekali burung puyuh bertelor?

  14. Mengomentari puyuh 50 hr belum bertelur:
    masih wajar puyuh 50 hr blm bertelur. sy punya diagnosa begini: karena body weight puyuh tsb blm mencapai normal, hal in pasti asupan makanan yg kurang atau mungkin salah. normalnya sexual maturity puyuh umur 45hr diikuti body maturity 60-70hr. artinya puyuh akan bertelur lbh awal sedang tubuhnya msh brkembang tumbuh.
    hal lampu or cahaya sangat brpengaruh pd perkembangan follicle puyuh. intensitas cahaya akan diterima mata and dikirim ke hypotalamus/hypofisa, kemudian dikirim ke ovary, ovary akan menterjemahkan dg menerbit bbrp hormon yakni FSH (Follicle stimulating hormon) dan LH.(Leutinizing Hormon). FSH merangsang pembentukan folikel telur dan LH mematangkannya, kemudian terjadi ovulasi selama kurang lbh 24 jam jadi lah sebutir telur. gitu.
    Cahaya yg dibutuhkan adalah intensitasnya, dpt diukur luxmeter, sedang lamanya cahaya diperlukan paling tidak 14-16 jam/hr. indonesia dg natural daylight (siang) kurang lbh 12 jam maka diperlukan cahaya tambahan (lampu) sktr 2- 4 jam/hari. kesimpulan: cahaya tambahn lcahaya ampu pokoknya merangsang pembentukan telur secara hormonal gitu. mohon maaf kalau ada KESALAHAN. thank.

  15. komentar kenapa puyuh banyak yang mati.
    klo sy punya pendapat coba koreksi pakannya apa.jenis peruntukan anak or dewasa (umur), bentuk (crumble, mash), waktu pemberian, atau itu pakan khusus puyuh bukan. Thank.

  16. Aku boleh nanya pak …. aku masih awam mengenai ternak puyuh, bolehkah burung puyuh tak kasih makan pur yang biasa untuk pakan ayam yang haigh protein ……..

    • Silahkan bertanya. Bebas saja. Anggap saja rumah sendiri :)

      Itu pur ayam untuk petelur atau pedaging?
      Kalo boleh, ya sebenarnya boleh saja. Tapi hasilnya saya kira akan lain dengan jika diberi pakan khusus untuk puyuh.

      Demikian?

  17. salam kenal…mas arief….!! saya peternak puyuh sktar 2 tahunan…yang ingin saya tanyakan adalah berapa lama masa produktif puyuh bertelur secara normal? dan bagaimana cara menjaga agar kondisi puyuh selalu sehat dengan cara alami.? terima kasih.

    • normalnya 18 bulan pak.
      saya rasa dengan menjaga kebersihan kandang salah satu cara alamin untuk menjaga kesehatan puyuh di samping permberian ramuan herbal.

    • Salam kenal Pak Elfrin Sinaga. Dengan senang hati.
      Terima kasih juga untuk Mas Sholehuddin.

      Sebagai peternak plasma, jika pada masa kondisi harga sedang rendah, ada peraturan apkir paksa untuk puyuh umuran 52 minggu ke atas, walaupun produksinya masih bagus (75 an % atau lebih). Jadi, saya sendiri memiara yang paling lama dulu pernah 18 bulan. Karena pada saat pemangkasan, puyuh saya masih umur 49 minggu, jadi tidak kena, terus masih bisa lanjut.

      Saya kira untuk ketahanan produksi, selain perawatan, faktor bibit juga menentukan. Berdasar dari puyuh yang umuran 18 bulan seperti yang pernah saya alami, produksi telur masih bagus, tapi diupayakan bagaimana, dengan pakan murni juga, kondisi telur banyak yang kurang baik. (Bobot bagus, tapi kerabang banyak yang rapuh).

      Untuk menjaga kesehatan dan ketahanan, mungkin bisa dicoba resep ramuan alami http://puyuhjaya.wordpress.com/resep-ramuan-tradisional-untuk-pengobatan-dan-pencegahan-penyakit-pada-puyuh

      Dan menurut yang saya alami juga, standar pakan puyuh yang 22 gram per-ekor per-hari bahkan harus selalu dijaga.

