Cara Meningkatkan Kualitas Bobot Telur Puyuh

Apabila ada yang bertanya, kenapa bobot telur puyuh piaraan saya dalam 1 ikat (900 butir) selalu di atas 10 kg, bahkan mencapai 10,70 kg? Bagaimana caranya?
Tentu saya akan menjawab: tidak tau pasti. Bukan berarti merahasiakan informasi. Jika saya tau pasti, jelas saya akan berbagi.

Karena itu, sebenarnya agak ragu mau memposting tentang meningkatkan kualitas bobot telur puyuh. Sampai sekarangpun rasanya masih belum pasti, apa yang paling menentukan hal tersebut. Walaupun seperti yang sudah-sudah, asalkan umur puyuh di atas 3 bulan, paling lambat 4 bulan, bobot telur sudah bagus. Antara lain ditandai, dalam 900 butir, bobotnya selalu di atas 10 kg. Sampai puyuh bahkan mencapai usia satu tahun, bobot telurnya masih stabil berat.

Pertimbangan dorongan menggali informasi dan hasrat mencari keterangan yang lebih bisa memastikan. Akhirya saya tulis juga postingan ini. Siapa tau ada pengunjung yang berkenan berbagi.
Juga didukung komentar dari Mas Bambang.

Dalam pemasaran telur puyuh, bobot sangatlah penting. Berat telur menjadi salah satu indikasi dari kualitas telur. Di samping itu, bobotnya semakin berat, otomatis meninggikan harga per-butir. Tentu saja ini hanya berlaku untuk pembelian dalam hitungan kiloan. Apabila pembelian dihitung butiran, berat telur tidak menjadi ukuran.

Kualitas telur puyuh yang bagus, antara lain diukur dari kerabang kulit telur yang keras, tidak rapuh. Juga dilihat dari warna kuning telurnya. Selain itu, kepadatan isi, atau penuh tidaknya telur di dalam kerabang, juga menjadi ukuran kualitas telur puyuh.
Semua hal tersebut bisa dilihat diantaranya dengan melihat berat telur.

Beberapa faktor yang selama ini berpengaruh menentukan berat telur puyuh hasil produksi, antara lain:

1. Pakan.

Pakan yang bagus akan menghasilkan telur yang bagus pula. Yang mana untuk hal ini, tidak dianjurkan mencampur pakan dengan bekatul / dedak, jagung giling, dll. Pencampuran pakan pabrikan dengan bahan-bahan alternatif tersebut akan menurunkan kualitas telur puyuh.
Walaupun ternyata ada bahan campuran pakan puyuh yang terbukti tidak mengganggu,

2. Pemberian Anti Stres.

Pemberian beberapa vitamin maupun obat apapun dalam air minum, selama ini belum tentu berpengaruh signifikan terhadap berat telur. Ternyata yang selama ini saya alami, obat / vitamin anti stres-lah yang menentukan.
Biarpun pakan berkualitas bagus, jika tidak pernah diberi antistres, hasil telurnya belum tentu bagus.
Sepertinya kalau obat perangsang telur tidak berpengaruh terhadap bobot telur.

3. Cuaca dan Suhu Ruangan.

Pernah puyuh saya yang pada waktu biasanya sudah mencapai bobot bagus, belum bisa tercapai. Kebetulan pas pada musim dingin Gunungkidul. Kemudian rumah induk lebih saya rapati. Angin yang tadinya berhembus kencang masuk kandang, saya tutup. Tentu dengan ukuran tidak terlalu pengap.
Tidak berapa lama kemudian, bobotnya sudah seperti biasanya.

4. Kenyang atau Tidaknya Burung Puyuh.

Pemberian pakan yang jauh di bawah standar ( standarnya 22 gram per-ekor per-hari ), maka selain kuantitas jumlah telur menurun, kualitas telurnya juga menurun alias tidak bagus.

Sementara ini, keempat hal tersebut yang telah saya terapkan tanpa memakai obat atau vitamin suplemen lainnya.

