Kata-kata Bahasa Jawa ini Saya Sulit Menerjemahkan ke Bahasa Indonesia

Sebagai orang jawa tentu saya lebih menguasai bahasa jawa dibanding kemampuan berbahasa indonesia. Namun adakalanya terbentur beberapa kosa kata bahasa jawa yang saya merasa kesulitan menerjemahkan ke bahasa indonesia. Kadang perlu menerangkan dengan panjang lebar agar bisa dipahami.
Kata-kata apa saja itu? Ada yang bisa membantu?

1. Kunduran truk.

Truk dibacanya trek atau malah ada yang menyebut dengan trik. Apabila ada peristiwa kecelakaan yang menyebabkan rusaknya sebuah bangunan, karena ada truk yang berjalan mundur dan menabrak bangunan tersebut, maka “korban” bangunan yang rusak itu disebut kunduran truk.
Jelasnya, tertabrak truk yang berjalan dalam posisi mundur.

2. Mak Nyus.

Ungkapan yang pernah dipopulerkan oleh Pak Bondan ketika mencicipi makanan, beliau berkata: “mak nyus.” Jika ada teman luar jawa yang bertanya arti mak nyus, saya sulit juga menerjemahkan. Arti kata mak nyus merupakan ungkapan perasaan atas suatu hal yang “menggigit”. Tiba-tiba. Sekonyong-konyong. Cita rasa bahasa dalam kata mak nyus masih belum bisa saya terjemahkan. Mungkin para ahli bahasa bisa menerangkan?

3. Nyunggi.

Ini merupakan kata kerja. Bisa diterjemahkan tapi agak panjang. Yaitu membawa beban ditaruh di atas kepala. Seperti halnya wanita-wanita Bali seperti dalam foto-foto itu disebut nyunggi dalam membawa barang-barang di atas kepala. Tapi “sinonim”nya nyunggi dalam bahasa indonesia saya belum menemukan.

4. Njedul.

Ini mudah ding, diterjemahkan sebagai “muncul dengan tiba-tiba”.

5. Temuwo.

Anak kecil tapi sudah bersikap atau pembicaraannya seperti orang tua / dewasa. Bisa juga bergaya tua. Begitu kalau saya menerjemahkan. Kata temuwo ini diambil dari kata “tuwo” atau tua. Kata serupa seperti halnya kata: gemede, semugih, ngedan, kemayu.

6. Kemaki.

Hehe, kalau ini artinya berlagak ya . . :)

7. Gondal gandul.

Sulit juga mau menerjemahkan kata gondal gandul. Terkait dengan kondisi suatu barang yang menggantung tapi tidak stabil. Sepertinya begitu.

8. Kemropok.

Suatu kondisi karena sebab ketakutan yang sangat. Apabila diartikan gugup, rasanya kurang pas.

9. Gumyak.

Suasana yang meriah karena senang.

10. Mangap.

Membuka mulut. Tentu beda dengan “ngowoh” sebagai membuka mulut karena bengong.

Dan masih banyak lagi kata-kata serupa yang sulit menerjemahkannya. Akan tetapi kata-kata bahasa jawa tersebut merupakan bahasa lokal di daerah saya. Tidak tahu dengan ungkapan bahasa jawa di daerah lain.

About these ads

4 responses to “Kata-kata Bahasa Jawa ini Saya Sulit Menerjemahkan ke Bahasa Indonesia

  1. mingklik-mingklik juga gak ngerti yo

  2. kunduran trek = kemunduran truk
    mak nyus = ungkapan kata diluar bhs jawa, seperti halny suara bom, duerrrr
    nyunggu = memikul
    njedul= muncul
    kemaki = berlagak.. belagu
    gondal-gandul = bergelantungan
    kemropok =
    gumyak = meriah
    manggap = membuka mulut. begitu juga kalo d balik bhs jawany membuka mulut ya manggap
    temuwo = sok dewasa…
    gemede = merasa lebih besar
    ngedan = menggila
    kemayu = kecentilan

    yg perlu di ingan dalam pengartian , Bahwa Satu KALIMAT bahasa tertentu dapat mengartikan beberapa KALIMAT BAHASA LAIN

    maap mas bro kalo ada salah, cuma mencoba menjawab :D

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s