      Demikian sementara dari saya, Pak.
      Salam hangat dan sukses selalu.

  18. thanks yah..
    info ini sangat bermanfaat bagi saya yang ingin beternak puyuh..

  19. pak aris kulonprogo

    salam kenal bos. saya mantan plasma pt.pg. apa benar puyuh itu membutuhkan pakan 22-23 gr/hari ? berdasarkan pengalaman, setahu saya rata-rata puyuh membutuhkan 26-27 gr/hr pakan murni. dgn jmlh tsb produksi 90% kadang lebih (khusus puyuh dibawah 8 bln). yang ingin saya tanyakan, bagaimana caranya memberi pakan puyuh 22-23 gr/hr ? apa pakai sitem jatah ? setahu saya kalau dijatah, puyuhnya kurus dan produksinya paling paling 80%. gimana bos caranya agar 22-23 gr cukup dan produksi bisa 90% ?

    • Salam kenal juga, Pak Aris. Saya masih tetap jadi peternak plasma, hampir 4 thn ini.

      Kebetulan mengenai standar pakan ada beberapa hal yang masih menjadi teka teki bagi saya. Mudah-mudahan ada yang berkenan berbagi.

      Untuk yang 22-23, boleh dikata 23 gram saja (untuk populasi 950 ekor membutuhkan 152,95 gram, itu masih jadi patokan saya dan secara hasil masih mencapai produksi 90 an persen di kisaran umur 3 – 4 bulan. Namun itu hanya dalam hitungan minggu, setelahnya di bawah 90%.

      1. Mengenai 23 gram, berdasar dari cerita Mas Sholehuddin, LQF Jember Jatim. Di sana menghabiskan bahkan sekitar 19-20 gram.
      Apakah dimungkinkan cuaca/iklim daerah berpengaruh?

      2. Dari beberapa kali saya memiara, selalu membesarkan sendiri dari umur 1 hari atau setelah droping oleh Pak Bono. Tapi ada sekali saya beli dari teman peternak pada umuran 25 hari (karena kasus dg PT, sehingga tidak diberi BR). Saya tidak paham bagaimana pemeliharaan dan pakannya diberi apa, sampai sekarang puyuh tersebut umurnya sekitar 42 minggu, beberapa yg saya alami: pakannya lebih boros dari yg lain (hanya saya lihat dari jatah pemberian pakan, belum saya hitung sendiri), minumnya juga sangat boros (dg populasi dan umur yg sama dg yg lain, air 1 galon bisa kering sebelum pemberian berikutnya, padahal yg lain masih sekitar 1/4 galon, akibatnya kotoran lebih sering encer), ini belum terpecahkan juga penyebabnya. Apakah pemeliharaan pada masa pembesaran berpengaruh terhadap itu semua?? Saya sendiri belum paham, Pak.

      Sementara demikian dari saya. Mohon masukan maupun saran. Mohon maaf juga apabila kurang berkenan.

    • Ikut komentar ya…
      Pengalaman saya dari beberapa kandang puyuh petelur ditempat saya, yang makanan nya dijatah atau ditimbang misal 23g-25g/puyuh/hari malah lebih boros pakan. Apalagi kalau sampai tempat pakan kosong. Terkesan rakus puyuh makannya.
      Lain hal kalau tempat pakan terisi pakan terus, puyuh hanya makan secukupnya. Dari pengalaman saya 1500 ekor puyuh petelur cuma habis pakan 50 kg buat 2 hari, dan menghasilkan telur minimal 1200an telur/hari, 50kg minimal 1800 btr telur saya dapat pada musim angin kencang sekarang, lumayan irit ya???
      Jadi sampai sekarang saya selalu menjaga tempat pakan selalu terisi pakannya.

  20. pak aris kulonprogo

    trima kasih mas arif, tapi yang saya maksud, bagaimana cara memberi pakan agar puyuh itu cuma makan 23gr/hr ? apakah pagi dan sore ? selama ini saya memberi pakan secara full dan kalau dihitung per ekornya ya 26-27gr/hr. hingga kini saya masih belum tahu bgmn caranya agar puyuh itu makan 23gr/hr ? apa ada kesalahan cara pemberian pakan pada puyuh saya ? mohon pencerahannya.