Kemudian suatu saat ada teman peternak yang baru saja memulai mendapatkan kendala, sbb pernah saya ceritakan di komentar:

Temen saya ini dulu ikut kemitraan puyuh pt peksi gunaraharja. Namun hanya sampai 6 bulan. Tidak tahan dengan harganya. Karena bobot telurnya yang sangat memprihatinkan, otomatis harga perbutirnya juga rendah.

Sampai umur 6 bulan, dihitung-hitung merugi. Mosok puyuh 3000, per-minggunya hanya dapat paling banyak 200ribu rupiah.
Berbagai cara sudah dilakukan. Bahkan sampai memberi jamu. Yang ahli2 dari karyawan PT pun belum menemukan sebabnya. Termasuk cara-cara yang biasa saya lakukan juga sudah diterapkan. Tapi tidak ada hasilnya.
Akhirnya keluar dari PT.
(Selengkapnya bisa anda baca Di sini. )

Mengikuti komentar tersebut, saya cenderung berani memasukkan sebagai faktor ke:

5. Atap Rumah Induk.

Atap rumah induk berpengaruh terhadap kondisi suhu di dalam ruangan. Suhu tersebut ikut menentukan terhadap kondisi telur, terutama bobotnya.

Mohon koreksi pabila ada kesalahan.

Salam puyuh.

About these ads

71 responses to “Cara Meningkatkan Kualitas Bobot Telur Puyuh

  1. Wah terima kasih mas artikelnya.
    saya sebagai pemula,bahkan baru mulai bulan ini jadi harus lebih banyak belajar lagi.

    saya coba akan terapkan di ternak puyuh saya. khusus untuk faktor atap yg bisa mempengaruhi kelembaban, bagaimana dengan ternak puyuh di daerah udara dingin?

    • Terima kasih apresiasinya, Cak.

      Saya juga terhitung pemula. Hanya memberanikan diri menuliskan di dunia maya. Salah satu harapannya, ingin koreksi juga dari senior-seniornya ternak puyuh.
      Mari belajar bersama-sama.

      Untuk atap, kebetulan sekali dari teman-teman peternak, hampir semuanya memakai atap genting. Hanya satu yang memakai asbes seperti yang saya telah tuliskan.
      Jika pun ada yang memakai atap asbes kok ternyata tidak berpengaruh terhadap bobot telur, kembali lagi saya masih pada tingkat menduga, setelah memperbandingkan dua peristiwa.

      Untuk daerah dingin jika mau memakai atap asbes, apakah tidak sebaiknya mempertimbangkan sifat asbes bagaimana. Saya kira atap genting lebih bagus.

      Salam sukses.

  2. bagamana jika pakan di berikan tanpa terputus, maksudnya pakan dalam wadah gak pernah habis?

    • Terima kasih, Mas Kumaidi. Maaf baru menanggapi.

      Jika pakan diberikan terus menerus. Ibaratnya tanpa jeda. Saya yakin ada bagusnya juga. Terutama pada kondisi puyuh, produktivitas, termasuk menunjang juga bobot telur puyuh.

      Namun, jika populasinya terhitung dengan jelas. Puyuh sudah mempunyai porsi makannya sendiri. Jadi jika diberi berlebih, tidak akan melebihi porsi makan.
      Lain dengan burung jalak. Seingat saya, termasuk burung rakus, atau memang porsinya besar. (Mohon koreksi jika salah).

      Berdasar riset yang disampaikan oleh pihak PT Peksi Gunaraharja dalam pertemuan, percobaan seperti yang Mas sampaikan, ketemu porsi jatah makan burung puyuh sehari semalam per-ekor adalah 22,68 gram.
      Terus terang jumlah pastinya berapa saya lupa. Karena dari riset tersebut, dipergunakan untuk menentukan feed intake yang 22 gram.

      Adapun saya pribadi, dalam mengira-ira kebutuhan untuk 7 hari, menggunakan standar 23 gram. Apabila sisa, bisa diakumulasi untuk minggu berikutnya.

      Demikian batas sepemahaman saya.

      • benar kata mas arief, di peternakan saya, pakan saya berikan sekali dalam sehari, namun dengan takaran untuk satu hari, jadi misal saya kasih makan jam 6 pagi, jam 6 pagi dihari besoknya pakan sudah sisa sedikit atau hampir habis, jadi tidak ada sisa berlebih, karena jika ada sisa berlebih akan ada penyusutan nutrisi dalam pakan, puyuh pun kandang kurang nafsu makan karena pakan mulai tengik atau rusak

        • Sip tips-nya, Mas. Atau jika sampai terjadi berlebih. Pemberian selanjutnya mengikuti sisa pakan yang ada. Yang diperkirakan untuk jatah selanjutnya juga.
          Terima kasih telah berbagi.

  3. mas mau tanya kalo bulu puyuh berdiri semua terus produksi menurun hingga 3% sampe 4% itu penyebabnya apa ya? saya memelihara puyuh 2000 ekor yang bertelor hanya 75 butir …

    • Terima kasih, Mas Yanto. Sudah berkenan berkunjung.
      Demikian sudah ditanggapi oleh Mas Sholehuddin.
      Mungkin saya menambahkan sedikit. Apabila tidak ada ciri-ciri berak kapur seperti yang dijelaskan oleh Mas Sholehuddin, kemungkinan lainnya bisa karena kedinginan karena angin terlalu leluasa masuk. Dulu saya pernah mengalami kejadian serupa.
      Tapi belum tentu benar. Karena belum paham bagaimana kondisi iklim di peternakan Mas Yanto. Juga belum paham bagaimana kondisi rumah induk.

      Yang 75 butir itu penurunannya kan ya, Mas?

      Salam puyuh jaya.

  4. jika ada kata bulu berdiri, coba dilihat kembali, apakah kotorannya putih? sering bergerombol? terlihat mengantuk? pakannya boros atau malah irit alias g nafsu makan? jika iya bisa dipastikan terkena berak putih (pullorum)
    berikan saja antibiotik yg mengandung trimetoprim dan sulfadiazine.
    tang paling bagus adalah koleridin dari medion.

    • Wah, lengkap sekali pencerahan penanganan berak kapur.
      Bisa menjadi pegangan. Atau mungkin bisa menjelaskan juga penyebab terkena berak kapur?

      Terima kasih.

      • Pullorum juga sering disebut penyakit berak putih atau berak kapur.
        Penyakit ini disebabkan oleh kuman Salmonella pullorum dan sangat menular. penyakit yang disebabkan oleh bakteri ataupun virus, pencegahan terbaik adalah menjaga kebersihan kandang dan peralatan lainnya.

  5. SALAM PUYUH & SALAM GARUDA MUDA
    MAJU TERUS KALAHKAN MALAYSIA
    Mari kita doakan bersama semoga Garuda Muda mengukir presati mempersembahkan yg terbaik untuk Indonesia Menjadi juara umum ASIAN Game dan semakin lengkap dengan mendali emas di cabang Sepakbola.
    Ngemeng-ngemeng kata Tukul Arwana, puyuh saya kok banyak yang mati mendadak hari ini ada 4 ekor dari sekitar 850, hampir tiap hari ada saja yg mampus dengan berbagai sebab, diantaranya ngorok, tidak nafsu makan dan yg sering susah mengeluarkan telur/berdarah padahal telur tidak begitu besar dan usia puyuh sekitar 5, 6 bulan
    Mohon bantuan dan doanya semoga garuda muda meraih mendali emas.
    Dan semoga kita pencita puyuh juga dapat mempersembah yg terbaik untuk indonesia mencipkatan lapangan kerja baru dan meningkat gizi masyarakat dg makan telur puyuh sehingga anak2 Indonesia jadi sehat, kuat dan mengalahkan/ganyang Malaysia.
    Mohon tanggapannya.
    Trim

    • ada kemungkinan itu adalah koksidiosis (berak darah).
      lakukan pengobatan dengan Antikoksi atau Decoxy (medion)

    • Semangat Garuda Muda. Jaya Indonesia.
      Kepakkan sayapmu. Raih kemenangan.
      Kami rakyat Indonesia mendukung dengan doa dan semangat . .