    • dari beberapa kasus, puyuh standarnya 22 gr/hari.
      dan puyuh bukan unggas rakus seperti ayam dwi guna. yg jika tidak dijatah akan terus makan.
      puyuh cenderung makan dibawah standar makannya tergantung cuaca, perawatan, penyakit dan lain2.
      coba bpk per hatikan lagi. bagaimana jenis tempat pakan yg bapak pakai.
      perhatikan lagi pakan yg tercecer. bagai mana teknik pemberian pakan, perhatikan tidak ada pakan yg terbuang.

  21. pak aris kulonprogo

    trima kasih pak atas penjelasannya. selama ini tmpt pakan saya letakkan didalam kandang, dgn ukuran p.30 cm x lbr 9cm, tinggi 6 cm atasnya saya kasih strimin. pakan saya berikan tiap pagi jam 7 secara full. ukuran kandang saya 80 x 60 cm. soal tercecernya pakan sepertinya tidak ada pak. saya tinggal didekat pantai, 2 km dr pantai. demikian pak mohon bantuannya. trima kasih sebelumnya.

  22. kalau dilihat lokasi bapak, daerahnya malah cukup panas ya pak, mungkin suhu kandang bisa mencapai 30 derajat cecius. memang jumlah konsumsi pakan tergantung pada
    1. Suhu lingkungan. dingin akan lebih banyak konsumsi
    2. kandungan energi metabolisme pakan, energi rendah konsumsi meningkat
    3. Bentuk pakan Mash, crumble ataupun pellet
    4. tingkat produktivitas
    5. umur ternak
    6. tempat makanan yang digunakan sangat berpengaruh terhadap jumlah pemberian pakan, tetapi hal ini lebih berpengaruh pada tingkat loss atau kehilangan (tercecer). bukan jumlah konsumsi ternaknya.
    maka dugaan saya mengarah pada bentuk atau tempat pakannya dan lokasi penempatannya (luar atau dalam) yang perlu dikoreksi, pada tempat pakan diletakkan di dalam kandang akan lebih besar kemungkinan kaki puyuh ikut mengkaisnya selain paruh, dan pakan yang tercecernya, kurang terlihat karena sdh tercampur dengan kotoran, lain halnya bila tempat makan diletakkan di luar selain hanya paruhnya yang mengkais, jika ada sisa pakan yang tercecer akan terlihat oleh bapak.demikian ikut nimbrung aja. terima kasih.

    • terima kasih pak Sadih, sangat tepat sekali alasan2nya.
      namun merilik dari peternakan saya yg hanya 10 kilo meter dari pantai dan suhu rata2 33 derajat celsius, puyuh cenderung mengurangi makan dan banyak minum, bahkan puyuh saya lebih sering makan hanya 18 gram per hari. namun berdampak pada jumlah telur yg mencapai 100-110 butir per kg,. untuk kedepan saya membuat kandang dengan sistem terbuka seperti hal nya ayam petelur agar suhu menjadi ideal.
      masalah tempat pakan juga sangan tepat sekali, dari awal beternak hingga tahun kemaren (16 tahun) saya memakai tempat pakan didalam sangkar. memang selain paruh kaki juga akan mencakar dan justru sangat parah jika kawat strimin lepas, pasti pakan langsung habis. itu bukan habis dimakan, tapi habis dikais. solusinya kawat diberi paku agar kawat tidak lepas.
      masalah jenis pakan juga sangat penting, di daerah pantai angin sangat kencang, jadi jika menggunakan pakan jenis tepung (mash) rentan terbawa angin. kebetulan di daerah saya hanya ada jenis pakan crumble.
      kandungan EM dan protein juga sangat berpengaruh, jika kandungan keduanya rendah maka puyuh akan banyak makan demin tercapainya metabolisme yg dibutuhkan puyuh.
      umur memang sangat berpengaruh. semakin tua umur puyuh akan semakin banyak makan dan ini juga berhubungan dengan produktivitas.
      dari pengalaman, puyuh masuk diumur 18 bulan keatas maka produksinya mulai menurun, pakannya juga mulai menurun walau sedikit. (mending di apkir saja) karena pendapatan telur tidak sesuai dengan pakan puyuh.

  23. Terima kasih Bp Aris, Bp Puyuh Jepang, juga Bp Sholehuddin.

    Sekedar berbagi cerita mengenai jatah pakan puyuh yang 23 gram. Pemberian pakan di tempat saya itu 2x, pagi dan sore. Dengan tempat pakan memakai pralon memang lebih banyak kemungkinan pakan yg tumpah. Biarpun begitu, tetap di hitungan 23 gram. Merujuk pada petunjuk dari PT, kebutuhan pakan sekitar 22,68 gram tepatnya.
    Untuk kebutuhan pakan berdasar umur, sampai saat ini saya belum merasakan pasti. Jika lebih tua lebih sedikit membutuhkan pakan, karena jumlah populasinya juga sudah menurun dengan kematian, terasa pada umuran di atas 8 bulan.

    Mengenai cara memberi pakan dg standar 23 gram, melihat pada sisa pakan di pemberian sore. Apabila masih ada sisa, pemberian sore jumlahnya memperkirakan sisa yang ada. Berdasar erkiraan ini pun kadang juga pemberiannya serasa masih terlalu banyak, karena pada pagi harinya kadang masih sisa juga. Pada kondisi tersebut pun kebutuhan pakan tetap di hitungan 23 gram.

    Namun apabila mengacu pada feed intake dari PT, punya saya kemarin2 di poin 26 bahkan 28 gram per ekor perhari. Data tersebut berdasar pada data populasi yang biasanya dipersedikit atau kira-kira, karena memang kebanyakan peternak (termasuk saya) jarang yg menghitung pasti jumlah populasi. Karena dipersedikit, maka wajar kalau data feed intake kebutuhan pakan terlihat sangat besar. Mudah-mudahan untuk waktu ke depan akan mencoba menjaga ketertiban data dengan recording, paling tidak ya untuk yg 2000 dalam serumah (berburu bonus DOQ gratis).

    Demikian, mohon koreksi.

    Salam hangat.

  24. pak aris kulonprogo

    sebelumnya saya ucapkan banyak trima kasih atas perhatian bpk bpk terhadap permasalahan puyuh saya. disini perlu saya tambahkan data selengkapnya, shg nanti bpk bpk dapat membantu masalah puyuh saya. pakan yang saya pakai py-3, letak kandang dipinggir kampung dan sekitar kandang tumbuh pohon bambu yg lebat. apabila musim hujan, sekitar kandang becek (kalau orang sini bilang, tempat yang anyes). apa memang letak kandang ini masalahnya ? kemudian soal cara saya menghitung pakan begini: saya tidak punya timbangan, lalu saya pakai tutup termos utk menghitungnya. 1 zak saya timbang dengan tutup termos (cidok). 1 zak=154 cidok. berarti 50 kg : 154=324.6 gr/cidok. setiap sap kandang saya isi 20 ekor. setiap sap saya kasih 2 cidok (324.6 x 2=649.2)/hari, sisa pagi harinya sekitar 1/4 cidok (kadang tinggal sedikit banget) . hal inilah yang membuat saya kadang melakukan percobaan2 dengan mencampur bahan makanan lain. saat ini saya sedang dan telah melakukan percobaan dengan mencampur sedikit nasi aking halus.yang saya coba hanya 15 ekor. hasilnya selama 18 hari ini rata rata per hari 13 btr (puyuh coklat umur 10 bulan) hasil tlr bgs, berat dan kerabang tebal. sementara hanya ini yg dpt saya sampaikan, mohon petunjuk bpk bpk semua dan mengenai pakan campuran, mohon petunjuk baik buruknya nasi aking atau efeknya jangka panjang bagaimana ? trima kasih sebelumnya. hasil percobaan dr tgl 10/1/12, kapasitas 15 ekr, umur 10 bln : 15.14.13.14.13.13.14.13.13.14.13.15.14.13.11.14.14.15 (pagi tadi) maaf bila ada kesalahan.