      Terima kasih Pak Komari, masih berkenan hadir di blog sederhana ini. Terima kasih juga menyempatkan berkomentar yang menambah khasanah perpuyuhan.

      Telah banyak dicerahkan oleh @Mas Sholehuddin. Terima kasih.

      Salam puyuh jaya.

  6. Ping-balik: Mengenal Penyakit pada Burung Puyuh, Pencegahan, dan Pengobatannya [Berak Kapur Pullorum] | [PUYUH JAYA]

  7. alhamdulilah mas sekarang naik jadi 900 dari 2000 ekor penghasilannya tapi kemaren bener bener hanya 75 butir mungkin karena baru saja pindah kandang tapi sekarang mulai menurun lagi …868 …

  8. tulisan yg cukup bagus.
    saya ada sedikit info ttg berat telur puyuh.
    wkt sy jd sales pakan pabrikan, ada ternak binaan yg mampu peroleh berat telur 85-87 butir/kg, dengan peningkatan protein pakan dan energi pakan (tercerna). tp secara prinsip pemeliharaan awal DOQ harus bagus, dg pakan pre satarter broiler dan partikel yg cukup halus, serta pemanasan yg memadai.
    intinya : protein+energi pakan tercerna bagus, manajemen DOQ bagus
    smoga bisa jadi wacana.
    kl mau coba produk yg bisa meningkatkan prot pakan mgkn bs gunakan DYSAPRO, di blitar jd program layer agar tdk ada fluktuasi prod yg tajam, di broiler umur 30 hari BWavg 1,8kg/ekor dg FCR yg fantastis turun 0,2 dari biasanya.
    terimakasih sdh bs ikut kirim tulisan.

    • Wah, terima kasih masukan informasinya, Mas Andi.
      Mengenai dysapro dll akan menjadi tambahan catatan dalam pemeliharaan puyuh. Mengenai penurunan FCR juga bisa menjadi pembanding, seperti dulu pernah disampaikan oleh pihak inti plasma.

      Terima kasih apresiasinya. Semoga berkenan lagi menambah sebanyak-banyak informasi, untuk kemanfaatan bersama.

  9. kemarin di kasih obat yang warnanya biru lupa lagi namanya produksi medion … sekarang ada kandang yang isinya sekitar 50 ekor tapi hanya bertelor 1 butir saja. dilihat dari fesesnya bentuknya (maaf) mencret gitu. ada 5 kandang yang seperti itu tapi produksi masih seperti biasa kira kira apa penyebabnya … dan obatnya kalo mencret itu apa ya mas …

  10. warnanya coklat biasa mas …

  11. iya mas di gunung bentang dekat padalarang juga tapi di desa … hawanya dingin kira kira rumah indukan seperti apa yang baik, saya membuat rumahnya dari bilik bambu dan tembok setengah setengah. mas solehudin puyuh saya kemaren di kasih therapy obat buat ayam … yang setress … warnanya biru muda …bungkusnya

    • Menurut saya, rumah induk sudah memadai untuk daerah dingin dengan bilik bambu.
      Bagaimana dengan penerangannya?

      Ini sambil nunggu Mas Sholehuddin mungkin berkenan berbagi pencerahan mengenai pengobatan yang sudah dilakukan.
      Atau mungkin ada pembaca lain yang berkenan berbagi informasi.

      Terima kasih sebelumnya.

      • untuk mencret bisa jadi terkena kolera atau karena cuaca, di kandang saya juga sering puyuh mencret bahkan beraknya mayoritas air, namun karena di kandang saya panas, itu wajar karena puyuh banyak minum dan produksi masih lancar.
        jika ada penurunan produksi bisa jadi itu kolera.
        antibiotik therapy sudah cukup komplek mengatasi beberapa penyakit terutama kolera (xxxx) silang disini menunjukkan kualitas obat dari medion. jika masih tidak sembuh coba gunakan koleridin (xxxxx).

  12. ok mas solehudin saya udah daftar di forum nicknya yanto mulyono.
    sekarang sedang mengalami tingkat kematian yang sangat tinggi hari ini saja mati 9 ekor kemarin 5 ekor … saya lihat kematian ini di sebabkan karena telor yang terlalu besar dan telor yang yang tidak bisa keluar dari (maaf) pantat puyuhnya … jadi nongol gitu … pakan yang diberikan campuran konsentrat, jagung, SP 22 SHINTA, dan dedak …

    • biasanya itu dari perawatan pada waktu doq pak. kelamin blm dewasa sudah harus mengeluarkan telur yg besar.
      hindari penggunaan perangsang telur dan kurangi kadar protein pakan dlu, sy kurang tau mengenai campuran yg bapak terangkan diatas komposisi nutrisinya berapa.
      puyuh bapak berumur brapa minggu?
      trimasih sudah mengdaftar di forumternak.com
      forum masih baru, masih perlu banyak perbaikan dan postingan
      untuk sementara kita berdiskusi di blog puyuh jaya yg semakin rame
      dan menarik ini. . .

  13. penerangnya rumah induk pake bohlam 3 buah yang 40 watt

    • Menurut saya penerangannya sudah mencukupi ya, Mas.
      Memang ada yang berpendapat lebih bagus memakai lampu bohlam, mungkin ada sifat panasnya ya…
      Namun saya malah dalam penerangan belum pernah memakai lampu bohlam, selalu memakai lampu model neon. Awet juga kok, Mas. Sampai dua tahunan juga tahan. Padahal sebagian ada yang 24 jam. Terutama yang pojokan kurang sinar matahari.
      Padahal genting juga beberapa memakai genting kaca, jika tidak ada genting kaca, bisa memakai pecahan kaca agak besar terus diikat di reng.

      Yang jelas kondisi pintu kandang selalu tertutup kalo sudah tidak ada aktivitas kandang. Untuk mencegah ayam tetangga biar tidak masuk ke kandang. Beberapa kali peternak daerah saya berhenti beternak puyuh, karena ayam leluasa masuk ke kandang memakan pakan yang jatuh. Tidak taunya ada ayam sakit menyebar virus. Akhirnya menular di puyuh-puyuhnya.

      Semoga kendala di tempat Mas Yanto segera teratasi. Kalo di daerah saya, andalannya cuma trimezyne. Untuk berak hijau, saya lupa namanya.

      Salam hangat dan sukses selalu.

      • untuk berak hijau bisa pakai maladex
        sama pak, saya juga tidak pernak memakai bohlam,
        saya memakai lampu neon,
        di daerah saya kan juga udah panas
        lampu neon selain awet irit listrik,
        saya hanya pakai yg 6 watt, 5 bohlam per 10 meter kandang

        • Oh iya, di sini pake coleridyn. Entah nulisnya bener enggak :D

          • Koleridin mas arief, biasa saja g usah so english hehehe (canda)
            iya pak, saya salah baca komentar diatas, klo berak kihau memang yg paling bagus koleridin, sedangkan maladex juga untuk berak hijau tapi bukan karena kolera melainkan penyakit leucocytozoonosis.

            • Wah, saya juga cuma niru yang di sms nya. Hehehe…
              Mungkin yang sms juga cuma niru di bungkusnya.

              Bagusan mana sama Maladex?

            • maladex ma koleridin beda pak, walaupun sama2 berak hijau.
              maladex untuk berak hijau akibat leucocytozoonosis.
              sedangkan koleridin untuk berak hijau yg disebabkan kolera.
              kebanyakan di lapangan birak hiaju yg terjadi akibat kolera pak.
              yg paling bagus ya koleridin.
              ada obat lain yg bisa di pakai
              contohnya:
              Ampicol, Coxy, Doctril, Meditril, Neo Meditril, Puyuh Vitakit, Respiratrek, Therapy, dan Trimezyn.
              klo ada sebenarnya Puyuh Vitakit bagus pak, karena di produksi khusus untuk puyuh. beda dengan merk lain yg umum untuk unggas / ayam.

            • Terima kasih atas informasinya. Menjadi catatan. Mudah-mudahan sih, jangan kena ya.

              Salam semangat.