  25. Terima kasih juga Pak Aris atas masukan-masukan cerita permasalahan ini.

    Mengacu pada penjelasan Bp. Puyuh Jepang di no. 1, mengacu juga pada uraian Bp. Sholehuddin yang beternak di daerah dengan suhu terhitung. Terlihat kebutuhan pakan puyuh bisa dipengaruhi juga oleh suhu lingkungan. Melihat juga puyuh di tempat Pak Aris yang ‘eyup’ dan ‘anyep’ di bawah rimbunan bambu, dimungkinkan teori 23 gram menjadi relatif, tergantung suhu lingkungan.
    Sambil menunggu penjelasan-penjelasan lagi yang berkenan, ada muncul pertanyaan juga, apakah kebutuhan pakan yg 26-27 gram tersebut berlaku sama di musim kemarau maupun di musim penghujan? Mungkin walaupun di bawah rimbunan bambu, pada musim kemarau menjadi agak lebih kering.

    Tentang nasi aking, pernah juga dengar pencampuran dg bahan tersebut. Dulu ada peternak di wilayah wonosobo / magelang katanya hasilnya bagus juga, Pak. Mengenai kandungan nutrisi nasi aking, saya ikut menunggu, menyimak, dan turut belajar. Semoga ada yg berkenan memberikan pencerahan.

    Salam semangat.

  26. pak aris kulonprogo

    trima kasih mas puyiuh jaya dan trima kasih juga buat bapak2 yang telah memberi penjelasan trhdp permasalahan puyuh saya. dari penjelasan bapak2 semua, saya bisa mengamabil kesimpulan bahwa: banyaknya pakan puyuh saya karena letak kandang yang tidak baik (selalu eyup dan anyes). dan juga karena tempat pakan diletakkan didalam kandang. kedua hal itu akan saya perhatikan, selanjutnya akan saya cari solusi yang terbaik. info buat mas puyuh jaya, jmlh pakan saat musim kemarau dan penghujan memang berbeda, tapi ya tidak seberapa bedanya. cukup sekian dulu bapak2 sekalian, selanjutnya saya akan selalu menyimak sambil belajar dari bapak2 semua. trima kasih.

  27. pak aris kulonprogo

    buat mas angki. saya sangat tertarik dgn pengalaman anda, boleh tdk kalau saya ingin tahu lebih banyak tentang pengalamannya. pakan yg anda berikan itu hanya pakan murni atau dicampur bahan lain ? dan bagaimana cara pemberiannya kok bisa seirit itu ? sudah berlangsung berapa lama pemberian pakan dgn seirit itu ?

    • Pakan yang saya berikan murni pakan puyuh petelur dari japfacomfeed, diberikan jam 8, jam 14 & jam 20.
      Yang saya perhatikan ada 4 bulan terakhir. 1 karung isi 50 kg pakan bisa dapat minimal 1800 butir telur yang sudah disortir dari yang pecah/tidak sempurna. Begitu Pak Aris.

      • @p.aris..untuk campuran nasi aking yang diberikan berapa perbandingannya Pak?..saya tertarik..kebetulan masih baru mulai, jadi perlu informasi lebih banyak..makasih
        @m.angki..untuk pemberian pakan 3 kali sehari, yang penting diisi selalu penuh ya?..apa ini sampai sekarang masih berpengaruh?..ataukah hanya dalam waktu 4 bulan saja?..mohon pencerahannya…matur nuwun

  28. ada yang kelewat rupanya, bahwasanya selain yang telah disebutkan di atas ternyata jenis / ras tertentu memang mengkonsumsi pakan lebih banyak dari pada puyuh biasa. jenis puyuh yang dimaksud pak Aris ada kemiripan dengan puyuh saya yaitu jenis puyuh dengan sebutan Manuk Londo (malon). memang yang saya alami skarang jenis puyuh ini konsumsinya lebih tinggi sekitar 25gr lebih/ harinya. besar tubuhnya sekitar 1.5 kali dari puyuh biasa.

  29. ass wr,wb bg puyuh
    saya baru mau mulai ni
    kalau masalah kandang di bikin kayak kandang ayam apa gak masalah bg?/

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s