            • yang penting jaga kebersihan insy4jji aman2 saja pak, paling parah ke snot , . .

  14. jagung sama pur dan dedak1: 3 : 1 sekarang masih terus berjatuhan korban puyuh 10 ekor hari ini … di (maaf) pantatnya berdarah darah itu penyakit apa ? kalo bedanya snot/pilek sama aspergilosis karena jamur itu gimana? sama telor puyuh itu jangka waktunya kadaluarsa kira kira berapa hari …

    • sebelunya saya masih belum pernah mengalami gejala yg terlalu menerus seperti itu, namun akan carikan info ke berbagai pakar puyuh siapa tau ada yg mengetahuinya.
      dulu saya pernah melakukan riset, bahwa salah satu akibat kekurangan air dr masa doq hingga layer adalah terjadi kurangnya elastisitas tubuh, yg salah satu akibatnya telur tidak bisa keluar.
      untuk sementra jwaban saya itu dulu. insy4jji nanti kalo saya dapatkan info yg pasti akan saya share kesini.
      bedanya snot dgn aspergillosis adalah:
      snot diakibatkan oleh bakteri Hemophilus gallinarum.
      aspergillosis di sebabkan oleh jamur aspergillosis.

      sama2 penyakit pernapasan, snot mengakibatkan saluran pernapasan dipenuhi cairan kental, sedangkan aspergillus mengakibatkan penumpukan darah.

      • mudah2an terjawab untuk kali ini.
        puyuh yg tidak mampu mengeluarkan telur dari salurannya disebabkan beberapa faktor.
        1. kekurangan air minum
        2. protein pakan terlalu tinggi
        3. berlebihnya intensitas cahaya kandang
        solusinya:
        silahkan berikan larutan air+gula+garam (yg penting sudah terasa manis asinnya). lalu kurangi pemberian cahaya sampai kembali normal.
        untuk pada keadaa parah yg dialami bpk yanto. silahkan berikan hanya 2 jam cahaya lampu pada mlm hari. kurangi juga daya yg diberikan lampu. misal sekarang pak yanto memakai berapa watt lapunya?
        misal 25 watt, turunkan ke 15 watt atau 5 watt.

  15. sekarang masih mati 10 tiap ekor hari selama 3 hari ini … pantatnya (maaf) pada jebol atau setelah bertelor mati … berbekas terdapat rongga bekas telor di pantatnya …

    • tadi pagi saya sudah menghubungi salah satu pakar puyuh, dan jawabannya adalah komentar saya yg di atas pak.

      atau masukan dari Pak Miftah Farid bisa jadi tambahan pak.
      http://puyuhjaya.wordpress.com/pakan-ternak-dan-permasalahan/#comment-1165

      “2. Casium yang tinggi pada pakan ayam petelur yg tinggi 3.5 – 4% bila diberikan kepda puyuh kemungkinan akan terjadi hipercalsemia. apa efeknya? calsium dibutuhkan untuk kebutuhan osefikasi tulang dan cangkang telur. calsium untuk cangkang telur akan didefosit pada oviduct, bila terjadi kelebihan calsium saluran oviduct akan mengeras / kaku / tidak elastis maka telur ketika melewatinya akan seret /macet sehingga akan sering terjadi prolapsus oviduct / butut / jebol dan mati. solusinya bisa yaitu pakan petelur ayam bisa ditambah konsentrat pedaging (merk 808M atau 112) per satu karung 50kg + 7-10 kg (konstrt pedaging), atau bisa diganti dg bungkil kedele per 50 kg+10kg.”

      demikian sekilas potongan komentar dari pak miftah farid.

  16. iya mas makasih atas masukannya saya sedang mencoba mengurangi intensitas cahaya …

  17. hem mas sekarang yang mati jadi 6, 5, 3 … nyala lampu cuman 1 yang di tengah ruangan saja … tapi masih tetap ada yang jebol mungkin dari pakan. jagung udah agak dikurangi … kalo masalah air diganti minumnya sehari berapa kali saya isi 2 kali dengan isi setengah cukup merepotkan hehe dan capek … terus bagaimana untuk obat semprot kandangnya … jenisnya itu apa disinfectan yang digunakan untuk kandang puyuh …

  18. mas hari ini memecahkan rekor mati 15 ekor sehari kena Hyper calsemia kalsium tinggi …

  19. mas solehudin kira kira penanganan untuk puyuh hypercalsemia harus digimanakan bila telah terjadi …

    • jika cara untuk penangan hypercalsemia yg sudah saya utarakan kemaren blm bisa mengatasi permasalahan yg pak yanto dapatkan, mungkin itu bukan hypercalsemia, untuk lebih jelaskan silahkan hub.i saya via telpon, karena saya pribadi tdk tahu asala mula permasalahannya bagaimana.

      • Mungkin Mas Sholehuddin berkenan memberikan link-nya mengenai hypercalsemia? Apakah puyuh mudah terjangkit penyakit itu?
        Trima kasih sebelumnya.

        • hypercalsemia bisa karena pakan yang kelebihan kalsium,
          bisa juga karena kebanyakan asupan vitamin D.
          cara terbaiknya adalah menghentikan sementara waktu pmberian vitamin2 dan lebih memberikan puyuh sinar matahari langsung (untuk sementara waktu).

          yang jelas saya tidak tahu di peternakan bpk yanto asal mula terjadi kematiannya gmn, mohon pak yanto memberikan data lengkap kapan mulai terjadinya, pada puyuh berumur brapa dan cara perwatan dari doq nya bagaimana.

          karena dari pengalaman saya, puyuh strain unggul pun akan rapuh jika perawatan dari doq nya salah.

        • karena merasa terbebani dengan kejadian pak yanto, akhirnya saya sempatkan membaca kembali komentar2 pak yanto dari awal.
          pertama puyh pak yanto diperkirakan terjangkit pullorum / berak putih, kemudian mencret dan terakhir pantat jebol.

          dari situ bisa saya simpulkan jika perawatan dari DOQ bisa jadi penyebab utama dari serentetan masalah pak yanto.

          jika dengan berbagai cara tetap seperti itu, alahkah baiknya pak yanto mengafkir puyuhnya dan kembali melakukan pembesara DOQ.

          karena jika dibiarkan makan akan terus mengalami kerugian dengan membengkaknya baiya pengobatan dan besarnya kematian.

  20. wah berat juga ya kalo diafkir ada 1800 lebih dan itu saya beli langsung pada masa layer … tidak pada masa DOQ hihihi bingung juga jika memang ini menjadi keputusan akhir … berarti salah memilih bibit atau salah pada saat mengelola DOQ tapi itu bukan oleh saya … jadi repot urusannya haduh …

  21. pantat jebol ini terjadi sejak melakukan selfmixing … pakan … dan saat lihat pantatnya juga mengeras mas saya punya puyuh yang terkena hypercalsium tapi masih hidup setelah bertelor … kini saat bertelor juga kesulitan puyuh ini saya pisahkan … bahkan ada yang sampai menggantung telornya dipantatnya ngeri sekali mas … dan sekarang harus jadi dukun bertelor … dan puyuh yang lain tidak terselamatkan … sekarang masih terus berjatuhan …

  22. kalo obat buat pullorum … merknya apa aja mas …

  23. Assalamu allaikum. salam perkenalan, saya sony dari sukabumi. mas sholehuddin, saya mau menanyakan, apa penyebab kotoran puyuh jadi sangat bau menyengat dan basah (bukan mencret). apa yang menjadi penyebabnya dan cara penanganannya. terima kasih

  24. mas puyuh saya keluar telor mudanya,kenapa ya?

  25. kekurangan kalsium, coba beri calsium/mineral

  26. pak, punya saya kulit telurnya pada tipis jd cuma kena tekanan dikit aja pada renyek, mohon solusinya..

  27. Bagaimana kalau minuman/pakan puyuh dicampur dengan EM4? apakah akan mengurangi produksi telur? mohon balasannya.

  28. puyuh saya sudah 5 minggu kog belum bertelur,.gmana caranya mas,.

Silahkan Menuliskan Komentar di Sini [Trima Kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s